GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cerita Risma Soal Banjir Aceh Tamiang: Warga Minta Kelambu karena Banyak Nyamuk

Mantan Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini atau Risma mengungkapkan kondisi korban bencana banjir bandang dan longsor Sumatera, khususnya di Provinsi Aceh.
Jumat, 19 Desember 2025 - 16:50 WIB
Ketua DPP PDIP Bidang Penanggulangan Bencana, Tri Rismaharini.
Sumber :
  • Dokumentasi PDIP

Jakarta, tvOnenews.com - Mantan Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini atau Risma mengungkapkan kondisi korban bencana banjir bandang dan longsor Sumatera, khususnya di Provinsi Aceh.

Ketua DPP PDIP Bidang Penanggulangan Bencana itu mengatakan, kondisi di wilayah terdampak bencana masih sangat memprihatinkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia mengungkapkan mereka membutuhkan makanan siap saji yang langsung bisa dimakan.

“Ini contohnya misalkan. Kita coba lihat ya. Yang pertama kita bantu makanan kemarin itu makanan siap saji. Jadi kita bawa langsung makanan siap saji. Yang langsung bisa kita makan biar enggak perlu masak,” ujar Risma di Jakarta Internasional Equestrian Park, Jakarta Timur, Jumat (19/12).

Selain itu, dia menyebut warga Aceh Tamiang membutuhkan kelambu untuk menghalau nyamuk saat malam hari.

“Yang kedua, sekarang kita lihat permintanya apa. Ternyata di Aceh Tamiang itu minta kelambu. Saya terus enggak ngira. Di Aceh minta kelambu. Ternyata di sana banyak nyamuk,” jelasnya.

Sebelumnya, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengungkapkan sebanyak 9 jasad ditemukan per Kamis (18/12). Dengan demikian, total korban meninggal menjadi 1.068 jiwa.

Dia menyebut dari 9 jasad tersebut, 3 ditemukan di Aceh Utara, 2 jasad di Aceh Timur, 1 jasad di Tapanuli Selatan, 1 jasad di Langkat, 1 jasad di Agam, dan 1 jasad di Padang Pariaman.

“Sehingga penambahan ini mengubah jumlah total korban jiwa meninggal dunia dari 1.059 jiwa kemarin 17 Desember, hari ini menjadi 1.068 jiwa,” ungkap Abdul dalam konferensi pers, Kamis (18/12).

Kemudian, untuk jumlah korban hilang saat ini berjumlah 190 jiwa. Pada Rabu (17/12), jumlah korban yang masih belum ditemukan sebanyak 192 jiwa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kemudian untuk korban hilang per hari ini masih menyisakan 190 nama,” kata Abdul.

Sementara, untuk jumlah warga yang masih mengungsi per Kamis ini sebanyak 537.185. Pada hari sebelumnya, jumlah pengungsi sebanyak 577.600 jiwa. (saa/dpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Kota dengan konektivitas udara dan infrastruktur yang kuat cenderung mengalami pertumbuhan kunjungan wisatawan lebih cepat dibanding wilayah lain. Di Indonesia, Makassar
Ribuan Pengunjung Padati Monas Pada Hari Kedua Libur Idul Adha 2026

Ribuan Pengunjung Padati Monas Pada Hari Kedua Libur Idul Adha 2026

Monumen Nasional atau yang dikenal sebagai Monas menjadi magnet untuk masyarakat menghabiskan waktu libur bersama keluarga.
Pria Bawa 8 Paket Ganja Siap Pakai Ditangkap di Tangerang, Ngaku Hendak Dijual Rp100 Ribu

Pria Bawa 8 Paket Ganja Siap Pakai Ditangkap di Tangerang, Ngaku Hendak Dijual Rp100 Ribu

Polres Metro Tangerang Kota menangkap seorang pria berinisial S yang kedapatan membawa narkotika jenis ganja pada Kamis (28/5) dini hari.
Rasanya Manis dan Segar, Tapi dr Zaidul Akbar Sebut Buah dan Obat ini Bisa Berbahaya Bila Kerap Dikonsumsi 

Rasanya Manis dan Segar, Tapi dr Zaidul Akbar Sebut Buah dan Obat ini Bisa Berbahaya Bila Kerap Dikonsumsi 

Terdapat beberapa jenis buah yang bisa menimbulkan dampak berbahaya apabila dikonsumsi bersamaan dengan obat tertentu, bahkan berisiko memicu serangan jantung

Trending

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Kasus tersebut pertama kali diungkap oleh epidemiolog Indonesia, Wa Ode Dwi Diningrat, yang hadir dalam konferensi ilmiah itu sebagai perwakilan Oxford University, Inggris.
Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman menegaskan pembelian hewan kurban Presiden Prabowo menggunakan APBN sah secara hukum dan syariat Islam.
Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM bersama tiga anggota keluarganya ditemukan meninggal dunia di tenda camping Posong Temanggung. Polisi selidiki dugaan keracunan.
ITB Buka Suara soal Prihantini, Tegaskan Dugaan Riset Palsu di Denmark Tak Berkaitan dengan Aktivitas Akademik Kampus

ITB Buka Suara soal Prihantini, Tegaskan Dugaan Riset Palsu di Denmark Tak Berkaitan dengan Aktivitas Akademik Kampus

ITB buka suara soal Prihantini yang terseret dugaan riset palsu di konferensi ilmiah Denmark, tegaskan tak terkait aktivitas akademik kampus.
Pemain Bergaji Rp6,3 Miliar Siap Suplai Bola untuk Megawati Hangestri, Ungkap Ambisi Besar Jadi Juara V-League

Pemain Bergaji Rp6,3 Miliar Siap Suplai Bola untuk Megawati Hangestri, Ungkap Ambisi Besar Jadi Juara V-League

Setter andalan Hyundai Hillstate, Kim Da-in, siap menjadi tandem baru Megawati Hangestri di V-League 2026/2027. Pemain dengan bayaran tertinggi di Liga Korea.
Selengkapnya

Viral