News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PP 49 Tahun 2025 tentang Pengupahan Berpotensi Perlambat Pertumbuhan Industri

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Perindustrian menilai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2025 tentang Pengupahan berpotensi menimbulkan tantangan serius bagi laju pertumbuhan industri pengolahan non migas.
Sabtu, 20 Desember 2025 - 05:00 WIB
Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perindustrian, Saleh Husin
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Perindustrian menilai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2025 tentang Pengupahan berpotensi menimbulkan tantangan serius bagi laju pertumbuhan industri pengolahan non migas. 

Kebijakan tersebut dinilai menghadirkan trade-off antara upaya memperkuat perlindungan pendapatan pekerja dan percepatan pertumbuhan sektor industri, khususnya manufaktur non migas yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perindustrian, Saleh Husin mengatakan PP Pengupahan yang baru berpotensi memengaruhi kinerja industri melalui tiga jalur utama, yakni biaya produksi, iklim investasi, dan dinamika penyerapan tenaga kerja. 

Sebagai kontributor Utama terhadap produk domestik bruto (PDB) industri serta ekspor manufaktur nasional, sector industry pengolahan nonmigas dinilai sangat sensitif terhadap perubahan kebijakan pengupahan.

PP Nomor 49 Tahun 2025 berpotensi menimbulkan trade-off antara perlindungan pendapatan
pekerja dan percepatan pertumbuhan industri pengolahan non migas. Tanpa kebijakan pendukung yang kuat, pertumbuhan sektor ini ke depan berisiko bergerak lebih lambat dibandingkan potensinya,” ujar Saleh dalam keterangannya, Jakarta, Jumat (19/12/2025).

Menurut Saleh peningkatan upah minimum, baik melalui perluasan rentang indeks penyesuaian maupun pengenalan upah minimum sektoral, cenderung meningkatkan biaya tenaga kerja secara struktural. 

Dalam jangka pendek hingga menengah, kenaikan biaya ini berisiko menekan laju pertumbuhan output industri non migas, terutama pada subsektor padat karya seperti tekstil, alas kaki, dan produk manufaktur berbasis ekspor.

Kondisi tersebut, lanjut Saleh, mendorong pelaku usaha untuk bersikap lebih berhati-hati dalam melakukan ekspansi kapasitas produksi maupun perekrutan tenaga kerja baru. 

Strategi penyesuaian yang umumnya ditempuh perusahaan cenderung berfokus pada efisiensi
operasional, otomasi terbatas, hingga rasionalisasi tenaga kerja. Dampaknya, kontribusi sektor industri non migas terhadap pertumbuhan ekonomi nasional berpotensi tidak optimal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dalam situasi biaya tenaga kerja yang meningkat secara struktural, pelaku industri akan lebih fokus menjaga efisiensi. Ini bisa membatasi ekspansi dan pada akhirnya menahan laju
pertumbuhan sektor industri,” kata Saleh.

Dari sisi investasi, Kadin menilai perubahan kebijakan pengupahan yang relatif sering dapat memicu ketidakpastian bagi investor. Kondisi tersebut berpotensi menahan realisasi investasi baru disektor industri pengolahan non migas. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Siap-siap Ancaman El Nino Godzilla, Amran Ungkap Strategi Hadapi Kemarau Ekstrem Panjang: Sudah Berpengalaman

Siap-siap Ancaman El Nino Godzilla, Amran Ungkap Strategi Hadapi Kemarau Ekstrem Panjang: Sudah Berpengalaman

Mentan Amran menegaskan bahwa Indonesia memiliki pengalaman yang cukup dalam menghadapi kemarau panjang. Ia juga membeberkan strategi pemerintah untuk menghadapi El Nino Godzilla.
Seng Sebabkan Whoosh Mendadak Berhenti di Wilayah Kopo

Seng Sebabkan Whoosh Mendadak Berhenti di Wilayah Kopo

PT KCIC buka suara soal video viral berhentinya kereta cepat atau Whoosh di wilayah Kopo, Bandung, Jumat (3/4/2026). Ternyata alasannya karena ada seng masuk.
Musuh Bebuyutan Marc Marquez Soroti Satu Pembalap yang Curi Perhatian di MotoGP Amerika 2026

Musuh Bebuyutan Marc Marquez Soroti Satu Pembalap yang Curi Perhatian di MotoGP Amerika 2026

Musuh bebuyutan Marc Marquez yang kini bertugas sebagai test rider Yamaha, Andrea Dovizioso, menyoroti satu nama yang dinilainya tampil gemilan di MotoGP Amerika 2026
Bentrok Antar Kampung di Walenrang, Satu Remaja Tewas

Bentrok Antar Kampung di Walenrang, Satu Remaja Tewas

bentrok tersebut melibatkan dua kelompok warga yang saling serang hingga menyebabkan situasi mencekam dan menelan satu korban jiwa.
Kumpulkan Ratusan Pakar Dunia di Bali, PIT REJASELINDO 2026 Dorong Inovasi Teknologi Stem Cell Indonesia

Kumpulkan Ratusan Pakar Dunia di Bali, PIT REJASELINDO 2026 Dorong Inovasi Teknologi Stem Cell Indonesia

Ratusan dokter, peneliti, dan praktisi kesehatan dari dalam maupun luar negeri dipertemukan dalam forum Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) REJASELINDO 2026 di Bali.
Komentar Sombong Bos Aprilia Usai Marco Bezzecchi dan Jorge Martin Dominasi MotoGP 2026: Motor Kami...

Komentar Sombong Bos Aprilia Usai Marco Bezzecchi dan Jorge Martin Dominasi MotoGP 2026: Motor Kami...

Dua pembalap Aprilia yakni Marco Bezzecchi dan Jorge Martin menguasai puncak klasemen sementara MotoGP 2026

Trending

Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Tak Tinggal Diam, Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemprov Jabar ke Ombudsman

Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Tak Tinggal Diam, Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemprov Jabar ke Ombudsman

Polemik pencabutan izin operasional SMK Islamic Development Network (IDN) Boarding School Jonggol, Bogor makin berlarut. Para orang tua siswa datangi Ombudsman.
Selepas Main Bola di Lombok, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Kedapatan Temui Ayah Emil Audero

Selepas Main Bola di Lombok, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Kedapatan Temui Ayah Emil Audero

Setelah ikut main bola bareng pemuda setempat, kunjungan pelatih Timnas Indonesia John Herdman ke Lombok kali ini bertemu dengan Edy Mulyadi, ayah Emil Audero.
Yeum Hye-seon Tinggalkan Megawati Hangestri Usai Nonton Final Four Proliga 2026, Volimania Indonesia Patah Hati

Yeum Hye-seon Tinggalkan Megawati Hangestri Usai Nonton Final Four Proliga 2026, Volimania Indonesia Patah Hati

Volimania Indonesia merasa patah hati setelah Yeum Hye-seon harus meninggalkan Megawati Hangestri usai menyaksikan aksi mantan rekan setimnya di final four Proliga 2026.
Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Satu pemain abroad Timnas Indonesia mendadak menghilang setelah gelaran FIFA Series 2026. Sebelumnya, Justin Hubner juga telah menghilang karena skandal yang tengah terjadi di Liga Belanda.
Kabar Buruk Timnas Indonesia, 3 Pilar Garuda Resmi Ditepikan Klub Belanda usai FIFA Series 2026 Imbas Kasus Paspoortgate

Kabar Buruk Timnas Indonesia, 3 Pilar Garuda Resmi Ditepikan Klub Belanda usai FIFA Series 2026 Imbas Kasus Paspoortgate

Sebanyak tiga pemain Timnas Indonesia resmi dicoret dari daftar susunan pemain klub mereka di Liga Belanda setelah polemik administrasi Paspoortgate mencuat.
Preman Kampung Berulah, Tuan Rumah Hajatan di Purwakarta Tewas Usai Dikeroyok Minta 'Jatah'

Preman Kampung Berulah, Tuan Rumah Hajatan di Purwakarta Tewas Usai Dikeroyok Minta 'Jatah'

Seorang tuan rumah hajatan di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat tewas seusai dikeroyok oleh sejumlah preman kampung yang meminta 'jatah' ke tuan rumah hajatan.
Sebelum Balik ke Korea Selatan, Yeum Hye-seon Titipkan Pesan Spesial untuk Megawati Hangestri

Sebelum Balik ke Korea Selatan, Yeum Hye-seon Titipkan Pesan Spesial untuk Megawati Hangestri

Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon sempat titip pesan untuk Megawati Hangestri jelang laga JPE vs Popsivo Polwan semalam. Kini, dia telah pulang ke Korea Selatan.
Selengkapnya

Viral