News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengamat sebut KPK Kembali Bertaji, Ternyata Ini Penyebabnya

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menjadi sorotan publik setelah mencatatkan hattrick operasi tangkap tangan (OTT) dalam waktu berdekatan di sejumlah
Sabtu, 20 Desember 2025 - 18:18 WIB
Ilustrasi Gedung KPK.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menjadi sorotan publik setelah mencatatkan hattrick operasi tangkap tangan (OTT) dalam waktu berdekatan di sejumlah daerah. 

Tiga OTT tersebut masing-masing dilakukan di Banten, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, serta Kalimantan Selatan, selain di tiga lokasi tersebut KPK juga telah melakukan OTT di Riau dan Lampung Tengah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini menandai kembalinya langkah agresif lembaga antirasuah dalam memberantas praktik korupsi.

Pengamat Politik sekaligus Direktur Eksekutif FIXPOLL, Mohammad Anas RA, menilai rangkaian OTT di wilayah berbeda itu menjadi sinyal kuat bahwa KPK mulai menemukan kembali arah penegakan hukumnya. 

Menurut dia, keberhasilan melakukan hattrick OTT bukan sekadar soal kuantitas penindakan, melainkan mencerminkan keberanian dan keseriusan KPK.

“OTT yang dilakukan di sejumlah wilayah berbeda dalam waktu berdekatan menunjukkan KPK tidak lagi ragu bergerak. Ini pesan penting bagi publik bahwa KPK kembali bertaji,” jelas Anas.

Anas menjelaskan, dalam beberapa tahun terakhir kinerja KPK sempat dinilai melemah. 

Persepsi itu, kata dia, tidak terlepas dari berbagai persoalan internal, termasuk kasus hukum yang menjerat pimpinan KPK sebelumnya, yang berdampak pada menurunnya kepercayaan masyarakat.

“Kasus yang menimpa ketua KPK sebelumnya menjadi pukulan besar. Publik melihat KPK seolah kehilangan taring dan tidak seagresif periode-periode sebelumnya,” katanya.

Karena itu, Anas menilai kinerja KPK saat ini kembali dinanti publik. Masyarakat berharap rangkaian OTT tersebut tidak berhenti pada penangkapan semata, tetapi berlanjut pada proses hukum yang transparan, akuntabel, dan menyentuh aktor-aktor utama di balik praktik korupsi.

“KPK sekarang punya momentum. Publik menunggu apakah ini hanya gebrakan sesaat atau benar-benar menjadi awal kebangkitan KPK sebagai lembaga yang kuat dan independen,” ujarnya.

Ia menambahkan, konsistensi dan integritas internal menjadi kunci agar kepercayaan masyarakat yang mulai tumbuh kembali tidak kembali runtuh. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Anas, keberanian KPK dalam bertindak harus dibarengi dengan profesionalisme dan keteguhan menjaga independensi dari kepentingan politik.

“Jika KPK konsisten, dukungan publik akan kembali menguat. Dan dukungan itulah modal utama dalam perang melawan korupsi,” pungkasnya. (aag)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Chromebook Nadiem Makarim Memanas, Pengamat: Niat Baik Tak Berlaku Jika Rugikan Negara

Kasus Chromebook Nadiem Makarim Memanas, Pengamat: Niat Baik Tak Berlaku Jika Rugikan Negara

Pengamat hukum pidana Universitas Al-Azhar Indonesia Suparji Ahmad menegaskan dalih niat baik dalam program digitalisasi pendidikan tidak dapat dijadikan tameng hukum apabila terbukti terdapat unsur kerugian keuangan negara.
Bantu Pemulihan Pasca Bencana, TGIB Perluas Bantuan Kemanusiaan di Sumatera-Aceh

Bantu Pemulihan Pasca Bencana, TGIB Perluas Bantuan Kemanusiaan di Sumatera-Aceh

Berbagai pihak terus bergotong-royong dalam upaya pemulihan wilayah Sumatera-Aceh pasca dilanda bencana banjir bandang dan tanah longsor pada 2025 lalu.
Diperiksa Sebagai Tersangka Ijazah Palsu, Wagub Babel Gagal Bawa Saksi Teman Kuliah ke Bareskrim

Diperiksa Sebagai Tersangka Ijazah Palsu, Wagub Babel Gagal Bawa Saksi Teman Kuliah ke Bareskrim

Wakil Gubernur Bangka Belitung Hellyana menjalani pemeriksaan tersangka dalam kasus penggunaan ijazah palsu, di Bareskrim Polri, Kamis (5/2/2026). Namun dirinya gagal menghadirkan rekan kuliahnya sebagai saksi semasa pendidikannya di Universitas Azzahra.
Efek Kalahkan Jepang Bukan Main-main, Timnas Futsal Indonesia Kini Tinggal Tumbangkan Iran di Final

Efek Kalahkan Jepang Bukan Main-main, Timnas Futsal Indonesia Kini Tinggal Tumbangkan Iran di Final

Timnas Futsal Indonesia kembali menunjukkan performa luar biasa di Piala Asia Futsal 2026. Pasukan racikan Hector Souto sukses menumbangkan raksasa Asia, Jepang
Risiko Meningkat di Tengah Dinamika Bisnis Modern, Ini Strategi Hadapi Tantangan Utang

Risiko Meningkat di Tengah Dinamika Bisnis Modern, Ini Strategi Hadapi Tantangan Utang

Di tengah dinamika bisnis modern saat ini dibarengi dengan peningkatan risiko kredit bermasalah dan sengketa utang.
Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja Perempuan di Jakarta Meningkat Dibanding Laki-laki

Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja Perempuan di Jakarta Meningkat Dibanding Laki-laki

Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta memaparkan terdapat peningkatan terhadap Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) pada perempuan di Jakarta.

Trending

Layvin Kurzawa Siap-siap Saja, Bos Persib Janji Bakal Bikin Eks Pemain PSG Itu Betah di Bandung

Layvin Kurzawa Siap-siap Saja, Bos Persib Janji Bakal Bikin Eks Pemain PSG Itu Betah di Bandung

Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar membagikan kisah di balik caranya membangun kedekatan emosional dengan para pemain asing Maung Bandung. Sosok yang akrab ...
Ada Kabar Buruk, Siklon Makin Dekat Ancam Hujan Ekstrem Jawa-Sumatera

Ada Kabar Buruk, Siklon Makin Dekat Ancam Hujan Ekstrem Jawa-Sumatera

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan ancaman hujan ekstrem di Indonesia berpotensi terjadi semakin sering dan bahkan bisa menjadi normal baru akibat perubahan iklim.
Fix! Ronaldo Mogok Main Lagi di Laga Al Nassr vs Al Ittihad 7 Februari 2026

Fix! Ronaldo Mogok Main Lagi di Laga Al Nassr vs Al Ittihad 7 Februari 2026

Sayang seribu sayang, Cristiano Ronaldo dikabarkan tetap melakukan aksi mogok bermain di laga Al Nassr vs Al Ittihad pada 7 Februari 2026 mendatang. Kenapa?
Hukum Suami Tidak Sengaja Menelan ASI Istri, Boleh atau Tidak dalam Islam??

Hukum Suami Tidak Sengaja Menelan ASI Istri, Boleh atau Tidak dalam Islam??

Penyebutan ASI merupakan air susu ibu yang biasa diberikan ke anak, diberi pada usia bayi baru lahir sampai 2 tahun.
Efek Kalahkan Jepang Bukan Main-main, Timnas Futsal Indonesia Kini Tinggal Tumbangkan Iran di Final

Efek Kalahkan Jepang Bukan Main-main, Timnas Futsal Indonesia Kini Tinggal Tumbangkan Iran di Final

Timnas Futsal Indonesia kembali menunjukkan performa luar biasa di Piala Asia Futsal 2026. Pasukan racikan Hector Souto sukses menumbangkan raksasa Asia, Jepang
Sergio Castel Dulu di Malaga Digaji Fantatis, Berapa Kira-kira di Persib Bandung?

Sergio Castel Dulu di Malaga Digaji Fantatis, Berapa Kira-kira di Persib Bandung?

Persib Bandung resmi menambah amunisi di sektor penyerangan dengan mendatangkan striker asal Spanyol Sergio Castel guna menghadapi putaran kedua Super League -
Risiko Meningkat di Tengah Dinamika Bisnis Modern, Ini Strategi Hadapi Tantangan Utang

Risiko Meningkat di Tengah Dinamika Bisnis Modern, Ini Strategi Hadapi Tantangan Utang

Di tengah dinamika bisnis modern saat ini dibarengi dengan peningkatan risiko kredit bermasalah dan sengketa utang.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT