GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KPK OTT 3 Jaksa Sekaligus dalam Satu Instansi Kejari, Pengamat Nilai Kegagalan Pembinaaan

Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap tiga oknum Jaksa di Kejari Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimatan Selatan pada tanggal 18 Desember 2025 merupakan upaya penegakan hukum oleh KPK secara tegas dan merupakan capaian yang perlu diapresiasi.
Rabu, 24 Desember 2025 - 02:46 WIB
Pengamat Hukum Pidana Korupsi, Moh. Akil Rumaday
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap tiga oknum Jaksa di Kejari Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimatan Selatan pada tanggal 18 Desember 2025 merupakan upaya penegakan hukum oleh KPK secara tegas dan merupakan capaian yang perlu diapresiasi. 

Sebab secara historis, sejak KPK didirikan pada tahun 2002 sampai dengan saat ini, tidak pernah sekaligus terdapatnya tiga oknum Jaksa yang terciduk OTT dalam institusi yang sama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

KPK menetapkan Kepala Kejari HSU inisial APN, Kasi Intel Kejari HSU inisial ASB, dan Kasi Datun Kejari HSU inisial TAR sebagai tersangka dalam perkara perbuatan pemerasan terhadap sejumlah perangkat daerah di HSU, Kalimantan Selatan. 

Terhadap para tersangka, KPK melakukan penahanan dengan sangkaan melanggar Pasal 12 huruf e, Pasal 12 huruf f sebagaimana Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, jo. Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP, Pasal 64 KUHP.

"Apa yang terjadi tersebut berdampak terhadap tercorengnya wajah institusi Kejaksaan itu sendiri. Kita sama-sama ketahui bahwa pada awal Februari 2025, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap institusi/lembaga penegak hukum yang menempati posisi tertinggi yaitu Kejaksaan Agung (Kejagung), sebagaimana beberapa lembaga hasil survey," kata Pengamat Hukum Pidana Korupsi, Moh. Akil Rumaday kepada awak media, Jakarta, Selasa (23/12/2025).

Selain mencedarai kepercayaan publik, Akil Rumaday menilai peristiwa OTT ini juga dapat dilihat dari sudut pandang lemahnya implementasi yang ketat pada institusi kejaksaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Namun kejadian ini selain mencederai kepercayaan publik kapada institusi Kejaksaan yang disebabkan oleh kesalahan individu, juga merupakan lemahnya Implementasi yang
ketat oleh satuan kerja Kejari, Kejati, dan juga pada level Jaksa Agung Muda Bidang
Pembinaan yang mempunyai tanggung jawab kapada Jaksa Agung terhadap Peraturan
Kejaksaan Nomor 3 Tahun 2024 Tentang Perubahan Keempat Atas Peraturan Jaksa
Agung Nomor Per-006/A/JA/07/2017 Tentang Organisasi Dan Tata Kerja Kejaksaan
Republik Indonesia," tulisnya.

Ia pun turut mengapresiasi penetapan tersangka kepada 3 oknum Jaksa tersebut dan dilanjutkan dengan penahanan oleh KPK.(raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Cuma Soal Profit, Ini Tantangan Baru yang Dihadapi Trader di Pasar yang Makin Cepat

Bukan Cuma Soal Profit, Ini Tantangan Baru yang Dihadapi Trader di Pasar yang Makin Cepat

Di balik keputusan seorang trader, terdapat ekosistem yang mencakup informasi, teknologi, eksekusi, hingga komunitas yang ikut memengaruhi cara mengambil keputusan.
Antisipasi Kejadian Serupa, Anjing Pitbull yang Serang Anak Sembilan Tahun di Bandung Dikarantina

Antisipasi Kejadian Serupa, Anjing Pitbull yang Serang Anak Sembilan Tahun di Bandung Dikarantina

Anjing pitbull yang menyerang anak perempuan berusia sembilan tahun di sebuah kompleks di Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Jawa Barat dikarantina. 
Terlibat Karhutla, PT MPK Dibekukan Izinnya Oleh Kemenhut

Terlibat Karhutla, PT MPK Dibekukan Izinnya Oleh Kemenhut

PT MPK dibekukan perizinan berusaha oleh Kemenhut. Selain itu, Kemenhut juga menjatuhkan sanksi Paksaan Pemerintah karena kebakaran yang luas dan berulang di areal perusahaan tersebut di Kalimantan Barat.
Di Tengah Konflik, Iran Temukan Ladang Gas Baru

Di Tengah Konflik, Iran Temukan Ladang Gas Baru

Di tengah konflik yang berkepanjangan dengan Amerika Serikat, Menteri Perminyakan Iran Mohsen Paknejad mengatakan pihaknya menemukan ladang gas baru dengan cadangan yang diperkirakan melebihi 200 miliar meter kubik (m3).
Jika AS Lanjutkan Perang Ekonomi, Iran Akan Tutup Selat Hormuz

Jika AS Lanjutkan Perang Ekonomi, Iran Akan Tutup Selat Hormuz

Jika Amerika Serikat melanjutkan perang ekonominya terhadap Teheran, Iran akan memblokir pengiriman minyak melalui Selat Hormuz. Hal ini diktakan oleh Sekretaris Dewan Keamanan Iran Mohsen Rezaei, Ahad.
Di Tengah Konflik Dengan AS, Trump: Iran "Runtuh Total"

Di Tengah Konflik Dengan AS, Trump: Iran "Runtuh Total"

“IRAN RUNTUH TOTAL!!! Presiden DJT (Donald J. Trump),” tulis Trump di platform Truth Social miliknya.

Trending

Bukan Cuma Soal Profit, Ini Tantangan Baru yang Dihadapi Trader di Pasar yang Makin Cepat

Bukan Cuma Soal Profit, Ini Tantangan Baru yang Dihadapi Trader di Pasar yang Makin Cepat

Di balik keputusan seorang trader, terdapat ekosistem yang mencakup informasi, teknologi, eksekusi, hingga komunitas yang ikut memengaruhi cara mengambil keputusan.
Antisipasi Kejadian Serupa, Anjing Pitbull yang Serang Anak Sembilan Tahun di Bandung Dikarantina

Antisipasi Kejadian Serupa, Anjing Pitbull yang Serang Anak Sembilan Tahun di Bandung Dikarantina

Anjing pitbull yang menyerang anak perempuan berusia sembilan tahun di sebuah kompleks di Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Jawa Barat dikarantina. 
Terlibat Karhutla, PT MPK Dibekukan Izinnya Oleh Kemenhut

Terlibat Karhutla, PT MPK Dibekukan Izinnya Oleh Kemenhut

PT MPK dibekukan perizinan berusaha oleh Kemenhut. Selain itu, Kemenhut juga menjatuhkan sanksi Paksaan Pemerintah karena kebakaran yang luas dan berulang di areal perusahaan tersebut di Kalimantan Barat.
Di Tengah Konflik, Iran Temukan Ladang Gas Baru

Di Tengah Konflik, Iran Temukan Ladang Gas Baru

Di tengah konflik yang berkepanjangan dengan Amerika Serikat, Menteri Perminyakan Iran Mohsen Paknejad mengatakan pihaknya menemukan ladang gas baru dengan cadangan yang diperkirakan melebihi 200 miliar meter kubik (m3).
Jika AS Lanjutkan Perang Ekonomi, Iran Akan Tutup Selat Hormuz

Jika AS Lanjutkan Perang Ekonomi, Iran Akan Tutup Selat Hormuz

Jika Amerika Serikat melanjutkan perang ekonominya terhadap Teheran, Iran akan memblokir pengiriman minyak melalui Selat Hormuz. Hal ini diktakan oleh Sekretaris Dewan Keamanan Iran Mohsen Rezaei, Ahad.
Di Tengah Konflik Dengan AS, Trump: Iran "Runtuh Total"

Di Tengah Konflik Dengan AS, Trump: Iran "Runtuh Total"

“IRAN RUNTUH TOTAL!!! Presiden DJT (Donald J. Trump),” tulis Trump di platform Truth Social miliknya.
Bukan Diblokir, Polda Metro Jaya Ungkap Status Dana Rp80,9 Juta di Rekening AMPB Supriyono

Bukan Diblokir, Polda Metro Jaya Ungkap Status Dana Rp80,9 Juta di Rekening AMPB Supriyono

Polisi menegaskan tindakan yang dilakukan penyelidik Ditreskrimsus bukan pemblokiran rekening, melainkan permohonan penundaan transaksi terkait penyelidikan dugaan penghimpunan dana yang dikaitkan dengan kegiatan AMPB.
Selengkapnya

Viral