News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ribuan Ternak Terjangkit PMK, Apa Itu Penyakit PMK?

Wabah PMK menimbulkan kekhawatiran pada masyarakat, PMK ditakutkan mampu menular ke manusia. Lantas, apa sih Penyakit Mulut dan Kuku yang kini menyerang ternak
Rabu, 11 Mei 2022 - 18:44 WIB
Ilustrasi
Sumber :
  • Istimewa
<p>Jawa Timur - Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang biasa menyerang hewan ternak telah menjadi wabah di Jawa Timur. Sedikitnya, PMK telah menyerang 1.247 ekor sapi (11/5/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Munculnya penyakit ini menimbulkan kekhawatiran pada masyarakat, PMK ditakutkan mampu menular ke manusia.

Lantas, apa sih Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang biasa menyerang hewan ternak?

PMK atau dikenal juga sebagai Apthae Epizootica adalah penyakit menular yang menyerang hewan ternak khususnya ruminansia seperti sapi, kerbau, kambing, babi, ataupun domba, penyakit ini bersifat akut.

Virus yang terlibat dalam penyebaran penyakit ini adalah virus dari genus Aphthovirus, famili Picornaviridae yang berukuran sekitar 20-25 mikron. Ia mampu hidup dalam nafas, air liur, lendir, susu, dan feses. Virus tersebut dapat dikeluarkan oleh hewan hingga empat hari sebelum munculnya gejala klinis.

Pada saat terkena penyakit ini, hewan ternak mengeluarkan gejala-gejala seperti suhu tubuh meningkat sampai 41 derajat celcius, lalu setelah terbentuknya lepuh-lepuh, suhu tubuh akan turun dengan sendirinya.

Lepuh-lepuh tersebut merupakan tonjolan bulat yang berisi cairan limfe pada rongga mulut, bibir sebelah dalam, lidah bagian atas, langit-langit, gusi dan juga pada lekukan kaki hewan.

Selain itu, gejala yang muncul ketika hewan ternak terkena PMK, diantaranya hewan tidak mau makan, sulit berdiri, pincang/luka pada kaki yang diakhiri lepasnya kuku, dan bernapas dengan cepat.

PMK menular dengan sangat cepat, bahkan bisa menyerang 100 persen kawanan pada satu kandang.

Hewan ternak yang terkena PMK diakibatkan perawatan yang kurang bersih terhadap hewan ternak dan kandangnya, sehingga virus PMK menyerang pakan ternak, lumpur, ataupun kotoran yang menempel pada alas kaki dan peralatan ternak.

Adapun pengobatan dan pencegahan yang harus dilakukan jika hewan ternak sudah terkena PMK

1. Pemotongan dan pembuangan jaringan tubuh yang telah terinfeksi.

2. Bagian yang terinfeksi diterapi dengan chloramphenicol atau larutan cupri sulfat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

3. Selama melakukan pengobatan, hewan yang terserang PMK harus diisolasi.

4. Hewan yang tak terinfeksi harap ditempatkan pada lokasi kering dan dibiarkan bebas berkeliaran, pakan yang diberikan harus cukup agar meningkatkan sistem kekebalan tubuh pada hewan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Warga Bogor Teriak! Dedi Mulyadi Didesak Tangani Dua Masalah Krusial, dari Alih Fungsi Lahan hingga Tambang Dibuka

Warga Bogor Teriak! Dedi Mulyadi Didesak Tangani Dua Masalah Krusial, dari Alih Fungsi Lahan hingga Tambang Dibuka

Pemuda tersebut juga menyinggung kondisi di bagian hulu sungai yang kini dimanfaatkan sebagai kawasan wisata, serta menyebut adanya aktivitas penebangan hutan.
Jurnalis Italia Beri Kritik Pedas AC Milan, Model Investasi RedBird yang Terlalu Pelit Bikin Rossoneri Gagal Juara

Jurnalis Italia Beri Kritik Pedas AC Milan, Model Investasi RedBird yang Terlalu Pelit Bikin Rossoneri Gagal Juara

Suasana tidak kondusif kembali menyelimuti AC Milan dalam beberapa hari terakhir. Gelombang kritik dari berbagai pihak muncul seiring menurunnya performa tim.
Polda Jatim Bongkar Komplotan Curat Lintas Provinsi, Beraksi di 13 TKP

Polda Jatim Bongkar Komplotan Curat Lintas Provinsi, Beraksi di 13 TKP

Polda Jawa Timur berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (curat) yang dilakukan oleh komplotan spesialis rumah kosong lintas provinsi.
Penumpang KAI Bandara Tembus 49.715 Orang saat May Day, Dirut Singgung Komitmen

Penumpang KAI Bandara Tembus 49.715 Orang saat May Day, Dirut Singgung Komitmen

KAI Bandara mencatat sebanyak 49.715 penumpang telah dilayani selama periode libur May Day yang berlangsung pada 30 April hingga 3 Mei 2026 di wilayah Sumut
John Herdman Diam-Diam Pantau Mathew Baker Cs, Begini Reaksi sang Pelatih usai Timnas Indonesia U-17 Kandaskan China

John Herdman Diam-Diam Pantau Mathew Baker Cs, Begini Reaksi sang Pelatih usai Timnas Indonesia U-17 Kandaskan China

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memberi reaksi atas kemenangan tim U-17 atas China. Sang juru taktik tim senior memantau kiprah Mathew Baker dan kolega.
Bung Harpa Blak-blakan soal Peluang Persib Bandung di Tiga Laga Sisa Super League: El Clasico Kontra Persija Harus

Bung Harpa Blak-blakan soal Peluang Persib Bandung di Tiga Laga Sisa Super League: El Clasico Kontra Persija Harus

Pengamat sepak bola Bung Harpa menilai peluang Persib Bandung di sisa tiga laga Super League masih terbuka lebar. Namun, ia menegaskan laga “El Clasico” Persija

Trending

Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Pelatih Hillstate Kang Sung-hyung sanggupi ajakan makan pecel dan rempeyek khas jawa setelah menyaksikan pertandungan Megawati Hangestri di final Proliga 2026.
Demi Bertemu Gubernur Sherly Tjoanda, Pemuda Asal Sumut Nekat Jalan Kaki dari Sumatera-Malut: Ingin Foto Aja

Demi Bertemu Gubernur Sherly Tjoanda, Pemuda Asal Sumut Nekat Jalan Kaki dari Sumatera-Malut: Ingin Foto Aja

Video seorang pemuda asal Sumatera Utara (Sumut) nekat jalan kaki dari Gorontalo ke Malut agar bisa bertemu Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos viral.
Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Megawati Hangestri berbinar-binar setelah ditraktir makan siang ala Korea oleh pelatih Hillstate Kang Sung-hyung setelah datang ke final Proliga 2026 silam.
Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Gubernur Malut Sherly Tjoanda kehabisan kata-kata ketika tahu ada warganya yang istrinya berusia 40 tahun lebih muda saat kunjungan atau sidak ke masyarakat.
Kata-Kata Berkelas Kurniawan Dwi Yulianto usai Timnas Indonesia U-17 Kalahkan China di Piala Asia U-17 2026

Kata-Kata Berkelas Kurniawan Dwi Yulianto usai Timnas Indonesia U-17 Kalahkan China di Piala Asia U-17 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, menyampaikan pernyataannya setelah berhasil meraih kemenangan 1-0 atas China. Garuda Asia berhasil merengkuh tiga poin penuh dalam pertandingan di Piala Asia U-17 2026.
Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan dokter Richard Lee resmi diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya beberkan alasannya.
Tak Lagi Melatih, Ini Rencana Besar STY untuk Timnas Indonesia: Saya Akan

Tak Lagi Melatih, Ini Rencana Besar STY untuk Timnas Indonesia: Saya Akan

Pemecatan Shin Tae-yong dari kursi pelatih Timnas Indonesia pada awal 2025 tak hanya mengakhiri masa kepemimpinannya, tetapi juga menghentikan sejumlah rencana.
Selengkapnya

Viral