News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Insentif EV–Hybrid 2026 Belum Pasti, Menkeu Purbaya: Proposal Kemenperin Belum Diterima

Menkeu Purbaya menyebut insentif EV–hybrid 2026 belum diputuskan karena proposal Kemenperin belum masuk dan masih menunggu evaluasi.
Kamis, 25 Desember 2025 - 11:12 WIB
Insentif EV–Hybrid 2026 Masih Menggantung, Purbaya Buka Kartu: Proposal Kemenperin Belum Masuk
Sumber :
  • Syifa Aulia

Jakarta, tvOnenews.com — Kepastian kelanjutan insentif kendaraan listrik (electric vehicle/EV) dan hybrid pada 2026 masih belum menemui kejelasan. Pemerintah hingga kini belum menerima usulan resmi terkait skema lanjutan insentif tersebut.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, Kementerian Keuangan belum menerima proposal akhir dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengenai insentif EV dan hybrid.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya belum terima. Nanti kita lihat, tetapi saya belum dapat proposal akhir, paling enggak sampai sekarang,” kata Purbaya seusai menghadiri agenda di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, dikutip Kamis (25/12/2025).

Purbaya menegaskan, kebijakan insentif fiskal tidak bisa diputuskan secara instan. Pemerintah akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap efektivitas insentif EV dan hybrid yang masa berlakunya berakhir pada 31 Desember 2025, sebelum mengambil keputusan lanjutan.

Menurutnya, keberlanjutan industri otomotif nasional serta dampaknya terhadap penciptaan lapangan kerja menjadi faktor krusial dalam setiap kebijakan perpajakan. Oleh karena itu, kajian mendalam menjadi prasyarat sebelum insentif diperpanjang atau dihentikan.

“Makanya saya pelajari dahulu apa sih insentifnya, dan kira-kira proposalnya ke penjualan mobil seperti apa, ke penjualan motor seperti apa, dan ke lapangan kerja seperti apa,” ujarnya.

Menanggapi tren penurunan penjualan mobil sepanjang 2025, Purbaya menilai kondisi tersebut lebih dipicu perlambatan ekonomi selama sepuluh bulan pertama tahun ini yang berdampak pada daya beli masyarakat, bukan semata karena faktor insentif.

Meski demikian, ia menyebutkan tanda-tanda pemulihan mulai terlihat dalam beberapa bulan terakhir seiring membaiknya kondisi ekonomi domestik.

“2025 menurun karena ekonominya melambat di 10 bulan pertama. Baru beberapa bulan terakhir kelihatan agak pick up,” jelasnya.

Ke depan, pemerintah menargetkan percepatan pertumbuhan ekonomi nasional kembali ke kisaran 6 persen. Dengan target tersebut, Purbaya optimistis kinerja penjualan kendaraan akan kembali tumbuh positif.

“Kalau kita dorong pertumbuhan ke arah 6 persen, harusnya penjualan mobil akan tumbuh. Bukan negatif lagi, sudah positif tahun depan,” kata Purbaya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menegaskan bahwa pemulihan industri otomotif nasional pada akhirnya lebih bergantung pada perbaikan ekonomi dan daya beli masyarakat dibandingkan keberadaan insentif fiskal semata.

“Bukan karena insentif, tetapi karena daya beli membaik, karena ekonominya berjalan lebih bagus,” pungkasnya. (agr/nsp)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.
KPK Kembali Panggil Eks Sekdis Cipta Karya Terkait Kasus Dugaan Korupsi yang Libatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang

KPK Kembali Panggil Eks Sekdis Cipta Karya Terkait Kasus Dugaan Korupsi yang Libatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang

KPK kembali memeriksa mantan Sekretaris Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi, Beni Saputra dalam kasus ijon proyek yang melibatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang.
Bagaimana Cara Booking Lapangan Padel? Pemula Gak Usah Bingung, Coba Ikuti 5 Cara Ini

Bagaimana Cara Booking Lapangan Padel? Pemula Gak Usah Bingung, Coba Ikuti 5 Cara Ini

Masih bingung bagaimana cara melakukan booking lapangan padel? Coba ikuti step by step di bawah ini!
4 Alasan Mengapa Padel Kini Menjadi Tren dan Mulai Digemari oleh Banyak Orang, Salah Satunya 'Instragramable'!

4 Alasan Mengapa Padel Kini Menjadi Tren dan Mulai Digemari oleh Banyak Orang, Salah Satunya 'Instragramable'!

Tren main padel menunjukkan bahwa olahraga tersebut telah menjadi gaya hidup baru yang inklusif bagi kalangan pengusaha, figur publik, hingga kaum milenial.

Trending

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Prabowo Sindir Kelompok Penyebar Pesimisme: Kemungkinan Besar Mereka Dibayar Kekuatan Asing

Prabowo Sindir Kelompok Penyebar Pesimisme: Kemungkinan Besar Mereka Dibayar Kekuatan Asing

Prabowo meminta masyarakat tidak terjebak pada narasi yang selalu menggambarkan Indonesia buruk dan tertinggal. Presiden optimis RI mampu menjadi negara maju.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT