GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sifat Asli Bripka Agus Sulaiman Dibongkar Orang Dekat Usai Habisi hingga Rudapaksa Mahasiswi UMM

Watak Bripka Agus Sulaiman anggota Provost Polsek Krucil, Probolinggo diugkap orang terdekat usai diketahui jadi otak pembunuhan keji terhadap adik iparnya.
Kamis, 25 Desember 2025 - 18:29 WIB
Kolase Bripka Agus Sulaiman anggota Polres Probolinggo dan adik iparnya yang dibunuh Faradila Amalia Najwa (21)
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Watak Bripka Agus Sulaiman anggota Provost Polsek Krucil, Probolinggo diugkap orang terdekat usai diketahui jadi otak pembunuhan keji terhadap adik ipar Faradila Amalia Najwa (21).

Jasad Faradila ditemukan di pinggir sungai di Jalan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan pada Selasa (16/12/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Belakangan terungkap jika mahasiswi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini merupakan korban pembunuhan kakak iparnya sendiri yakni Bripka Agus Sulaiman.

Anggota Polres Propolinggo ini kini telah ditetapkan sebagai tersangka bersama temannya bernama Suyitno.

Bripka Agus Sulaiman anggota Polres Probolinggo yang bunuh adik ipar bernama Faradila Amalia Najwa (21)
Bripka Agus Sulaiman anggota Polres Probolinggo yang bunuh adik ipar bernama Faradila Amalia Najwa (21)
Sumber :
  • Istimewa

Setelah kasus pembunuhan ini terungkap, sejumlah rekan dan orang dekat korban mengungkap sifat asli Bripka Agus Sulaiman.

Usut punya usut, sebelum menikahi kakak kandung korban Husnawiyah, Bripka Agus Sulaiman ternyata telah bercerai sebanyak tiga kali.

Husnawiyah, diketahui merupakan anak pengusaha asal Desa Tiris Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo sekitar empat tahun silam.

"Mennikah dengan kakak korba saat berstatus duda tiga kali. Menikah dengan Husna Ketika posisinya masih perawan (gadis)," kata sopir pribadi keluarga Felai (32), pada Kamis (18/12/2025).

Bripka Agus Sulaiman diketahui sebelumnya berdinas di Polsek Tiris, dan kini tercatat sebagai anggota Provost Polsek Krucil.

Felani menyesalkan perbuatan sadis Bripka Agus yang tega membunuh adik iparnya sendiri.

Padahal menurutnya, sang mertua telah memberikan berbagai fasilitas kepada menantuya tersebut.

"Abah (mertua) di desa dikenal sebagai orang berada karena memiliki banyak usaha, seperti perdagangan sembako, material bangunan, travel, dan truk, hingga jual beli tanah," ungkapnya.

Dari pernikahannya bersama Husna, Bripka Agus dikaruian seorang anak, ditambah anak yang masih dalam kandungan sang istri.

Di kalangan kepolisian, Bripka Agus Sulaiman disebut memiliki tabiat arogan. Terlebih, ia merupakan mantan anggota Brimob.

“Kalau dengar dari cerita ke cerita, katanya dia arogan. Selain itu, bukan hanya sesama polisi, teman-temannya di luar kepolisian juga menyebutnya PK (penjahat kelamin),” ujar seorang polisi yang enggan disebutkan namanya.

“Bahkan dulu pernah ada konflik dengan saya karena ia menjalin hubungan dengan mantan saya dan meminta saya untuk tidak lagi menghubungi mantan tersebut. Alasannya karena dia terlanjur sayang,” pungkasnya. 

Dua Saksi Kunci Bongkar Rahasia Bripka Agus

Dua saksi kunci dalam kasus pembunuhan mahasiswi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Faradla Amalia Najwa (21) kembali mendatangi Polda Jawa Timur. 

Faradila diketahui ditemukan tewas di aliran sungai di daerah Pasuruan setelah diduga dibunuh oleh kakak iparnya sendiri yang merupakan anggota Polres Probolinggo Bripka Agus Sulaiman.

Kedatangan para aksi kunci ini untuk memenuhi panggilan penyidik guna menjalani pemeriksaan lanjutan serta melengkapi berkas perkara penyelidikan.

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) LIRA Jawa Timur menghadirkan dua saksi penting, masing-masing berinisial Y dan H, yang merupakan kakak kandung korban. 

Keduanya dimintai keterangan terkait rangkaian peristiwa sebelum dan sesudah korban ditemukan meninggal dunia.

Kuasa hukum korban dari LBH LIRA Jatim, Samsudin, mengatakan, bahwa kehadiran para saksi tersebut merupakan bentuk dukungan penuh terhadap proses hukum yang sedang berjalan. 

Keterangan saksi sangat dibutuhkan penyidik untuk memperkuat konstruksi perkara.

“Kami mendampingi saksi untuk membantu penyidik Polda Jatim dalam mengungkap secara terang kasus pembunuhan ini. Pemeriksaan dilakukan guna melengkapi berkas penyelidikan terhadap tersangka,” ujar Samsudin, Rabu (24/12).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk membantu dalam proses penyelidikan, dua saksi kunci tersebut akan menyerahkan sebuah handphone yang berisi rekaman CCTV di rumahnya. Sebagai pendukung barang bukti pemeriksaan lebih lanjut.

"Saksi akan menyerahkan sebuah handphone yang di dalamnya ada sebuah rekaman CCTV di rumahnya. Saat korban disekap dengan tangan dan kaki terikat sebelum dibunuh oleh tersangka AS," imbuhnya. (muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal AVC Champions League 2026, Sabtu 16 Mei: Jakarta Bhayangkara Presisi Beraksi Lagi! Kali Ini Hadapi Jagoan Korea Selatan

Jadwal AVC Champions League 2026, Sabtu 16 Mei: Jakarta Bhayangkara Presisi Beraksi Lagi! Kali Ini Hadapi Jagoan Korea Selatan

Jadwal AVC Champions League 2026 hari Sabtu 16 Mei yang kini telah memasuki babak semifinal dan tinggal menyisakan 4 tim.
Buntut Kasus Narkoba, Pemprov DKI Cabut Izin Operasional The Seven dan B Fashion Jakarta Barat

Buntut Kasus Narkoba, Pemprov DKI Cabut Izin Operasional The Seven dan B Fashion Jakarta Barat

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta lewat Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) mencabut izin operasional dua tempat hiburan di Jakarta Barat.
Siapkan Dana Rp224 Juta, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Pulangkan 5 TKI Asal Karawang yang Terlantar di Libya

Siapkan Dana Rp224 Juta, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Pulangkan 5 TKI Asal Karawang yang Terlantar di Libya

Dedi Mulyadi atau KDM yang kini menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat sudah siapkan dana Rp224 juta demi pulangkan 5 TKI asal Karawang yang terlantar di Libya.
Sebentar Lagi Dituntaskan Dedi Mulyadi, Legislator Heran Kirab Milangkala Tatar Sunda hanya di 9 Wilayah Jabar

Sebentar Lagi Dituntaskan Dedi Mulyadi, Legislator Heran Kirab Milangkala Tatar Sunda hanya di 9 Wilayah Jabar

Legislator Jawa Barat, Maulana Yusuf Erwinsyah menyoroti lokasi Kirab Milangkala Tatar Sunda dijalankan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) di 9 kabupaten/kota.
DPR Desak BEI Perbesar Free Float Usai 18 Saham Indonesia Ditendang dari Indeks MSCI

DPR Desak BEI Perbesar Free Float Usai 18 Saham Indonesia Ditendang dari Indeks MSCI

Anggota Komisi XI DPR RI Marwan Jafar mendesak Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan evaluasi terhadap pasar modal domestik.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Dedi Mulyadi Penuhi Permintaan Bocah Tasikmalaya yang Rewel Sampai Guling-guling Demi Bisa Foto dengan KDM

Dedi Mulyadi Penuhi Permintaan Bocah Tasikmalaya yang Rewel Sampai Guling-guling Demi Bisa Foto dengan KDM

Momen unik saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menemui seorang anak laki-laki asal Tasikmalaya yang viral guling-guling di kamar gegara ingin foto dengan KDM.
Akun Medsos Diduga Milik Juri LCC Indri Wahyuni Minta Maaf Hanya Lewat Bio Instagram, Warganet Geram

Akun Medsos Diduga Milik Juri LCC Indri Wahyuni Minta Maaf Hanya Lewat Bio Instagram, Warganet Geram

Warganet naik darah ketika menemukan akun medsos diduga milik juri LCC MPR Indri Wahyuni yang minta maaf hanya melalui bio serta foto profil Instagram-nya.
Ko Hee-jin Sindir Elisa Zanette? Setelah Resmi Datangkan Vanja Bukilic dan Zhong Hui, Pelatih Red Sparks Itu Bilang...

Ko Hee-jin Sindir Elisa Zanette? Setelah Resmi Datangkan Vanja Bukilic dan Zhong Hui, Pelatih Red Sparks Itu Bilang...

Menyambut gelaran V League 2026/2027, tim asal Kota Daejeon yakni Red Sparks akhirnya telah menemukan duet pemain asing baru mereka, Vanja Bukilic dan Zhong Hui
Selengkapnya

Viral