News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nenek Elina dan Samuel Sempat Diskusi soal Sengketa Lahan, Kini Rumahnya Dihancurkan Oknum Diduga Ormas Madas

Nenek Elina Widjajanti sempat melakukan diskusi dengan penguasa sengketa lahan, Samuel Ardi sebelum rumahnya dirobohkan oknum ormas Madas di Surabaya.
Minggu, 28 Desember 2025 - 10:12 WIB
Potret nenek Elina Widjajanti & Samuel Ardi yang membawa puluhan oknum anggota Ormas Madas
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Armuji

Surabaya, tvOnenews.com - Nenek Elina Widjajanti sempat melakukan diskusi dengan penguasa sengketa lahan, Samuel Ardi. Hal itu terjadi sebelum rumahnya diratakan oleh oknum anggota organisasi masyarakat (ormas) kedaerahan Madura Asli Sedarah (Madas).

Proses diskusi antara nenek Elina dan Samuel mengenai status kepemilikan sengketa lahan rumah di Kecamatan Sambikerep, Surabaya, langsung diungkap oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Eri Cahyadi menjelaskan, Pemerintah Kota Surabaya meminta pihak Kecamatan Sambikerep menggelar diskusi. Tujuannya untuk menyelesaikan kasus sengketa lahan nenek Elina dan Samuel.

"Dari kecamatan diminta untuk dudukkan bersama terkait hal ini. Ternyata tidak terjadi titik temu," ujar Eri Cahyadi dari Surabaya melalui saluran Program Apa Kabar Indonesia Akhir Pekan tvOne dikutip, Minggu (28/12/2025).

Alasan Proses Diskusi antara Nenek Elina dan Samuel Buntu

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi ceritakan kronologi kasus sengketa lahan nenek Elina Wijadjanti dengan Samuel berujung dieksekusi ormas Madas
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi ceritakan kronologi kasus sengketa lahan nenek Elina Wijadjanti dengan Samuel berujung dieksekusi ormas Madas
Sumber :
  • tvOneNews

Eri menjelaskan alasan proses diskusi tersebut tidak menemukan titik temu. Samuel sendiri menganggap dirinya merupakan pemilik sah rumah tersebut.

"Dia sudah melakukan jual beli juga sudah ada akta jual beli (AJB)," terangnya.

Berdasarkan keterangan dari cucu keponakan nenek Elina, Iwan, Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji sebelumnya menjelaskan bahwa perkara sengketa lahan rumah bermula dari kedatangan Samuel Cs.

Saat itu Samuel membawa gerombolan diduga oknum anggota ormas Madas. Kehadiran mereka sebagai eksekutor menindaklanjuti sosok nenek Elina.

Samuel menyampaikan motif mengusir hingga merobohkan rumah nenek Elina. Ia telah membeli rumah di Kecamatan Sambikerep, Surabaya itu melalui saudara kandung Elina, Elisabeth.

Elisa sendiri merupakan kakak kandung dari nenek Elina. Proses jual beli antara Samuel dan Elisa dianggap telah rampung sejak 2011.

"Tapi nenek Elina ini mengatakan tidak ada. Malah beliau adalah ahli waris dari si kakak (Elisa)," jelas Eri.

Proses Diskusi Buntu Jadi Cikal Bakal Pengusiran

Potret oknum anggota Ormas Madas usir paksa nenek Elina dari rumahnya di Surabaya
Potret oknum anggota Ormas Madas usir paksa nenek Elina dari rumahnya di Surabaya
Sumber :
  • Kolase Tim tvOnenews & Istimewa

Wali Kota Surabaya itu mengatakan, dampak dari proses ini menyebabkan adanya peringatan keras dari Samuel Cs kepada nenek Elina pada 4 Agustus 2025. Puncak kasus ini terjadi adanya insiden pengusiran terhadap nenek Elina pada 6 Agustus 2025.

Ironisnya, dalam video viral di media sosial, proses aksi pengusiran tersebut berlangsung brutal. Sejumlah oknum diduga anggota ormas Madas menyeret paksa nenek usia 80 tahun itu.

Elina sempat melawan. Akan tetapi terhalang dengan usia, ia berhasil ditarik keluar hingga rumahnya disegel oleh Samuel Cs.

Beberapa hari kemudian Samuel Cs membawa sebuah alat berat excavator. Rumah tersebut langsung roboh dan rata dengan tanah.

"Sehingga dari proses ini terjadi pemindahan yang dilakukan oleh beberapa orang. Nenek dikeluarkan dari rumah yang ditempati oleh beliau," katanya.

Elina Laporkan Kasusnya ke Polda Jawa Timur

Lansia 80 tahun yang tinggal di Sambikerep, Surabaya itu tidak tinggal diam. Ia resmi melaporkan kasus pengusiran hingga penggusuran oleh Samuel Cs ke Polda Jawa Timur.

Kata Eri, pihak kecamatan juga turut diperiksa oleh pihak Kepolisian untuk penyelidikan kasus nenek Elina. Proses tersebut berlangsung pada 17 November 2025.

"Dari kejadian ini, kemarin terjadi viral ketika rumah itu dirobohkan karena yang merobohkan merasa bahwa itu adalah haknya karena memiliki sertifikat," paparnya.

Eri menegaskan, kasus kepemilikan sengketa lahan rumah nenek Elina sudah masuk perkara hukum.

"Untuk pembuktian terkait akta jual beli, maka harus dibuktikan di pihak penyidik untuk memastikan bahwa apakah ini sudah benar-benar jadi atau tidak," bebernya.

Ia berharap aksi kekerasan dan premanisme terekam dalam video viral tersebut tidak terulang lagi ke depannya. Ia tidak bisa membantah tindakan Samuel Cs menuai kecaman publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Bagaimanapun itu dengan pemaksaan yang dikeluarkan dari rumah ini, maka saya berharap kekerasan tidak terjadi di Kota Surabaya. Karena Surabaya ini adalah rumah bagi semua," tukasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ini Daftar 4 Klub Asia yang Bisa Jadi Tujuan Dony Tri Pamungkas untuk Abroad usai "Tunda" Berkarier ke Eropa, Ada Raksasa ASEAN!

Ini Daftar 4 Klub Asia yang Bisa Jadi Tujuan Dony Tri Pamungkas untuk Abroad usai "Tunda" Berkarier ke Eropa, Ada Raksasa ASEAN!

Dony Tri Pamungkas pilih Asia dulu ketimbang Eropa. Intip 4 klub incaran bek Persija Jakarta ini, dari Thai League hingga J-League yang bisa jadi jalur ke Eropa
Polri Sita Aset Senilai Rp15,3 Miliar dari Istri-Anak Bandar Narkoba Ko Erwin

Polri Sita Aset Senilai Rp15,3 Miliar dari Istri-Anak Bandar Narkoba Ko Erwin

Total aset yang disita mencapai Rp15,3 miliar yang diduga berkaitan dengan tindak pidana pencucian uang (TPPU) hasil peredaran narkoba. 
Mayat Remaja dengan Kondisi Kepala Terikat Kaos Ditemukan di Rembang, Pelaku Berhasil Ditangkap

Mayat Remaja dengan Kondisi Kepala Terikat Kaos Ditemukan di Rembang, Pelaku Berhasil Ditangkap

Mayat remaja dengan kondisi kepala terikat kaos ditemukan di Desa Gandrirojo, Kecamatan Sedan, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. 
Gubernur Jateng Ahmad Lutfhi Hadiri Halalbihalal Pasbata, Tegaskan Gotong Royong Hingga Singgung Soal Hoaks

Gubernur Jateng Ahmad Lutfhi Hadiri Halalbihalal Pasbata, Tegaskan Gotong Royong Hingga Singgung Soal Hoaks

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menghadiri acara halalbihalal Pasukan Bawah Tanah (Pasbata) Jawa Tengah
Pernah Lawan Keduanya, Poirier Sebut Khabib Nurmagomedov Lebih Hebat dari Islam Makhachev di Kelas Ringan UFC Sepanjang Masa

Pernah Lawan Keduanya, Poirier Sebut Khabib Nurmagomedov Lebih Hebat dari Islam Makhachev di Kelas Ringan UFC Sepanjang Masa

Dustin Poirier menilai Khabib Nurmagomedov masih layak disebut sebagai petarung kelas ringan terbaik sepanjang masa, mengungguli Islam Makhachev berkat rekor.
Polisi Beberkan Kondisi Korban Eks Finalis Putri Indonesia Riau yang Jadi Dokter Gadungan: Rambut Tidak Tumbuh Lagi, Bibir Cacat Permanen hingga Trauma Psikis

Polisi Beberkan Kondisi Korban Eks Finalis Putri Indonesia Riau yang Jadi Dokter Gadungan: Rambut Tidak Tumbuh Lagi, Bibir Cacat Permanen hingga Trauma Psikis

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau Kombes Pol Ade Kuncoro membeberkan macam-macam kondisi korban eks finalis Putri Indonesia Riau yang menjadi dokter gadungan. 

Trending

Rizky Ridho Siap Tinggalkan Persija? Sinyal Kuat Abroad Pemain Timnas Indonesia

Rizky Ridho Siap Tinggalkan Persija? Sinyal Kuat Abroad Pemain Timnas Indonesia

Jika benar hengkang dari Persija Jakarta, ada beberapa opsi menarik yang bisa dipilih Rizky Ridho untuk abroad. Salah satunya adalah FCV Dender di Liga Belgia
Tolak Bela Timnas Indonesia, Winger Berdarah Surabaya Rp86 Miliar Kini Jadi Rebutan Ajax dan Klub Elite Inggris

Tolak Bela Timnas Indonesia, Winger Berdarah Surabaya Rp86 Miliar Kini Jadi Rebutan Ajax dan Klub Elite Inggris

Nama Million Manhoef kembali mencuri perhatian. Winger yang pernah tolak bela Timnas Indonesia itu kini jadi buruan klub Eropa, termasuk raksasa Belanda, Ajax.
Reaksi Berkelas Mathew Baker usai Timnas Indonesia U-17 Kalah dari Arab Saudi Jelang Piala Asia U-17 2026

Reaksi Berkelas Mathew Baker usai Timnas Indonesia U-17 Kalah dari Arab Saudi Jelang Piala Asia U-17 2026

Mathew Baker memberikan reaksi berkelas seiring dengan kekalahan Timnas Indonesia U-17 dari Arab Saudi. Ini menjadi modal buruk jelang Piala Asia U-17 2026.
Jalan Diponegoro Bandung Ditutup? Dedi Mulyadi Tak Habir Pikir Pemasangan Spanduk Penutupan Tanpa Izin Gubernur

Jalan Diponegoro Bandung Ditutup? Dedi Mulyadi Tak Habir Pikir Pemasangan Spanduk Penutupan Tanpa Izin Gubernur

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) tidak memperintahkan pemasangan spanduk penutupan Jalan Diponegoro, Kota Bandung pada 30 April hingga 7 Agustus 2026.
Al Nassr Tekuk Al Ahli 2-0, Cristiano Ronaldo Cetak Gol Lagi dan Kian Dekat dengan Rekor 1.000 Gol

Al Nassr Tekuk Al Ahli 2-0, Cristiano Ronaldo Cetak Gol Lagi dan Kian Dekat dengan Rekor 1.000 Gol

Dalam laga bertajuk big match yang digelar pada Kamis (30/4/2026) dini hari WIB, Al Nassr sukses mengamankan kemenangan krusial 2-0 atas rival mereka, Al Ahli.
Dua Musim Bersinar Bersama Red Sparks, Megawati Hangestri Siap Kembali Jadi Ancaman di Liga Voli Korea?

Dua Musim Bersinar Bersama Red Sparks, Megawati Hangestri Siap Kembali Jadi Ancaman di Liga Voli Korea?

Lebih dari sekadar pulih, keputusan Megawati Hangestri kembali ke liga voli Korea juga didorong oleh ambisi yang belum tuntas. Dua musim bersama Red Sparks
Tok! Megawati Hangestri Masuk Roster Hyundai Hillstate: Fantatis, Segini Gajinya di Liga Voli Korea Musim 2026/2027

Tok! Megawati Hangestri Masuk Roster Hyundai Hillstate: Fantatis, Segini Gajinya di Liga Voli Korea Musim 2026/2027

Berdasarkan data dari Volleybox per 30 April 2026, nama Megawati Hangestri sudah tercantum dalam daftar tujuh pemain Hyundai E&C Hillstate untuk musim baru. 
Selengkapnya

Viral