Harga Pangan Nasional Turun Jelang Akhir Tahun, Cabai Rawit Rp59.923/kg dan Bawang Merah Rp43.928/kg
- Julio Trisaputra/tvOnenews
Jakarta, tvOnenews.com — Harga sejumlah komoditas pangan strategis nasional terpantau mengalami penurunan menjelang akhir tahun 2025. Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat mayoritas harga bahan pokok di tingkat konsumen bergerak turun, termasuk cabai rawit merah dan bawang merah yang selama ini dikenal sensitif terhadap fluktuasi pasokan.
Berdasarkan Panel Harga Bapanas yang dipantau Minggu (28/12/2025) pukul 09.30 WIB, harga cabai rawit merah secara nasional tercatat sebesar Rp59.923 per kilogram (kg). Angka ini turun cukup signifikan, yakni Rp6.677 dibandingkan hari sebelumnya. Penurunan juga terjadi pada bawang merah yang kini berada di level Rp43.928 per kg atau turun Rp3.054.
Penurunan harga tersebut dinilai memberi sinyal positif bagi konsumen, terutama setelah periode libur Natal yang biasanya diiringi lonjakan permintaan dan tekanan harga. Selain cabai dan bawang, harga beras sebagai komoditas utama masyarakat juga terpantau mengalami koreksi.
Daftar Harga Beras Nasional (per kg):
-
Beras premium: Rp15.310 (turun Rp213)
-
Beras medium: Rp13.311 (turun Rp204)
-
Beras SPHP: Rp12.377 (turun Rp76)
Di sektor pangan pendukung, harga jagung dan kedelai juga bergerak menurun. Jagung tingkat peternak tercatat Rp6.650 per kg, turun Rp287 dari hari sebelumnya. Sementara kedelai biji kering impor berada di harga Rp10.783 per kg atau turun Rp23.
Komoditas hortikultura lainnya ikut mengalami pelemahan harga. Bawang putih bonggol kini dijual di harga Rp36.332 per kg, turun Rp1.792. Kelompok cabai merah bahkan menunjukkan penurunan yang lebih merata.
Daftar Harga Cabai Nasional (per kg):
-
Cabai rawit merah: Rp59.923 (turun Rp6.677)
-
Cabai merah keriting: Rp46.681 (turun Rp3.993)
-
Cabai merah besar: Rp38.887 (turun Rp7.595)
Untuk protein hewani, tren penurunan juga terlihat jelas. Harga daging sapi murni tercatat Rp135.093 per kg, turun Rp806. Daging ayam ras berada di angka Rp39.485 per kg atau turun Rp621, sementara telur ayam ras dijual Rp30.887 per kg, turun Rp714 dibandingkan hari sebelumnya.
Harga Protein Hewani (per kg):
-
Daging sapi murni: Rp135.093 (turun Rp806)
-
Daging ayam ras: Rp39.485 (turun Rp621)
-
Telur ayam ras: Rp30.887 (turun Rp714)
Sementara itu, harga gula konsumsi tercatat Rp17.957 per kg, turun tipis Rp100. Pergerakan harga minyak goreng menunjukkan variasi, dengan sebagian komoditas turun dan lainnya naik tipis.
Harga Minyak Goreng (per liter):
-
Minyak goreng kemasan: Rp20.440 (turun Rp462)
-
Minyak goreng curah: Rp17.349 (naik Rp335)
-
MinyaKita: Rp17.289 (turun Rp282)
Komoditas tepung terigu juga terpantau melemah. Tepung terigu curah kini berada di harga Rp9.482 per kg, turun Rp252. Sementara tepung terigu kemasan dijual Rp12.532 per kg, turun Rp411.
Di sektor perikanan, harga ikan nasional relatif terkendali dan cenderung menurun. Ikan kembung tercatat Rp42.973 per kg, turun Rp551. Ikan tongkol dijual Rp34.337 per kg atau turun Rp1.382, sedangkan ikan bandeng berada di harga Rp33.456 per kg, turun Rp2.633.
Harga Ikan Nasional (per kg):
-
Ikan kembung: Rp42.973 (turun Rp551)
-
Ikan tongkol: Rp34.337 (turun Rp1.382)
-
Ikan bandeng: Rp33.456 (turun Rp2.633)
Sementara itu, harga garam konsumsi terpantau stabil di angka Rp11.550 per kg, naik sangat tipis Rp10. Untuk komoditas daging kerbau, harga menunjukkan arah yang berbeda.
Daging kerbau beku impor tercatat Rp101.753 per kg, turun tajam Rp5.558. Namun, daging kerbau segar lokal justru mengalami kenaikan menjadi Rp140.833 per kg atau naik Rp507.
Penurunan harga pangan ini dinilai tidak lepas dari terjaganya pasokan nasional serta distribusi yang relatif lancar pasca-libur Natal. Bapanas terus memantau dinamika harga harian sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas pangan nasional, terutama menjelang momentum Tahun Baru yang berpotensi mendorong kembali permintaan.
Masyarakat diimbau memanfaatkan kondisi harga yang relatif terkendali ini secara bijak, sekaligus tetap mengikuti perkembangan harga melalui kanal resmi pemerintah. (nsp)
Load more