Misteri Kematian Pensiunan Guru di Sumbar, 24 Orang Diperiksa
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Polisi telah memeriksa 24 orang saksi terkait kematian seorang pensiunan guru berinisial LI (61) yang ditemukan tewas bersimbah darah di Jorong Talago, Kecamatan Guguak, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat.
Hal ini disampaikan oleh Kasi Humas Polres Lima Puluh Kota, AKP Kurnia Adifa, pada Minggu (28/12).
Kurnia membenarkan jumlah saksi yang telah diperiksa, namun belum bersedia mengungkap identitas maupun peran masing-masing saksi.
Ia menegaskan, penyelidikan masih terus berlangsung.
"Untuk sementara hasil penyelidikan belum bisa kami sampaikan demi kepentingan pengungkapan kasus,” ucapnya.
Sebelumnya, korban LI ditemukan tewas di halaman rumahnya di Jorong Talago, Kenagarian VII Koto Talago, Kecamatan Guguak, pada Jumat (19/12).
Berdasarkan keterangan awal, peristiwa itu bermula sekitar pukul 04.20 WIB ketika suami korban, YZ (62), berangkat ke masjid untuk menunaikan salat subuh.
Saat itu, korban berada sendirian di rumah dan berniat menyusul ke masjid.
Sekitar pukul 05.20 WIB, suami korban kembali ke rumah dan mendapati aliran listrik dalam kondisi mati.
Setelah listrik dinyalakan kembali, tante korban bernama Risnal yang datang untuk mengambil tas melihat korban sudah tergeletak di halaman rumah dengan mengenakan mukena berwarna ungu.
Wajah korban terlihat berlumuran darah dan korban sudah tidak bergerak.
Saksi kemudian berteriak meminta bantuan warga sekitar sebelum melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Guguak pada pukul 06.45 WIB.
Petugas dari Satreskrim dan Satintelkam Polres Lima Puluh Kota langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.
Dari TKP, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain mukena ungu, tisu berlumuran darah, satu buah anting emas, serta tas sandang milik korban yang berisi uang tunai dan obat-obatan.
Hasil pemeriksaan medis awal yang dilakukan Dokter Yobi dari Puskesmas Padang Kandis menunjukkan adanya dugaan tindak kekerasan.
Korban mengalami luka terbuka yang diduga akibat benda tajam di bagian dahi, dagu, telinga, dan bibir. Selain itu, ditemukan pula memar pada bagian dada serta kedua tangan korban. (rpi/muu)
Load more