Diancam Imbas Kasus Rumah Nenek Elina di Surabaya, Armuji Tepis Tudingan Instruksi Demo ke Ormas Madas
- Tangkapan layar YouTube Armuji
"Itu penuh dengan wartawan, termasuk media online maupun media sosial wartawan di sana. Bukan di setiap Selasa mereka hadir, tapi kadang kala mereka hadir mengikuti keluhan warga yang disampaikan ke saya," jelasnya.
Cak Ji bertanya-tanya terkait tuduhan yang menyasar kepada dirinya. Ia tidak membatasi ruang para wartawan untuk meliput kegiatan berbasis keluhan dari masyarakat.
"Masa kalau ada orang mau meliput kegiatan saya, tidak diperbolehkan karena rumah aspirasi ini adalah boleh untuk siapa saja," terangnya.
Sidak ke Rumah Nenek Elina Diikuti Wartawan
- tangkapan layar YouTube Armuji
Ia menyampaikan saat proses sidak ke rumah Nenek Elina, wartawan juga inisiatif mengikuti kegiatannya. Ia sama sekali tidak melarang lantaran kasus itu berbasis aduan dari masyarakat.
"Ya tentunya, saya tidak boleh melarang dong. Mereka kan juga ingin mendapatkan liputan," ucapnya.
Ia berharap publik tidak selalu menganggap sosok mengikuti dirinya adalah bawahan. Pandangan menggeneralisasi orang yang muncul di sekitarnya harus dihentikan sedari sekarang.
"Terus ada orang foto sama saya atau ke-shoot di pinggir saya, jangan langsung diasumsikan digeneralisir bahwa itu anak buah saya, itu salah kaprah. Ya, tolong dipahami secara baik bahwa itu bukan anak buah saya 1000 persen," paparnya.
Bicara Ormas Madas di Kasus Nenek Elina
Lanjut Cak Ji, nama ormas Madas belakangan ini ikut terseret di kasus penghancuran rumah nenek Elina. Sebab puluhan orang dibawa Samuel diduga berasal dari Madas.
Cak Ji menegaskan, ia tidak menyebut dari gerombolan tersebut sebagai anggota. Ia melainkan sekelompok orang itu hanyalah oknum.
"Saya juga tidak menyalahkan, tetapi saya bilangnya oknum," sebutnya.
Ia mengatakan kasus nenek Elina saat ini sudah dieksekusi aparat Kepolisian. Kasus tersebut mengingat sangat viral akibat seorang nenek usia 80 tahun diusir paksa.
Nenek Elina melaporkan insiden tersebut ke Polda Jawa Timur. Hingga kini, polisi tengah mengesekusi kasus dialami nenek Elina.
Load more