News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fakta-fakta Siswa SD Bunuh Ibu Kandung di Medan, Kesal Bertahun-tahun Alami KDRT

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (10/12/2025). Korban ditemukan meninggal dunia di rumahnya dengan 26 luka tusukan di tubuhnya.
Selasa, 30 Desember 2025 - 10:29 WIB
Ilustrasi garis polisi.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Warga Medan digegerkan dengan kasus pembunuhan yang dilakukan siswa SD berinisial A (12) terhadap ibu kandungnya FS (42). Tragedi mengerikan itu dilakukan di rumah mereka di Jalan Dwi Kora, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (10/12/2025). Korban ditemukan meninggal dunia di rumahnya dengan 26 luka tusukan di tubuhnya. Berdasarkan hasil penyelidikan, aksi tersebut dilakukan saat korban dalam kondisi tertidur. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak menjelaskan, motif kejadian lantaran pelaku sakit hati terhadap korban. Selama bertahun-tahun, pelaku selalu menyaksikan kekerasan yang dilakukan korban kepada anggota keluarga lain. 

"Korban sering melakukan kekerasan verbal dan fisik. Kakaknya kerap dimarahi, dimaki, bahkan dipukul menggunakan sapu dan tali pinggang. Pelaku sendiri juga sering dimarahi dan dicubit," ujar Calvijn.

Polisi mengungkap, kekerasan yang dilakukan korban sudah dilakukan lebih kurang 3 tahun. Pelaku beberapa kali melihat kakaknya mengalami luka memar di bagian kaki, betis, hingga tangan akibat perlakuan kasar tersebut. 

Kondisi rumah tangga keluarga ini juga diketahui tidak harmonis. Sang ayah disebut tinggal terpisah di lantai dua rumah, sementara ibu dan anak-anak menempati lantai satu. Puncak kemarahan pelaku terjadi pada malam kejadian. Saat ibu dan kakaknya tertidur, pelaku mengambil sebilah pisau dari dapur dan melancarkan aksinya. 

“Pelaku memandangi korban yang sedang tidur. Emosi dan rasa marah semakin kuat, lalu mengambil pisau dan melukai korban,” jelas Calvijn. 

Polisi lalu menetapkan AI berstatus anak berkonflik dengan hukum dan menempatkannya di rumah aman dengan pengawasan ketat serta pendampingan khusus. 

Dalam penanganan perkara ini, polisi menerapkan Undang-Undang Kekerasan Dalam Rumah Tangga (UU KDRT), bukan pasal pembunuhan berencana, mengingat usia pelaku yang masih tergolong anak-anak. 

Pendampingan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan psikolog, pekerja sosial, Dinas Sosial, hingga Dinas Pendidikan. Proses penanganan kasus ini juga mendapat pengawasan dari Polda Sumatera Utara dan Bareskrim Polri. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ini anak. Penanganannya harus berbeda. Kami memastikan proses hukum berjalan, namun perlindungan terhadap anak tetap menjadi prioritas utama,” tegas Jean Calvijn.

Dia menambahkan, salah satu motif tindakan tersebut adalah sakit hati karena sang ibu menghapus game online. Selain itu, pelaku juga disebut sering kali memainkan game online yang menggunakan pisau dan menonton serial anime yang menampilkan pisau.
(nba)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Asian Games 2026: Kata Alwi Farhan Usai Catat Kemenangan yang Jadi Titik Balik Kebangkitan Indonesia atas China di Final

Asian Games 2026: Kata Alwi Farhan Usai Catat Kemenangan yang Jadi Titik Balik Kebangkitan Indonesia atas China di Final

Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia berhasil mempersembahkan medali emas pertama untuk Merah Putih di Asian Games 2026.
Polresta Surakarta Ungkap Kasus Penjualan Bayi, Ibu Kandung Terima Rp 6 Juta

Polresta Surakarta Ungkap Kasus Penjualan Bayi, Ibu Kandung Terima Rp 6 Juta

Seorang ibu berinisial MDS (20) di Kecamatan Jebres, Kota Surakarta tega menjual bayinya yang belum genap berusia dua bulan.
Terima Kasih Tijjani Reijnders! Keputusan Pindah ke Arab Untungkan AC Milan, Kakak Kandung Bintang Timnas Indonesia Akui Alasannya karena Uang

Terima Kasih Tijjani Reijnders! Keputusan Pindah ke Arab Untungkan AC Milan, Kakak Kandung Bintang Timnas Indonesia Akui Alasannya karena Uang

Tijjani Reijnders membuat pengakuan soal keputusannya pindah ke Arab Saudi. Ia secara terbuka menyebut faktor finansial menjadi salah satu alasan utamanya.
Menteri Koperasi Pastikan Perpres Koperasi Desa Segera Disosialisasikan, Manajer Dikontrak Dua Tahun di Bawah BUMN

Menteri Koperasi Pastikan Perpres Koperasi Desa Segera Disosialisasikan, Manajer Dikontrak Dua Tahun di Bawah BUMN

Payung hukum tata kelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) resmi berkekuatan hukum usai disahkan oleh Kepala Negara. 
Jepang Kirim Sinyal Bahaya ke Timnas Indonesia, Hancurkan Juara Piala Dunia Jelang Bertemu di Piala Asia 2027

Jepang Kirim Sinyal Bahaya ke Timnas Indonesia, Hancurkan Juara Piala Dunia Jelang Bertemu di Piala Asia 2027

Jepang mengirim sinyal bahaya jelang Piala Asia 2027 setelah mengalahkan Uruguay 3-1. Hasil ini jadi peringatan bagi Timnas Indonesia di Grup F.
Indonesia Melesat ke Peringkat 16 Klasemen Sementara Raihan Medali Asian Games 2026 Usai Badminton Beri Emas

Indonesia Melesat ke Peringkat 16 Klasemen Sementara Raihan Medali Asian Games 2026 Usai Badminton Beri Emas

Badminton berhasil memberikan medali emas pertama bagi Indonesia setelah mengalahkan China di babak final nomor beregu putra di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Nagoya, Kamis (24/9/2026). 

Trending

Pertama Kali Berlatih dengan Megawati Hangestri, Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir dengan Hal Ini

Pertama Kali Berlatih dengan Megawati Hangestri, Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir dengan Hal Ini

Pertama kali berlatih dengan Megawati Hangestri, Kim Hee-jin mengungkap hal yang membuatnya terkesan. Simak proses adaptasi Mega di Hyundai Hillstate.
Lupakan Megawati Hangestri, Red Sparks Sambut Musim Baru dengan Trio Bukilic, Yeum Hye-seon dan Zhong Hui

Lupakan Megawati Hangestri, Red Sparks Sambut Musim Baru dengan Trio Bukilic, Yeum Hye-seon dan Zhong Hui

Move on dari Megawati Hangestri, Red Sparks sambut musim baru V-League dengan trio Yeum Hye-seon, Vanja Bukilic dan Zhong Hui yang belum lama gelar photo shoot.
4 Fakta Terbaru dari Video Mesum A Day in My Life yang Viral di Media Sosial

4 Fakta Terbaru dari Video Mesum A Day in My Life yang Viral di Media Sosial

Media sosial dihebohkan dengan video berjudul A Day in My Life. Ternyata ada beberapa fakta yang baru disampaikan pihak Kepolisian.
Sebanyak 2.054 Lowongan Kerja Diinformasikan KDM dalam Bursa Kerja Online, Disiarkan Langsung di Tiktok

Sebanyak 2.054 Lowongan Kerja Diinformasikan KDM dalam Bursa Kerja Online, Disiarkan Langsung di Tiktok

Bursa Kerja Online yang ditayangkan live melalui akun TikTok @dedimulyadiofficial dan dipandu langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Fakta Terbaru Savanna Azzahra yang Ngaku Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak: Ternyata Rekayasa AI

Fakta Terbaru Savanna Azzahra yang Ngaku Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak: Ternyata Rekayasa AI

Kisah Savanna Azzahra, gadis yang curhat di TikTok kalau calon suaminya selingkuh dengan sang kakak hingga hamil tiga bulan ternyata merupakan rekayasa dari AI.
‎Pelatih Thailand Akui FIFA ASEAN Cup 2026 Lebih Berat dari Piala AFF, Timnas Indonesia Jadi Salah Satu Ancaman

‎Pelatih Thailand Akui FIFA ASEAN Cup 2026 Lebih Berat dari Piala AFF, Timnas Indonesia Jadi Salah Satu Ancaman

Pelatih Timnas Thailand, Anthony Hudson, langsung memasang target tinggi setelah tiba di Indonesia untuk mengikuti FIFA ASEAN Cup 2026. Juru taktik asal Inggris itu menegaskan Gajah Perang datang dengan ambisi membawa pulang gelar juara.
Polisi Minta Video Mesum Berkedok "A Day in My Life" Tidak Disebarluaskan Lagi

Polisi Minta Video Mesum Berkedok "A Day in My Life" Tidak Disebarluaskan Lagi

Pihak kepolisian meminta agar video mesum berkedok “A Day in My Life” tidak disebarluaskan lagi.
Selengkapnya

Viral