News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Perdagangan Anak dan Penyebaran Konten Porno jadi Perkara Menonjol Sepanjang 2025

Sepanjang tahun 2025, tercatat ada 16 kasus TPPO dan 77 kasus perlindungan perempuan dan anak (PPA) yang ditangani Ditreskrimum Polda Metro Jaya.
Rabu, 31 Desember 2025 - 16:22 WIB
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin dalam Rilis Akhir Tahun 2025.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rika Pangesti

Jakarta, tvOnenews.com – Sepanjang 2025, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menangani ratusan perkara yang berkaitan dengan perlindungan kelompok rentan, tindak pidana perdagangan orang (TPPO), hingga premanisme.

Data tersebut disampaikan dalam agenda rilis akhir tahun Polda Metro Jaya, Rabu (31/12/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin mengatakan, fokus penanganan Ditreskrimum tahun ini mencakup perlindungan perempuan, anak, dan kelompok rentan, serta tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

“Ada empat hal yang akan kami sampaikan. Kami ambil empat ini sebagai bagian daripada pelaksanaan tugas pokok kami, yaitu perlindungan kelompok rentan, perempuan dan anak serta tindak pidana perdagangan orang,” kata Iman.

Ia menyebutkan, sepanjang 2025 tercatat 16 kasus TPPO dan 77 kasus perlindungan perempuan dan anak (PPA) yang ditangani Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Dari kasus tersebut, polisi menetapkan 34 tersangka TPPO dan 29 tersangka PPA.

Iman membeberkan, beberapa perkara yang menonjol antara lain kasus penyebaran konten pornografi disertai pemerasan, serta pengungkapan kasus perdagangan anak.

Dalam kasus tersebut, polisi menyatakan korban berhasil diselamatkan dan dikembalikan kepada keluarga.

Menurut Iman, penanganan kasus-kasus yang menyasar kelompok rentan dilakukan dengan pendekatan humanis. Ia mengklaim, pendekatan tersebut beriringan dengan penurunan angka kejahatan terhadap kelompok rentan.

“Hal ini ditunjukkan dengan keberhasilan adanya penurunan kejahatan terhadap kelompok rentan sebesar 8,82 persen apabila kita bandingkan dari tahun 2024,” ujarnya.

Di luar perkara perempuan dan anak, Ditreskrimum Polda Metro Jaya juga melaporkan penanganan kasus premanisme sepanjang 2025.

Tercatat 250 kasus dengan 348 tersangka yang diproses hukum. Dua kasus yang disebut menjadi perhatian masyarakat yakni pendudukan lahan parkir RSUD Tangerang Selatan dan pemerasan pedagang di Pasar SGC.

“Dua kejadian ini sudah dilakukan penegakan hukum dan sudah mendapatkan kepastian hukum,” kata Iman.

Ia mengatakan, penanganan premanisme dilakukan dengan melibatkan unsur TNI, Satpol PP, pemerintah daerah, dan masyarakat. Polisi menilai langkah tersebut diperlukan untuk menekan aksi pemerasan, parkir liar, dan intimidasi di ruang publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Iman juga menyinggung penanganan kasus Kalibata sebagai bagian dari penegakan hukum yang diklaim dilakukan tanpa pengecualian, termasuk terhadap anggota kepolisian.

“Terhadap anggota kami sekali pun kami lakukan penegakan hukum secara tegas melalui proses pidana,” ujarnya. (rpi/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kabar Duka, Prof. Yasir Nasution Mantan Rektor IAIN Sumatera Utara Meninggal Dunia

Kabar Duka, Prof. Yasir Nasution Mantan Rektor IAIN Sumatera Utara Meninggal Dunia

Prof. Dr. H.M. Yasir Nasution, mantan Rektor IAIN Sumatera Utara, meninggal dunia pada 2 November 2026.
Laporan ANW Naik Penyidikan, Begini Reaksi Pihak Betrand Peto

Laporan ANW Naik Penyidikan, Begini Reaksi Pihak Betrand Peto

Laporan ANW terhadap Betrand Peto naik ke tahap penyidikan. Kuasa hukum Timothy Reza menyambut baik perkembangan ini dan menyiapkan saksi meringankan
Gebrakan Rusia dan Ukraina: Lakukan Langkah Tak Terduga setelah Aplikasi Peringatan Darurat Kena Serangan Siber

Gebrakan Rusia dan Ukraina: Lakukan Langkah Tak Terduga setelah Aplikasi Peringatan Darurat Kena Serangan Siber

Rusia dan Ukraina sama-sama melaporkan adanya serangan siber menyasar aplikasi seluler peringatan darurat milik masing-masing negara pada Senin (2/11/2026).
Hafalkan Doa Rasulullah Ini Kata Ustaz Khalid Basalamah untuk Memohon Pertolongan Allah saat Kesulitan

Hafalkan Doa Rasulullah Ini Kata Ustaz Khalid Basalamah untuk Memohon Pertolongan Allah saat Kesulitan

Hafalkan doa Rasulullah ini kata Ustaz Khalid Basalamah, doa untuk memohon pertolongan Allah saat menghadapi kesulitan.
Jangan Sampai Ketinggalan Kereta, Berikut Jadwal KRL Rute Bogor-Jakarta Kota Hari Ini 3 November 2026

Jangan Sampai Ketinggalan Kereta, Berikut Jadwal KRL Rute Bogor-Jakarta Kota Hari Ini 3 November 2026

Pengguna KRL Red Line bisa mengecek jadwal KRL hari ini 3 November 2026 rute Bogor-Jakarta Kota agar tidak ketinggalan kereta. Melansir C-Access, berikut adalah jadwal KRL rute Bogor-Jakarta Kota hari ini.
Ibu Hamil Bisa Dapat Bansos PKH Rp3 Juta, Ini Syarat dan Cara Cek Penerimanya

Ibu Hamil Bisa Dapat Bansos PKH Rp3 Juta, Ini Syarat dan Cara Cek Penerimanya

Ibu hamil berpeluang menerima bansos PKH Rp750 ribu per tahap. Simak syarat, nominal bantuan, dan cara cek penerima menggunakan NIK KTP.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Berikut profil hingga jejak karier AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo yang baru menggantikan AKBP ADS akibat polemik penggeledahan pondok pesantren.
Sakitnya Jadi Istri Sah, Dwi Bagus Baru Jujur Punya Istri Siri setelah Mutilasi Dini dan Anak di Madiun

Sakitnya Jadi Istri Sah, Dwi Bagus Baru Jujur Punya Istri Siri setelah Mutilasi Dini dan Anak di Madiun

Martha Amalia Iflahah (34), istri sah Dwi Bagus Martono (40) mengungkap suaminya baru mengakui mempunyai istri siri, Dini Hardiyanti (30) pada 10 Oktober 2026.
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
3 Kontroversi Herri Pras: Mencela Pemuka Agama hingga Hampir Dipolisikan Wali Santri

3 Kontroversi Herri Pras: Mencela Pemuka Agama hingga Hampir Dipolisikan Wali Santri

Sebelum dihampiri OTK usai menyinggung Ustaz Abdul Somad dan Ustaz Adi Hidayat, Herri Pras ternyata sudah beberapa kali disorot karena kontroversinya sejak 2023
Selengkapnya

Viral