GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Asa Petani Sawit Rakyat Bangkit: Cerita dari Tebo di Balik Kebijakan HET Pupuk Terbaru

Pagi itu, Andi memotret anak bungsunya yang tengah asyik bermain di antara barisan pohon sawit di Kabupaten Tebo, Jambi. Seperti jutaan petani sawit kecil lainnya
Kamis, 1 Januari 2026 - 00:20 WIB
Ilustrasi perkebunan kelapa sawit di Sumatera
Sumber :
  • Ammar Ramzi

tvOnenews.com — Pagi itu, Andi memotret anak bungsunya yang tengah asyik bermain di antara barisan pohon sawit di Kabupaten Tebo, Jambi. Seperti jutaan petani sawit kecil lainnya di Indonesia, hidupnya bergantung pada kesuburan tanah dan ketersediaan pupuk.

Selama bertahun-tahun, harga pupuk yang terus merangkak naik menjadi beban yang sulit dihindari. Namun, akhir 2025 membawa kabar yang membuatnya kembali tersenyum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemerintah resmi menurunkan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi sebesar 20 persen. Kebijakan yang mulai berlaku sejak 22 Oktober 2025 ini menjadi tonggak baru dalam sejarah subsidi pupuk nasional.

Nataru, Petrokimia Gresik Siapkan Stok Pupuk
Nataru, Petrokimia Gresik Siapkan Stok Pupuk
Sumber :
  • tim tvone - tim tvone

Untuk pertama kalinya, harga pupuk justru diturunkan tanpa menambah beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Kami keluarga petani sawit skala kecil. Pemakaian pupuk Phonska dari Pupuk Indonesia sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan nitrat dan nitrit tanaman kami,” ujar Andi kepada tvOnenews.com, Kamis (31/12/2025).

Bagi Andi, pupuk bukan sekadar sarana produksi. Ia adalah penentu hidup. Selama ini, pupuk bersubsidi kerap tiba di desanya dengan harga jauh di atas ketentuan.

Jarak distribusi yang panjang membuat harga melonjak sebelum sampai ke tangan petani.

“Soalnya biasanya dari Jawa nyampe Jambi jadi mahal. HET yang seharusnya seratus ribuan bisa sampai Rp180 ribu ke tangan petani,” keluhnya.

Harapan petani seperti Andi sejatinya mencerminkan wajah ekonomi Indonesia yang masih sangat bertumpu pada sektor kelapa sawit.

Industri ini menyumbang sekitar 4,5 persen terhadap Produk Domestik Bruto nasional dan menjadi tulang punggung surplus neraca perdagangan selama lebih dari 66 bulan berturut-turut hingga akhir 2025.

Lebih dari 16 juta tenaga kerja terlibat langsung, sementara puluhan juta lainnya menggantungkan hidup pada ekosistem sawit.

Mentan Andi Amran Sulaiman dan KSP Qodari saat menemui petani dalam sidak kios pupuk di Lampung.
Mentan Andi Amran Sulaiman dan KSP Qodari saat menemui petani dalam sidak kios pupuk di Lampung.
Sumber :
  • Kementan

Di tengah ketergantungan tersebut, pemerintah mengambil langkah yang dinilai strategis. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebut penurunan HET pupuk sebagai arahan langsung Presiden Prabowo Subianto.

“Hari ini diumumkan atas arahan Bapak Presiden, harga pupuk turun 20 persen dan berlaku mulai hari ini. Ini tidak pernah terjadi sepanjang sejarah,” tegas Amran.

Harga pupuk urea kini turun menjadi Rp1.800 per kilogram, pupuk NPK menjadi Rp1.840 per kilogram, pupuk organik menjadi Rp640 per kilogram, dan jenis lainnya juga mengalami penyesuaian serupa. Bagi petani, selisih harga ini berarti pengurangan biaya produksi yang signifikan.

Langkah tersebut bukan tanpa hitungan. Pemerintah mengklaim pembenahan tata kelola pupuk bersubsidi mampu menghemat anggaran hingga Rp10 triliun dan menekan biaya produksi pupuk sebesar 26 persen. Efisiensi itu kemudian “dikembalikan” kepada rakyat dalam bentuk harga pupuk yang lebih murah.

Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menilai PT Pupuk Indonesia menjadi contoh keberhasilan holdingisasi BUMN pangan.

Melalui revisi kebijakan subsidi, perusahaan pelat merah itu mampu memperbaiki struktur keuangan sekaligus menjaga pasokan pupuk bagi petani.

“Efisiensi ini kemudian dikembalikan ke rakyat dalam bentuk diskon pupuk bersubsidi sebesar 20 persen,” ujarnya.

Namun, harga murah saja tidak cukup. Tantangan berikutnya adalah memastikan pupuk benar-benar sampai ke petani dengan harga sesuai ketentuan.

Pemerintah pun memperketat pengawasan distribusi melalui sistem digital e-rencana penyediaan dan penyaluran subsidi pupuk yang terintegrasi dengan aplikasi IPUBERS milik PT Pupuk Indonesia.

Distributor dan pengecer yang terbukti menjual pupuk di atas HET tak lagi diberi toleransi. Izin usaha bisa dicabut tanpa kompromi.

Bagi Andi, kebijakan ini memberi harapan baru. Dengan biaya pupuk yang lebih terjangkau, ia berharap hasil panen sawitnya bisa meningkat, sementara beban hidup keluarganya perlahan berkurang.

“Kalau pupuknya benar-benar sampai dengan harga sesuai, kami bisa lebih tenang. Produksi naik, biaya turun, hidup juga ikut membaik,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di balik angka-angka ekonomi dan kebijakan negara, cerita Andi adalah gambaran nyata bagaimana pupuk bersubsidi bukan sekadar soal harga.

Itu adalah penopang harapan bagi jutaan petani yang menjaga denyut ekonomi Indonesia dari kebun-kebun di pelosok negeri.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Modal Janji Jadi Wakil Bupati, Vicky Prasetyo Bikin Nunun Lusida Gelontorkan Uang Ratusan Juta

Modal Janji Jadi Wakil Bupati, Vicky Prasetyo Bikin Nunun Lusida Gelontorkan Uang Ratusan Juta

Nunun Lusida mengaku menyerahkan uang Rp700 juta kepada Vicky Prasetyo setelah dijanjikan mantan suaminya bakal dijadikan calon wakil bupati.
Pernah Jadi Pemain Terbaik La Liga dan Cetak 42 Gol Semusim, Gelandang Berdarah Banten Ini Berpeluang Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia

Pernah Jadi Pemain Terbaik La Liga dan Cetak 42 Gol Semusim, Gelandang Berdarah Banten Ini Berpeluang Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia

Abdurrahman Iwan Kuswanto, gelandang berdarah Banten yang sempat diabaikan Shin Tae-yong, kini bersinar di Qatar dan berpotensi dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia.
Dua Pembalap Italia Masuk Daftar, Aprilia Gerak Cepat Cari Tandem Marco Bezzecchi untuk MotoGP 2027: 

Dua Pembalap Italia Masuk Daftar, Aprilia Gerak Cepat Cari Tandem Marco Bezzecchi untuk MotoGP 2027: 

CEO Aprilia, Massimo Rivola, tidak menutup kemungkinan membentuk duet sesama pembalap Italia di untuk formasi rider mereka di MotoGP 2027.
Hasil Muktamar PII ke-XXXIII: Amsal Alfian Nahkodai PB PII Dua Tahun ke Depan

Hasil Muktamar PII ke-XXXIII: Amsal Alfian Nahkodai PB PII Dua Tahun ke Depan

Muktamar Nasional Pelajar Islam Indonesia (PII) ke-XXXIII yang digelar di Palembang resmi menetapkan Amsal Alfian sebagai Ketua Umum Pengurus Besar (PB) PII ...
Kanwil Kemenag Jatim Gelar Rukyatul Hilal Awal Ramadan di 21 Titik Lokasi

Kanwil Kemenag Jatim Gelar Rukyatul Hilal Awal Ramadan di 21 Titik Lokasi

Kantor Wilayah Kementerian Agama RI Provinsi Jawa Timur melaksanakan Rukyatul Hilal awal Ramadan 1447 H pada Selasa (17/2), bertepatan dengan 29 Sya’ban 1447 H.
Inter Milan Pincang ke Norwegia, Dua Jenderal Lapangan Tengah Absen di Liga Champions Lawan Bodo/Glimt

Inter Milan Pincang ke Norwegia, Dua Jenderal Lapangan Tengah Absen di Liga Champions Lawan Bodo/Glimt

Inter Milan dipastikan tidak turun dengan kekuatan penuh saat bertandang ke markas Bodo/Glimt dalam lanjutan Liga Champions. Dua gelandang utama mereka absen.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Megawati Hangestri membuktikan kualitasnya bersama Jakarta Pertamina Enduro (JPE) di Proliga 2026. Sejak awal musim sudah “diperkenalkan” sebagai pemain asing
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT