News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pedagang Kalibata Diperiksa Polda Metro, Akui Rugi Hampir Rp100 Juta Usai Kerusuhan Matel Tewas

Pedagang Kalibata diperiksa Polda Metro Jaya usai kerusuhan Matel tewas. Salah satu korban mengaku rugi hampir Rp100 juta akibat lapak rusak dan terbakar.
Jumat, 2 Januari 2026 - 11:38 WIB
Pedagang Kalibata Diperiksa Polda Metro, Akui Rugi Hampir Rp100 Juta Usai Kerusuhan Matel Tewas
Sumber :
  • Adinda Ratna Safira

Jakarta, tvOnenews.com — Salah seorang pedagang di Kalibata bernama Henny Maria memenuhi panggilan pemeriksaan oleh Polda Metro Jaya pada Jumat (2/1/2026), setelah warung miliknya mengalami kerusakan pasca tewasnya dua orang mata elang (Matel) yang berujung kerusuhan.

Henny menuturkan jadwal pemeriksaan dilakukan sekitar pukul 10.00 WIB. Selain dirinya, sekitar 15 hingga 20 orang saksi lainnya juga dijadwalkan menjalani pemeriksaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Iya (penuhi panggilan pemeriksaan), kebetulan kita dapat panggilan resmi dari Polda. Jadi untuk melengkapi mungkin proses penyidikan, pemanggilan saksi, dan laporan kerugian atau segala macam yang kemarin sudah diproses sebelumnya di Pospol,” kata Henny di Polda Metro Jaya, Jumat (2/1/2026).

Lebih lanjut, Henny belum mengungkap secara detail materi pemeriksaan. Namun, ia menyebut pemeriksaan berkaitan dengan kesaksian serta kerugian yang dialaminya akibat kerusuhan tersebut.

“Pemeriksaannya mungkin laporan-laporan terkait kerugian kita apa saja, sebanyak apa, sebesar apa. Lalu mungkin saksi yang mengetahui kejadian kebakaran di Kalibata. Itu mungkin kita akan ditanya lagi secara detail. Kurang lebih seperti itu,” jelas Henny.

Dalam pemeriksaan ini, Henny mengaku tidak membawa barang bukti tambahan, termasuk rekaman CCTV. Menurutnya, banyak bukti visual kejadian telah tersebar luas di media sosial.

“Kalau bukti CCTV sih enggak ada, tapi kan sudah banyak viral di media sosial ya. Untuk proses terjadinya kebakaran sampai terjadinya kerusuhan, saya rasa sudah ada di media sosial,” tegasnya.

Atas peristiwa tersebut, Henny mengaku mengalami kerugian dengan nilai hampir mencapai Rp100 juta.

“Kerugian puluh-puluhan juta sih ya, hampir Rp100 juta lah kurang lebih,” ucapnya.

Sebelumnya, enam anggota Polri ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pengeroyokan yang menyebabkan tewasnya dua orang mata elang berinisial MET (41) dan NAT (32). Peristiwa itu terjadi di kawasan Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, pada Kamis (11/12/2025).

Pasca tewasnya dua Matel tersebut, sejumlah orang melakukan pengrusakan hingga pembakaran lapak pedagang di sekitar lokasi kejadian.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, mengatakan akibat insiden tersebut sejumlah kendaraan warga mengalami kerusakan.

“Akibat dari peristiwa tersebut, beberapa fasilitas warga mengalami kerusakan. Berdasarkan pendataan, kendaraan roda empat yang rusak meliputi 4 unit taksi B2317SDX dengan kondisi kaca pecah, kemudian Toyota Kijang Krista B8339GF, Toyota Avanza B1196RZU, dan Suzuki Ertiga B1714RZO. Selain itu, terdapat kendaraan roda dua sebanyak 7 unit sepeda motor yang rusak,” kata Trunoyudo di Polda Metro Jaya, dikutip Sabtu (13/12/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain kendaraan, Trunoyudo menyebut belasan lapak pedagang kaki lima di lokasi kejadian mengalami kerusakan berat hingga terbakar.

“Kemudian bangunan dan fasilitas warga, 14 lapak pedagang rusak, 2 kios terbakar atau rusak berat, serta 2 rumah warga mengalami kerusakan seperti kaca pecah,” jelas Trunoyudo. (ars/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Kronologi kecelakaan bermula saat truk bernomor polisi B 9548 MV yang dikemudikan TM melaju dari arah Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi menuju Rawa Panjang. 
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral sebuah video di media sosial penuturan dari seorang laki-laki yang mengaku utusan Tuhan yakni Imam Mahdi. Lokasi diketahui di Surabaya Utara, Jawa Timur.
Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Hengki menegaskan larangan vape ini tak hanya berlaku saat dinas di kantor, tetapi juga di luar lingkungan kerja Polri bagi seluruh Pegawai Negeri pada Polri.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Modus perekrutan WNI TPPO sebagai tentara bayaran di Rusia ternyata dipromosikan melalui media sosial TikTok, Facebook, serta grup info loker oleh dua tersangka
Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral sebuah video di media sosial penuturan dari seorang laki-laki yang mengaku utusan Tuhan yakni Imam Mahdi. Lokasi diketahui di Surabaya Utara, Jawa Timur.
Selengkapnya

Viral