News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BMKG Catat 6.657 Gempa Guncang NTB Sepanjang 2025, Mayoritas Dangkal dan Bermagnitudo Kecil

BMKG mencatat 6.657 gempa bumi mengguncang NTB sepanjang 2025. Mayoritas bermagnitudo kecil dan dangkal, dipicu subduksi dan Flores Back Arc Thrust.
Jumat, 2 Januari 2026 - 12:53 WIB
Ilustrasi gempa.
Sumber :
  • Antara

Mataram, tvOnenews.com — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat aktivitas kegempaan di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) sepanjang tahun 2025 tergolong tinggi. Dalam periode 1 Januari hingga 21 Desember 2025, tercatat 6.657 kejadian gempa bumi mengguncang provinsi kepulauan tersebut.

Kepala Stasiun Geofisika Mataram, Sumawan, menjelaskan tingginya seismisitas di NTB dipicu oleh kombinasi aktivitas tektonik utama yang saling berinteraksi. “Seismisitas tersebut disebabkan oleh aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia di bagian selatan pulau, Flores Back Arc Thrust segmen Sumbawa di bagian utara, serta sesar aktif di darat dan laut,” kata Sumawan dalam laporannya di Mataram, Jumat (2/1/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari ribuan kejadian tersebut, BMKG mencatat 51 gempa dirasakan langsung oleh masyarakat di berbagai wilayah NTB. Meski jumlah gempa terasa relatif kecil dibanding total kejadian, data ini menunjukkan perlunya kewaspadaan berkelanjutan mengingat posisi NTB yang berada di kawasan tektonik aktif.

Mayoritas Gempa Bermagnitudo Kecil dan Dangkal

BMKG merinci karakteristik gempa yang terjadi sepanjang 2025 didominasi oleh gempa bermagnitudo kecil dan berkedalaman dangkal. Rinciannya sebagai berikut:

  • 5.764 kejadian gempa bermagnitudo kurang dari 3,0

  • 5.414 kejadian gempa dengan kedalaman kurang dari 60 kilometer

  • 51 kejadian gempa dirasakan masyarakat

Karakter gempa dangkal ini berpotensi lebih terasa di permukaan, meski sebagian besar tidak menimbulkan kerusakan signifikan. Namun, pada kondisi tertentu, gempa dangkal tetap dapat berdampak serius, terutama jika terjadi di dekat permukiman padat.

Januari Jadi Bulan Paling Aktif

Dari sisi temporal, aktivitas gempa paling tinggi terjadi pada awal tahun. BMKG mencatat:

  • Januari 2025: 792 kejadian gempa

  • Maret 2025: 724 kejadian gempa

  • April 2025: 712 kejadian gempa

Lonjakan aktivitas pada periode tersebut mempertegas pola kegempaan NTB yang cenderung fluktuatif namun konsisten aktif sepanjang tahun.

Dua Sistem Tektonik Aktif

Secara geologis, NTB berada di atas zona subduksi aktif dan dipengaruhi oleh dua sistem tektonik utama. Di bagian selatan, subduksi lempeng Indo-Australia menjadi pemicu utama gempa bumi, aktivitas gunung api, serta pembentukan struktur patahan aktif.

Sementara di bagian utara, terdapat Flores Back Arc Thrust, yakni patahan naik yang membentang dari barat ke timur di bawah Laut Flores. Sistem ini dikenal sebagai sumber gempa bumi yang berpotensi merusak.

BMKG menegaskan, Sesar Naik Flores merupakan salah satu sumber gempa paling berbahaya di wilayah utara NTB. Sesar ini pula yang memicu gempa bumi merusak Pulau Lombok pada 2018, yang menyebabkan kerusakan luas dan korban jiwa.

Imbauan Kesiapsiagaan dari BMKG

Seiring tingginya aktivitas kegempaan, BMKG mengimbau masyarakat NTB untuk tetap tenang dan sigap saat gempa terjadi. Beberapa langkah keselamatan yang ditekankan antara lain:

  • Berlindung di bawah meja yang kokoh untuk menghindari benda jatuh

  • Menjauhi jendela kaca dan perabot yang berpotensi roboh

  • Jika berada di gedung bertingkat, gunakan tangga darurat, hindari lift dan eskalator

  • Saat berada di luar ruangan, menjauh dari tiang, pohon, dan sumber listrik

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

BMKG juga mengingatkan pentingnya memahami jalur evakuasi serta mengikuti informasi resmi dari instansi berwenang guna meminimalkan risiko saat gempa bumi terjadi.

Dengan catatan ribuan kejadian gempa sepanjang 2025, NTB kembali diingatkan sebagai wilayah dengan risiko seismik tinggi. Kesiapsiagaan masyarakat dan penguatan mitigasi bencana menjadi kunci untuk mengurangi dampak gempa di masa mendatang. (ant/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jurus Pemerintah Tahan Kenaikan Harga Tiket Pesawat, Terapkan Batas 13% Imbas Melonjaknya Harga Avtur

Jurus Pemerintah Tahan Kenaikan Harga Tiket Pesawat, Terapkan Batas 13% Imbas Melonjaknya Harga Avtur

Intervensi fiskal yang dilakukan pemerintah terhadap harga tiket pesawat dinilai penting karena avtur menyumbang sekitar 40 persen dari total biaya operasional maskapai.
Penumpang KM Dorolonda Tertangkap Usai Bawa 1,07 Kg Ganja

Penumpang KM Dorolonda Tertangkap Usai Bawa 1,07 Kg Ganja

Seorang penumpang KM Dorolonda berinisial RS diamankan Polres Manokwari setelah tertangkap basah membawa 1,07 kilogram ganja dari Jayapura, Papua.
BBKSDA Sumut Evakuasi dan Lepasliarkan Seekor Orangutan Sumatra di Kawasan Taman Nasional Gunung Leuser

BBKSDA Sumut Evakuasi dan Lepasliarkan Seekor Orangutan Sumatra di Kawasan Taman Nasional Gunung Leuser

Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara (Sumut) melepasliarkan satu individu Orangutan Sumatra (Pongo Abelii) ke hutan primer kawasan Ta
Jaringan Komunikasi Sosial Jakarta Gelar Halalbihalal, Perkuat Kolaborasi Dukung Jakarta Kota Global

Jaringan Komunikasi Sosial Jakarta Gelar Halalbihalal, Perkuat Kolaborasi Dukung Jakarta Kota Global

Jaringan Komunikasi Sosial Jakarta kembali menggelar acara silaturahmi dan halalbihalal bertajuk Merajut Silaturahmi, Memperkuat Persaudaraan' di Teras Lenteng
Bejat, Dua Kasus Kekerasan Seksual Terjadi pada Anak 9 dan 17 Tahun di OKU Selatan

Bejat, Dua Kasus Kekerasan Seksual Terjadi pada Anak 9 dan 17 Tahun di OKU Selatan

Satreskrim Polres Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatra Selatan membongkar dua kasus kekerasan seksual yang terjadi kepada anak di bawah umur.
Bukit Dami Leces, Wisata Favorit Baru untuk Menikmati Sunset

Bukit Dami Leces, Wisata Favorit Baru untuk Menikmati Sunset

Menariknya, untuk menikmati keindahan Bukit Dami wisatawan tidak dikenakan tiket masuk cukup membayar biaya parkir.

Trending

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA siapkan aturan baru izinkan liga main satu laga di luar negeri per musim. Indonesia berpotensi hadirkan laga Liga Inggris hingga Serie A di Tanah Air.
John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

Kabar melegakan datang dari Slovakia untuk pecinta sepak bola tanah air. Gelandang andalan Timnas Indonesia Marselino Ferdinan akhirnya kembali mencicipi atmosf
Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Tersimpan kisah menarik mengenai keberanian I Neroverdi dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes
Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Peluang Megawati Hangestri untuk reuni dengan Yeum Hye-seon di Red Sparks pada V League musim depan sudah tertutup.
Selengkapnya

Viral