Seskab Teddy Sebut 1.000 Hunian untuk Korban Bencana Sumatra Rampung Dibangun dalam Sebulan
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya memaparkan progres signifikan pemerintah dalam upaya pemulihan pasca-bencana.
Hanya dalam kurun waktu satu bulan, pemerintah berhasil membangun lebih dari 1.000 unit rumah hunian yang tersebar di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Melalui informasi yang dibagikan lewat akun resmi @sekretariat.kabinet pada Jumat (2/1), Teddy menjelaskan bahwa proyek ini merupakan bagian dari target besar pembangunan 15.000 hunian yang dikelola melalui Danantara.
"Dalam satu bulan pascabencana, pemerintah bergerak cepat dengan sudah selesai membangun lebih dari 1.000 unit rumah hunian di tiga provinsi seiring dengan pembangunan rumah lainnya serta perbaikan fasilitas publik secara berkala," ujar Teddy di Jakarta.
Langkah cepat ini dipertegas dengan peninjauan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto pada hari pertama tahun 2026, Kamis (1/1).
Presiden mengecek progres 600 unit pertama di Kabupaten Aceh Tamiang sekaligus memimpin rapat koordinasi terkait percepatan pemulihan.
Hunian yang dibangun di Aceh Tamiang ini didesain sebagai kawasan pemukiman modern.
Pemerintah melengkapinya dengan berbagai fasilitas penunjang seperti akses internet gratis (wifi), aliran listrik, air bersih, sarana ibadah, area bermain anak, serta lokasi yang strategis di pinggir jalan raya.
Teddy menambahkan, di lahan milik BUMN seluas 5,5 hektare tersebut, total akan dibangun sebanyak 2.500 unit rumah. Sementara itu, di area seberang kompleks, pemerintah juga menyediakan lahan seluas 3,5 hektare untuk hunian tetap.
"Pemerintah membangun hunian yang layak dan cepat untuk selanjutnya pemerintah daerah mendata dan mengatur warga yang akan menempati rumah hunian tersebut," jelas Teddy.
Terkait pemilihan lokasi, Teddy menegaskan bahwa seluruh hunian dibangun dengan standar keamanan yang ketat.
Lokasi rumah dipastikan berada di zona aman bencana, memiliki aksesibilitas yang baik menuju fasilitas umum, dekat dengan akses jalan utama, serta memudahkan warga untuk mencapai tempat bekerja.
Saat ini, pemerintah daerah setempat tengah melakukan pendataan agar distribusi hunian dapat berjalan tepat sasaran bagi warga terdampak. (ant/dpi)
Load more