News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soal Bantuan Asing untuk Bencana Sumatera, Presiden Prabowo: Bodoh Sekali Kalau Kita Tolak

Presiden Prabowo Subianto komentari soal bantuan asing untuk korban bencana banjir dan longsor di Sumatera dan Aceh.
Jumat, 2 Januari 2026 - 20:38 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto meninjau pembangunan hunian sementara korban bencana di Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (1/1/2025).
Sumber :
  • tim tvOne/Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Prabowo Subianto komentari soal bantuan asing untuk korban bencana banjir dan longsor di Sumatera dan Aceh.

Dalam hal tersebut, ia jelaskan, pemerintah Indonesia tidak menolak. Bahkan menurutnya, bodoh sekali jika bantuan tersebut ditolak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan kata dia, pemerintah Indonesia tidak pernah menolak dan menurutnya, bila bantuan tersebut ditolak, itu sangat bodoh sekali.

"Tolong, jangan diartikan kita sombong atau tidak mau menerima bantuan. Ini masalah kemanusiaan," beber Presiden Prabowo saat tinjau pembangunan rumah hunian Danantara di Aceh Tamiang, pada Kamis (1/1/2026) kemarin.

Selain itu dia menegaskan, "Kalau siapapun yang mau bantu, masa kita tolak. Bodoh sekali kalau kita tolak."

Meski demikian, Prabowo memberikan catatan terkait bantuan asing.

Saat menerima bantuan, bukan berarti negara Indonesia tidak mampu menangani bencana di Sumatra.

Prabowo juga melaporkan hingga kini sudah sebanyak Rp60 triliun digelontorkan.

"Tapi, kita masalahnya adalah sebagai pemerintah. Kita tidak mau mengatakan kita tidak mampu, karena kita benar-benar mampu."

"Kita tidak memberi isyarat bahwa kita tidak mampu, tapi kita juga manusia kalau ada yang mau membantu ya kita terima dengan baik."

"Kita salurkan langsung. Yang mau bantu ke Aceh monggo. Mau bantu ke Sumbar, mau bantu ke Sumut silahkan. Nanti kita fasilitasi menteri-menteri, kepala badan (ikut membantu menyalurkan)," beber Presiden Prabowo.

Di sisi lain, ia juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pihak-pihak non pemerintah yang sudah memberikan bantuan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Misalnya ada perusahan yang mengirim 200.000 pieces ke korban bencana.

"Kita terima kasih langsung disalurkan," pungkasnya. (aag)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Hengki menegaskan larangan vape ini tak hanya berlaku saat dinas di kantor, tetapi juga di luar lingkungan kerja Polri bagi seluruh Pegawai Negeri pada Polri.
Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan militernya berhasil menggagalkan sekitar 28.000 serangan pesawat tak berawak (drone) milik Ukraina selama Oktober 2026.
Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Modus perekrutan WNI TPPO sebagai tentara bayaran di Rusia ternyata dipromosikan melalui media sosial TikTok, Facebook, serta grup info loker oleh dua tersangka
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Ada Eks Polri hingga TNI, 58 WNI Jadi Korban TPPO Modus Tentara Bayaran di Rusia

Ada Eks Polri hingga TNI, 58 WNI Jadi Korban TPPO Modus Tentara Bayaran di Rusia

Menurut Brigjen Pol Nurul Azizah selaku Dirtipid PPA-PPO Bareskrim Polri ada 58 WNI yang menjadi korban TPPO bahkan tak sedikit dari mantan TNI hingga Polisi.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Modus perekrutan WNI TPPO sebagai tentara bayaran di Rusia ternyata dipromosikan melalui media sosial TikTok, Facebook, serta grup info loker oleh dua tersangka
Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Hengki menegaskan larangan vape ini tak hanya berlaku saat dinas di kantor, tetapi juga di luar lingkungan kerja Polri bagi seluruh Pegawai Negeri pada Polri.
Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan militernya berhasil menggagalkan sekitar 28.000 serangan pesawat tak berawak (drone) milik Ukraina selama Oktober 2026.
Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Selengkapnya

Viral