Virus Super Flu Masuk Indonesia, Pemprov Jakarta Minta Warga Tidak Panik
- pixabay
Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meminta masyarakat tidak panik terkait kemunculan varian Influenza A (H3N2) subclade K atau super flu di Indonesia.
Hal itu disampaikan oleh Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik Chico Hakim.
Chico menjelaskan, super flu bukanlah virus baru yang super ganas. Meski demikian, virus ini lebih mudah menular dibandingkan subclade sebelumnya.
“Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI telah mengonfirmasi bahwa situasi ini masih terkendali secara nasional,” kata Chico kepada tvOnenews, Sabtu (3/1/2026).
Dia menegaskan Pemprov Jakarta sejalan dengan imbauan Kemenkes untuk menghindari kepanikan berlebih di masyarakat.
“Kami mengajak warga Jakarta tetap tenang, tapi waspada dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) untuk mencegah penularan,” ujar Chico.
Pihaknya mengimbau kepada warga Jakarta untuk memakai masker jika sedang sakit atau di tempat ramai dan tertutup. Kemudian, cuci tangan pakai sabun secara rutin.
Tutup mulut dan hidung saat batuk dan bersin, istirahat di rumah jika sedang flu, serta menjaga daya tahan tubuh dengan makan makanan bergizi, rutin berolahraga, dan istirahat cukup.
“Segera periksa ke fasilitas kesehatan terdekat (Puskesmas atau RS) jika gejala tidak membaik dalam 3 hari atau ada tanda berat seperti sesak napas,” ungkap Chico.
Lebih lanjut, Pemprov Jakarta juga mengimbau masyarakat kelompok rentan untuk melakukan vaksinasi influenza.
“Khusus kelompok rentan (anak-anak, lansia, ibu hamil, dan penderita komorbid), kami sarankan pertimbangkan vaksinasi influenza tahunan yang tersedia di faskes kita,” tandas Chico. (saa/dpi)
Load more