Gara-gara Google Maps Banyak Motor dari Puncak Melaju ke Arah Tol Jagorawi di Simpang Gadog
- Aldi Herlanda/tvOnenews.com
Jakarta, tvOnenews.com - Simpang Gadog mungkin membuat bingung bagi para pengendara sepeda motor khususnya yang melintas dari arah Puncak menuju Jakarta.
Tak sedikit dari para pengendara sepeda motor justru bablas ke arah Tol Jagorawi terutama saat diberlakukannya skema one way dari Puncak menuju Jakarta.
Seharusnya para pemotor berbelok ke kiri menuju jalur arteri Ciawi saat sesampainya di Simpang Gadog atau sebagai titik kenal lampu merah Gadog.
Berdasarkan pantauan di lokasi pada sore menjelang malam, lebih dari tujuh kendaraan roda doa melaju dengan kecepatan tinggi mengarah Tol Jagorawi.
- Aldi Herlanda/tvOnenews.com
Namun para petugas yang tengah melakukan pengaturan lalu lintas di Pos Polisi Gadog langsung meneriaki para pemotor tersebut agar tidak terus melaju.
Selanjutnya, para pemotor ini diarahkan oleh Polisi ke arah Jalur Ciawi yang memang jalur untuk pemotor.
KBO Satlantas Polres Bogor Ardian Novianto mengungkapkan, bahwa kebanyakan dari pengendara tersebut tidak mengetahui jalan dan mengikuti google maps.
"Rata-rata mereka pake Google Maps, ke arah Jakarta pulangnya, cuma pada saat penggunaan Google Maps rutenya ke arah Jakarta, dia tidak merubah, yang seharusnya Google Maps itu menunjukan mobil, dia tidak rubah ke motor," katanya kepada tvOnenews, Minggu (4/1/2026).
Ardian mengaku bahwa Satlantas Polres Bogor telah memberikan plang untuk pemotor agar tidak melaju ke arah jalan tol.
Namun fokusnya kepada maps membuat para pengendara tidak melihat plang pemberitahuan tersebut.
"Untuk kendaraan (menerobos) kita berhentikan dan kita arahkan ke jalur arteri ke arah Ciawi sampai dengan Jakarta," ujarnya.
Ardian memastikan para anggotanya terus melakukan penjagaan agar para pengendara motor tidak mengarah tol jagorawi agar menghindari pelanggaran lalu lintas dan keselamatan pemotor itu sendiri.
"Kita sudah pasang di depan bahwa kendaraan roda dua itu ke arah Ciawi, untuk roda empat itu je arah tol. Kebanyakan itu tidak dibaca karena lebih banyak melihat Google Maps," tandasnya. (aha/muu)
Load more