Prabowo Sindir Kelompok Nyinyir: Kita Akan Bekerja dengan Bukti, Bukan Janji
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com — Presiden RI, Prabowo Subianto, mengaku tidak menutup mata terhadap berbagai kelompok yang kerap melontarkan kritik sinis terhadap pemerintahannya.
Namun, Prabowo menegaskan dirinya memilih tidak ambil pusing dan lebih memprioritaskan kerja nyata ketimbang merespons nyinyiran.
Sikap tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan pidato dalam perayaan Natal Nasional 2025 yang digelar di Tennis Indoor Senayan, Jakarta Pusat, Senin (5/1/2026) malam hari.
Ia menekankan bahwa masa depan bangsa tidak ditentukan oleh suara sumbang, melainkan oleh kerja dan pembuktian di lapangan.
“Kita memiliki masa depan yang bagus walaupun ada kelompoknya nyinyir, iya kan? Nggak apa-apa, nggak apa-apa. Kita akan bekerja dengan bukti bukan dengan janji saja,” kata Prabowo.
Dalam pidatonya, Prabowo turut menyinggung komitmen lama yang selalu ia gaungkan sejak masih aktif di dunia politik jauh sebelum menjadi presiden, yakni mewujudkan swasembada pangan. Ia menegaskan isu tersebut bukan janji baru yang muncul saat kampanye terakhir.
“Yang jelas waktu saya kampanye sudah sekian puluh tahun, saya selalu bicara Indonesia harus swasembada pangan, selalu saya bicara dimanapun waktu saya masih di Golkar pun, saya sudah bicara. Itu saksinya banyak orang Golkar di sini karena saya alumni Golkar,” ucap Prabowo.
Ia menambahkan, komitmen itu tetap konsisten hingga dirinya terpilih sebagai Presiden RI. Swasembada pangan, khususnya beras, disebut menjadi fokus utama pemerintahannya sejak awal menjabat.
“Saya tidak berubah waktu saya kampanye terakhir swasembada pangan yang pertama dan begitu saya jadi Presiden itu fokus saya. Dan saya beri kepada tim saya, kita harus swasembada beras 4 tahun itu target saya 4 tahun,” sambungnya.
Prabowo kemudian mengklaim target tersebut berhasil dicapai jauh lebih cepat dari rencana. Ia menyatakan Indonesia tidak lagi melakukan impor beras sepanjang 2025 dan telah mencapai swasembada beras dalam waktu satu tahun.
“Di perayaan Natal ini saya dengan bangga, hari ini saya menyampaikan bahwa begitu lewat 31 Desember 2025, bangsa Indonesia sekarang sudah swasembada beras. Tahun 2025 kita tidak impor beras sama sekali,” ucapnya.
Load more