News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Profil dr. Richard Lee: Dokter Kecantikan Populer yang Kini Terseret Perkara Hukum

Profil dr. Richard Lee, dokter kecantikan dan pengusaha skincare ternama yang kini ditetapkan sebagai tersangka. Simak perjalanan hidup dan kariernya.
Selasa, 6 Januari 2026 - 12:08 WIB
Kolase Dokter Samira Farahnaz atau Doktif (Dokter Detektif) dan dr. Richard Lee.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com — Nama dr. Richard Lee selama bertahun-tahun dikenal luas sebagai dokter kecantikan, pengusaha skincare, sekaligus kreator konten edukasi yang berpengaruh di Indonesia. Lewat media sosial dan YouTube, ia kerap tampil vokal membahas keamanan produk kecantikan, perawatan kulit, hingga literasi konsumen. Namun, di awal 2026, sosoknya kembali menjadi sorotan publik setelah resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara hukum yang dilaporkan oleh kreator konten Dokter Detektif atau Doktif.

Penetapan tersangka terhadap Richard Lee menandai babak baru dalam konflik panjang yang sebelumnya ramai di media sosial. Kasubdit Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Reonald Simanjuntak menyampaikan bahwa status tersangka terhadap Richard Lee ditetapkan pada 15 Desember 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami sampaikan penetapan tersangka itu dilakukan pada 15 Desember 2025 terhadap saudara RL,” kata Reonald, Selasa (6/1/2026).

Richard Lee dilaporkan terkait dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang berkaitan dengan produk dan layanan treatment kecantikan. Laporan tersebut tercatat dengan nomor LPB 7317/XII/2024/SPKT/Polda Metro Jaya. Meski telah dipanggil untuk pemeriksaan pertama pada 23 Desember 2025, Richard Lee belum memenuhi panggilan penyidik dan meminta penjadwalan ulang.

Di tengah dinamika hukum tersebut, publik kembali menelusuri rekam jejak Richard Lee sebagai figur publik yang berpengaruh di industri kecantikan.

Latar Belakang dan Pendidikan

dr. Richard Lee lahir di Medan, Sumatera Utara, pada 11 Oktober 1985. Ia tumbuh dari keluarga dengan latar belakang ekonomi sederhana. Masa kecil dan remajanya dihabiskan di Palembang, tempat ia menempuh pendidikan dasar hingga menengah di sekolah Xaverius.

Setelah lulus SMA pada 2003, Richard Lee sempat diterima di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Namun, keterbatasan ekonomi dan pertimbangan jarak membuatnya memilih melanjutkan pendidikan di Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya. Dari kampus tersebut, ia meraih gelar sarjana kedokteran pada 2009.

Keinginannya untuk berkembang tidak berhenti di sana. Richard Lee melanjutkan studi pascasarjana dan memperoleh gelar Magister Administrasi Rumah Sakit (MARS) dari Universitas Respati Indonesia pada 2013. Ia juga memperdalam keilmuan estetika di American Academy of Aesthetic Medicine pada 2017, serta mengikuti program pendidikan lanjutan di Atlantic International University pada periode 2020–2021.

Karier dari Dokter Umum hingga Pengusaha Skincare

Karier profesional Richard Lee dimulai sebagai dokter umum di salah satu perusahaan milik Sinarmas Group di Palembang. Dari pengalaman tersebut, ia kemudian memantapkan diri menekuni dunia estetika dan kecantikan.

Langkah tersebut membawanya mendirikan dan mengembangkan klinik kecantikan yang kini dikenal luas di berbagai daerah di Indonesia. Di luar praktik klinis, Richard Lee memanfaatkan media sosial sebagai sarana edukasi publik, terutama terkait keamanan produk skincare, perawatan kulit yang benar, dan literasi konsumen.

Sejak aktif di YouTube pada 2018, kanal “dr. Richard Lee” berkembang pesat. Hingga Juli 2024, kanal tersebut tercatat memiliki sekitar 5,15 juta pelanggan dengan total tayangan lebih dari 581 juta kali. Atas pencapaiannya, ia meraih Silver Play Button pada 2019 dan Gold Play Button pada 2021.

Figur Publik dan Kontroversi

Popularitas Richard Lee tidak lepas dari gaya komunikasinya yang lugas dan kritis. Ia kerap membahas isu sensitif di industri kecantikan, termasuk keamanan produk, klaim berlebihan, hingga regulasi. Sikap ini membuatnya memiliki basis pendukung yang besar, sekaligus memicu perdebatan.

Perseteruannya dengan Doktif bermula dari konten media sosial yang mengkritik produk dan layanan kecantikan miliknya. Richard Lee menilai konten tersebut merugikan nama baiknya, sehingga melaporkan Doktif ke Polres Metro Jakarta Selatan pada Februari 2025. Dalam perkembangannya, Doktif lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka dugaan pencemaran nama baik, sebelum akhirnya Richard Lee menyusul sebagai tersangka dalam laporan terpisah.

Kehidupan Pribadi

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di luar sorotan publik, Richard Lee dikenal sebagai kepala keluarga. Ia menikah dengan dr. Reni Effendi pada 2012 dan dikaruniai tiga orang anak. Kehidupan pribadinya kerap ditampilkan secara terbatas di media sosial, berdampingan dengan aktivitas profesionalnya.

Kasus hukum yang kini menjerat Richard Lee menjadi ujian besar dalam perjalanan karier dan reputasinya. Meski demikian, hingga saat ini proses hukum masih berjalan dan status bersalah atau tidak bersalah akan ditentukan melalui mekanisme peradilan. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perjalanan Addie MS Kenal Musik Orkestra hingga Dirikan Twilite Orchestra

Perjalanan Addie MS Kenal Musik Orkestra hingga Dirikan Twilite Orchestra

Berikut rekapan perjalanan panjang Addie MS, maestro musik Indonesia, mulai dari mengenal musik orkestra hingga membentuk Twilite Orchestra pada 1991 silam.
Diduga Dipicu Puntung Rokok, Karhutla Hanguskan Hampir 1 Hektare Lahan di JSC Palembang

Diduga Dipicu Puntung Rokok, Karhutla Hanguskan Hampir 1 Hektare Lahan di JSC Palembang

Dansatgas Darat Karhutla Sumsel yang juga Danrem 044/Garuda Dempo, Brigjen TNI Khabib Mahfud, turun langsung ke lokasi untuk memantau proses pemadaman. Sedikitnya puluhan personel gabungan dari TNI, pemadam kebakaran (Damkar), dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dikerahkan. Petugas juga menerjunkan hampir 10 unit mobil pemadam kebakaran untuk menjinakkan api.
Kuasa Hukum 86 Korban Buka-bukaan soal Kasus Dugaan Penipuan Emas, Sebut Ada Modus Beli 5 Gram Dapat Bonus 4 Gram

Kuasa Hukum 86 Korban Buka-bukaan soal Kasus Dugaan Penipuan Emas, Sebut Ada Modus Beli 5 Gram Dapat Bonus 4 Gram

Kuasa hukum 86 korban kasus dugaan penipuan investasi emas dan perak oleh PT DGJ memberikan keterangan di Bareskrim Polri, Jumat (9/10/2026). Ada beberapa modus yang digunakan dalam kasus ini.
Resmi Menikah dengan Jang Dong Yoon, Ini Daftar Film dan Drama yang Dibintangi Kim Seung Yoon

Resmi Menikah dengan Jang Dong Yoon, Ini Daftar Film dan Drama yang Dibintangi Kim Seung Yoon

Resmi menikah dengan Jang Dong Yoon, ini daftar film dan drama yang dibintangi aktris Kim Seung Yoon.
Rio Ferdinand dan Ryan Giggs Siap Hidupkan Rivalitas Manchester United Vs Arsenal di SUGBK

Rio Ferdinand dan Ryan Giggs Siap Hidupkan Rivalitas Manchester United Vs Arsenal di SUGBK

Meski hanya berstatus laga ekshibisi, legenda Manchester United, Rio Ferdinand tidak ingin sekadar datang untuk menikmati pertandingan.
Begini Kronologi Kasus Dugaan Penipuan Emas yang Menyeret Artis Kirana Larasati dan Jennifer Coppen

Begini Kronologi Kasus Dugaan Penipuan Emas yang Menyeret Artis Kirana Larasati dan Jennifer Coppen

Kirana Larasati maupun Jennifer Coppen sudah memberikan klarifikasi terkait kasus yang tengah menjadi sorotan publik ini. Simak selengkapnya dalam berita ini.

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Selengkapnya

Viral