News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dasco soal Retret Menteri-Wamen Awal Tahun 2026, Jadi Gaya Prabowo Setiap Tahun?

Menurut Dasco, berdasarkan informasi yang ia terima, kegiatan Retret Kabinet Merah Putih 2026 digelar untuk menyatukan visi para pembantu presiden agar semakin solid.
Selasa, 6 Januari 2026 - 17:56 WIB
Presiden Prabowo Subianto
Sumber :
  • YouTube/Setpres

Jakarta, tvOnenews.com – Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, buka suara terkait kegiatan retret para Menteri dan Wakil Menteri RI yang hari ini digelar di kediaman Presiden RI, Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor, Jawa Barat.

Dasco sekaligus sebagai Ketua Harian DPP Partai Gerindra, menjelaskan tujuan pelaksanaan retret menteri dan wakil menteri di kabinet pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Dasco, berdasarkan informasi yang ia terima, kegiatan tersebut digelar untuk menyatukan visi para pembantu presiden agar kinerja pemerintah semakin solid.

“Saya cuma mendapatkan informasi, karena retret itu kan dilakukan untuk eksekutif kabinet di pemerintahan, bahwa hari ini akan diadakan untuk menyatukan visi supaya timbul lebih besar semangat bekerja untuk rakyat,” kata Sufmi Dasco Ahmad, Selasa (6/1/2026).

Selain itu, Dasco mengatakan, retret tersebut juga diarahkan untuk memperkuat fokus para menteri dan wakil menteri terhadap program-program pemerintah ke depan.

“Dan juga fokus pada program pemerintah di 2026,” ujarnya.

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad
Sumber :
  • Syifa Aulia/tvOnenews

Diketahui, Presiden RI, Prabowo Subianto, membuka agenda retret tertutup Kabinet Merah Putih di Padepokan Garuda Yaksa, Bukit Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026).

Prabowo membahas evaluasi kinerja Kabinet Merah Putih, tantangan nasional, serta penentuan arah kebijakan strategis sepanjang 2026.

Prabowo menegaskan, retret tersebut sengaja digelar di Hambalang sebagai momentum taklimat awal tahun bagi seluruh jajaran kabinet untuk melihat kembali capaian pemerintah sekaligus memetakan langkah ke depan di tengah dinamika global yang terus bergejolak.

“Sengaja mengundang saudara-saudara berkumpul di hambalang di padepokan Garuda Yaksa untuk memberi taklimat awal tahun 2026,” ujar Prabowo dalam sambutannya.

Ia menjelaskan, ada tiga pertimbangan utama di balik pengumpulan seluruh anggota Kabinet Merah Putih. Pertama, melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja pemerintah sepanjang tahun sebelumnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kedua, memahami kondisi objektif bangsa Indonesia di tengah situasi dunia yang tidak stabil. Ketiga, merumuskan sasaran dan langkah konkret yang harus dicapai sepanjang 2026.

“Pertimbangan saya kumpulkan adalah pertama untuk kita evaluasi kinerja kita tahun lalu, selanjutnya kita memahami kondisi bangsa kita di tengah dinamika dan gejolak dunia dan selanjutnya kita melihat ke depan tahun ini langkah-langkah apa yang harus kita laksanakan sasaran-sasaran apa yang harus kita capai,” kata Prabowo. (rpi)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Elektrifikasi 2025 Dinilai Kurang Memuaskan, Prabowo Minta 5.700 Desa Dapat Pasokan Listrik

Elektrifikasi 2025 Dinilai Kurang Memuaskan, Prabowo Minta 5.700 Desa Dapat Pasokan Listrik

Presiden RI, Prabowo Subianto, memberi penekanan keras pada percepatan elektrifikasi nasional setelah terungkap masih ada ribuan desa di Indonesia yang belum menikmati aliran listrik.
Kabar Buruk Jelang FIFA Series 2026, Dua Pilar Timnas Indonesia Dipastikan Absen

Kabar Buruk Jelang FIFA Series 2026, Dua Pilar Timnas Indonesia Dipastikan Absen

Timnas Indonesia menerima kabar buruk menjelang pelaksanaan FIFA Series 2026. Di tengah harapan memaksimalkan turnamen yang digelar di kandang sendiri sebagai ajang evaluasi skuad dan pematangan taktik, dua pemain kunci dipastikan absen akibat sanksi dari FIFA.
Liga Malaysia Terancam Tak Diakui, AFC Blak-blakan Bongkar Ancaman Serius Ini

Liga Malaysia Terancam Tak Diakui, AFC Blak-blakan Bongkar Ancaman Serius Ini

Sepak bola Malaysia terancam memasuki masa kelam menyusul peringatan keras dari Sekretaris Jenderal Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), Datuk Seri Windsor Paul John. Ia menegaskan bahwa Malaysia berpotensi menghadapi sanksi serius dari Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) jika Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) benar-benar dijatuhi hukuman skorsing.
Miris 70 Anak Terpapar Konten Kekerasan di Ruang Digital, Densus 88 Antiteror Polri: Rata-rata Korban Bullying

Miris 70 Anak Terpapar Konten Kekerasan di Ruang Digital, Densus 88 Antiteror Polri: Rata-rata Korban Bullying

Densus 88 Antiteror Polri menegaskan bahwa sebanyak 70 anak di 19 provinsi Indonesia yang terpapar konten kekerasan di ruang digital, perlu dilakukan penanganan prioritas.
PSSI Ambil Langkah Berani, Rekam Jejak John Herdman Bikin Asia Tenggara Terkejut

PSSI Ambil Langkah Berani, Rekam Jejak John Herdman Bikin Asia Tenggara Terkejut

Penunjukan John Herdman sebagai pelatih baru timnas Indonesia langsung menyita perhatian publik sepak bola Asia.
Bareskrim Polri Ungkap Grok AI untuk Konten Asusila Masuk Tindak Pidana

Bareskrim Polri Ungkap Grok AI untuk Konten Asusila Masuk Tindak Pidana

Dirtipidsiber Bareskrim Polri, Brigjen Himawan Bayu Aji angkat bicara soal dugaan penyalahgunaan fitur kecerdasan buatan Grok AI pada platform X, yang digunakan untuk memproduksi dan menyebarkan konten asusila, termasuk manipulasi foto pribadi.

Trending

PSSI Ambil Langkah Berani, Rekam Jejak John Herdman Bikin Asia Tenggara Terkejut

PSSI Ambil Langkah Berani, Rekam Jejak John Herdman Bikin Asia Tenggara Terkejut

Penunjukan John Herdman sebagai pelatih baru timnas Indonesia langsung menyita perhatian publik sepak bola Asia.
Liga Malaysia Terancam Tak Diakui, AFC Blak-blakan Bongkar Ancaman Serius Ini

Liga Malaysia Terancam Tak Diakui, AFC Blak-blakan Bongkar Ancaman Serius Ini

Sepak bola Malaysia terancam memasuki masa kelam menyusul peringatan keras dari Sekretaris Jenderal Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), Datuk Seri Windsor Paul John. Ia menegaskan bahwa Malaysia berpotensi menghadapi sanksi serius dari Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) jika Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) benar-benar dijatuhi hukuman skorsing.
Resmi Bercerai, Ini Bagian Harta Gono-Gini Ridwan Kamil-Atalia Praratya

Resmi Bercerai, Ini Bagian Harta Gono-Gini Ridwan Kamil-Atalia Praratya

Eks Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil resmi bercerai dengan Atalia Praratya usai diputus oleh Pengadilan Agama (PA) Bandung.
Kabar Baik Diterima Chelsea! Cole Palmer Dipastikan Siap Main Lawan Fulham

Kabar Baik Diterima Chelsea! Cole Palmer Dipastikan Siap Main Lawan Fulham

Pelatih sementara Chelsea, Calum McFarlane, memastikan gelandang serang andalannya, Cole Palmer, siap dimainkan saat The Blues bertandang ke markas Fulham pada lanjutan pekan ke-21 Liga Inggris 2025/2026
Elektrifikasi 2025 Dinilai Kurang Memuaskan, Prabowo Minta 5.700 Desa Dapat Pasokan Listrik

Elektrifikasi 2025 Dinilai Kurang Memuaskan, Prabowo Minta 5.700 Desa Dapat Pasokan Listrik

Presiden RI, Prabowo Subianto, memberi penekanan keras pada percepatan elektrifikasi nasional setelah terungkap masih ada ribuan desa di Indonesia yang belum menikmati aliran listrik.
Kabar Buruk Jelang FIFA Series 2026, Dua Pilar Timnas Indonesia Dipastikan Absen

Kabar Buruk Jelang FIFA Series 2026, Dua Pilar Timnas Indonesia Dipastikan Absen

Timnas Indonesia menerima kabar buruk menjelang pelaksanaan FIFA Series 2026. Di tengah harapan memaksimalkan turnamen yang digelar di kandang sendiri sebagai ajang evaluasi skuad dan pematangan taktik, dua pemain kunci dipastikan absen akibat sanksi dari FIFA.
Hansi Flick Buka Suara Jelang Semifinal Piala Super Spanyol, Barcelona Tak Mau Gagal Pertahankan Gelar

Hansi Flick Buka Suara Jelang Semifinal Piala Super Spanyol, Barcelona Tak Mau Gagal Pertahankan Gelar

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, menegaskan target timnya untuk mempertahankan gelar juara Piala Super Spanyol.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT