News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Densus 88 Ungkap 70 Anak di 19 Provinsi Terpapar Konten Kekerasan di Ruang Digital, Terbanyak Ada di Jakarta

Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri mengungkapkan sebanyak 70 anak di 19 provinsi Indonesia terpapar konten kekerasan di ruang digital.
Rabu, 7 Januari 2026 - 14:28 WIB
Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri, Kombes Pol Mayndra Eka Wardhana
Sumber :
  • Adinda Ratna Safira/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri mengungkapkan sebanyak 70 anak di 19 provinsi Indonesia terpapar konten kekerasan di ruang digital.

Kepala BNPT RI, Komjen Pol. Eddy Hartono mengatakan puluhan anak ini, tergabung dalam grup True Crime Community (TCC), yang jika tidak ditangani secara serius, akan masuk dan ekstremisme, radikalisme, dan terorisme.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Anak-anak ini terpapar konten kekerasan di ruang digital khususnya di grup True Crime Community (TCC). Anak-anak ini memang kalau enggak ditangani ya, jadi kalau dalam fase sebelum terorisme, itu akan masuk kepada ekstremisme, kemudian radikalisme, kemudian terorisme,” kata Eddy, di Bareskrim Polri, Rabu (7/1/2026).

“Nah, ini adalah tahap fase awal. Sejak dini kalau tidak ditangani dengan serius dan tidak sinergi dan kolaborasi kementerian/lembaga, ini akan menjadi ancaman ke depannya, khususnya ancaman terorisme,” lanjutnya.

Dalam kesempatan yang sama, Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri, Kombes Pol Mayndra Eka Wardhana menerangkan, dari puluhan anak yang terpapar konten kekerasan digital, paling banyak terdapat di wilayah Jakarta.

“Adapun sebaran wilayah yang teridentifikasi sebagai member group True Crime Community, ada 70 anak di 19 provinsi ya. Di mana provinsi yang terbanyak yaitu DKI Jakarta ada 15 orang, kemudian Jawa Barat 12 orang, dan Jawa Timur 11 orang,” jelas Mayndra.

Adapun sebaran lainnya, di Lampung sebanyak 1 anak, Jawa Tengah 9 anak, DIY 1 anak, Bali 2 anak, NTT 1 anak, Aceh 1 anak, Sumatera Utara 1 anak, Kepri 1 anak, Riau 1 anak, Sumsel 2 anak, Banten 2 anak, Kalbar 2 anak, Kalteng 2 anak, Kalsel 3 anak, Sulteng 1 anak, dan Sultra 2 anak.

Lebih lanjut Mayndra mengatakan, sebaran usia daripada 70 anak ini, didapati rentang usia 11 tahun sampai dengan 18 tahun dan didominasi oleh umur 15 tahun. Jadi transisi antara SMP ke SMA.

Kemudian, Mayndra menerangkan, upaya tindak lanjut yang telah dilakukan oleh pihaknya yakni diberikan asesmen hingga konseling dengan melibatkan para pemangku kepentingan.

“Terhadap 70 anak ini, kurang lebih 67 orang sudah dilakukan asesmen, mapping, konseling, dan sebagainya dengan berbagai stakeholders yang ada di masing-masing wilayah,” jelas Mayndra.

Sementara itu Mayndra menyebutkan, dari mapping dan asesmen yang dilakukan bersama, bisa diidentifikasi penyebab yang memicu anak-anak bergabung dengan komunitas ini, salah satunya adalah terjadinya perundungan.

“Rata-rata yang bersangkutan merupakan korban bullying di sekolah atau di lingkungan masyarakat, jadi di luar sekolah. Kemudian broken home, rata-rata orang tuanya bercerai, meninggal dunia, kurang perhatian, keluarga tidak harmonis, trauma di dalam keluarga atau kerap menyaksikan kekerasan di rumahnya,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian penyebab lainnya yaitu kurang perhatian, orang tua terlalu sibuk, kurang teman, dan butuh apresiasi. Jadi di sini mereka merasa memiliki rumah kedua karena di dalam komunitas ini aspirasi mereka bisa didengarkan oleh rekan-rekannya, bisa terjadi interaksi, dialog, dan saling memberikan rekomendasi atau masukan untuk menyelesaikan solusinya masing-masing, tentunya dengan kekerasan-kekerasan tersebut.

“Selanjutnya adanya akses device berlebihan. Ini rata-rata yang ditemukan dari gawai yang telah dipelajari oleh tim penyelidik di lapangan, rata-rata mereka terlalu sering menggunakan gadget. Ya bisa dikatakan abuse,” tuturnya. (ars/iwh)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Berapa Gaji yang Harus Dibayar Persib Bandung Andai Ingin Pulangkan Alberto Rodriguez dari Liga India

Berapa Gaji yang Harus Dibayar Persib Bandung Andai Ingin Pulangkan Alberto Rodriguez dari Liga India

Inilah perkiraan gaji yang bakal dibayar Persib Bandung jika ingin pulangkan Alberto Rodriguez sebagai alternatif pengganti Federico Barba yang pulang ke Italia
Ini Potret Jule dan Jefri Nichol yang Diduga Liburan Bareng di Bali Usai Kabar Selingkuhi Na Daehoon dengan Safrie dan Yuka

Ini Potret Jule dan Jefri Nichol yang Diduga Liburan Bareng di Bali Usai Kabar Selingkuhi Na Daehoon dengan Safrie dan Yuka

Potret Julia Prastini dan Jefri Nichol yang sedang bersama di Bali dibagikan oleh netizen di media sosial X dan TikTok.
Kedua Istri Insanul Fahmi Saling Lapor ke Polisi, Pihak Wardatina Mawa Menutup Pintu Maaf

Kedua Istri Insanul Fahmi Saling Lapor ke Polisi, Pihak Wardatina Mawa Menutup Pintu Maaf

Polemik rumah tangga Inara Rusli, Mawa dan Insanul Fahmi kian memanas. Sebab tengah perjuangkan pintu damai ke kedua istrinya.
Top 3 Sport 10 Januari: Nova Arianto Dicoret John Herdman, hingga Gabriel Martinelli Dikecam Habis-habisan

Top 3 Sport 10 Januari: Nova Arianto Dicoret John Herdman, hingga Gabriel Martinelli Dikecam Habis-habisan

Top 3 Sport Sabtu, 10 Januari 2026: dicoretnya Nova Arianto, kontroversi Gabriel Martinelli di Premier League, dan kisah sukses Marc Klok bersama Persib Bandung.
Harga Emas Pegadaian Naik Lagi, UBS Tembus Rp2.652.000 per Gram

Harga Emas Pegadaian Naik Lagi, UBS Tembus Rp2.652.000 per Gram

Berikut daftar lengkap harga emas masing-masing produk pada Sabtu 10 Januari 2026
Empat Kecamatan Terendam, Seusai Banjir Bandang Terjang Pati

Empat Kecamatan Terendam, Seusai Banjir Bandang Terjang Pati

Banjir bandang merendam empat wilayah kecamatan di Kabupaten Pati, Jawa Tengah pada Jumat (9/1/2026) malam.

Trending

Banjir Setinggi 2 Meter Landa Kecamatan Tayu Pati Malam Ini, Warga Saling Bantu Lakukan Evakuasi

Banjir Setinggi 2 Meter Landa Kecamatan Tayu Pati Malam Ini, Warga Saling Bantu Lakukan Evakuasi

Banjir dengan ketinggian yang mencapai kisaran 2 meter melanda sejumlah di Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati bagian utara, Jawa Tengah, Jumat (9/1/2026) malam.
Denada Bikin Tulisan Menyentuh usai Digugat atas Dugaan Telantarkan Anak Kandung Selama 24 Tahun: I Miss You

Denada Bikin Tulisan Menyentuh usai Digugat atas Dugaan Telantarkan Anak Kandung Selama 24 Tahun: I Miss You

Penyanyi Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan membuat tulisan rindu mendiang ibunda, almarhumah Emilia Contessa usai digugat anak kandung, Ressa Rizky Rosano.
Bursa Transfer Super League, Persija Jakarta Pastikan Datangkan Pemain Baru yang Berkelas

Bursa Transfer Super League, Persija Jakarta Pastikan Datangkan Pemain Baru yang Berkelas

Persija Jakarta memastikan akan bergerak aktif pada bursa transfer paruh musim demi memperkuat skuad menghadapi putaran kedua kompetisi.
Ada Tanggul Jebol, Banjir Setinggi Nyaris 2 Meter Landa Sejumlah Desa di Kecamatan Tayu Pati

Ada Tanggul Jebol, Banjir Setinggi Nyaris 2 Meter Landa Sejumlah Desa di Kecamatan Tayu Pati

Banjir dengan ketinggian air sekira 1-2 meter melanda sejumlah wilayah yang berada di Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah pada Jumat (9/1/2026).
Mulai Kirim Lampu Hijau? Ricky Kambuaya Beri Reaksi Mengejutkan Setelah Dikaitkan dengan Persija Jakarta

Mulai Kirim Lampu Hijau? Ricky Kambuaya Beri Reaksi Mengejutkan Setelah Dikaitkan dengan Persija Jakarta

Pemain Timnas Indonesia dan kapten Dewa United Ricky Kambuaya memberikan respons mengejutkan setelah dikaitkan dengan kontestan Super League Persija Jakarta.
Roy Keane Murka! Sebut Pengaruh Sir Alex Ferguson Jadi Penghambat Kebangkitan Manchester United

Roy Keane Murka! Sebut Pengaruh Sir Alex Ferguson Jadi Penghambat Kebangkitan Manchester United

Kritik tajam kembali dilontarkan legenda Manchester United, Roy Keane, terhadap mantan klubnya. Dalam sebuah komentar di Sky Sports, mantan kapten Setan Merah itu menilai hambatan terbesar yang membuat Manchester United sulit kembali ke masa kejayaannya adalah ketergantungan berlebihan pada tokoh-tokoh masa lalu.
Cerita Unik Jelang El Clasico Indonesia Kontra Persib Bandung, Pemain Asing Persija Tak Sabar Jajal Rantis

Cerita Unik Jelang El Clasico Indonesia Kontra Persib Bandung, Pemain Asing Persija Tak Sabar Jajal Rantis

Para pemain Persija Jakarta, khususnya legiun asing disebut tak sabar ingin menaiki kendaraan taktik baja saat menghadapi Persib Bandung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT