News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Bantah Ammar Zoni Diintimidasi Hingga Diperas Rp3 Miliar: Silahkan Cek Rekening Anggota

Menanggapi hal tersebut, Kapolsek Cempaka Putih, Komisaris Polisi Pengky Sukmawan, menegaskan tudingan itu tidak benar.
Jumat, 9 Januari 2026 - 08:10 WIB
Arsip foto -Sidang pemeriksaan saksi sekaligus dakwaan kasus narkotika yang menyeret artis Ammar Zoni (kanan bawah layar) dan seorang terdakwa lain bernama Akri (kiri bawah layar) di PN Jakarta Barat.
Sumber :
  • ANTARA/Risky Syukur

Jakarta, tvOnenews.com - Terdakwa perkara peredaran narkotika Ammar Zoni, mengaku dapat intimidasi dan kekerasan fisik. Dalam persidangan terakhir, Ammar mengaku mengalami pemukulan dan penyetruman oleh oknum penyidik Polsek Cempaka Putih sehingga Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang dibuat dianggap berada di bawah tekanan.

Menanggapi hal tersebut, Kapolsek Cempaka Putih, Komisaris Polisi Pengky Sukmawan, menegaskan tudingan itu tidak benar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Berdasarkan keterangan daripada penyidik, hal yang disampaikan saudara Ammar Zoni itu tidak betul. Sudah dilakukan pemeriksaan juga (oleh) Paminal Polda. Tidak terbukti berdasarkan keterangan dari penyidik saya,” ujar Pengky, dikutip Jumat, 9 Oktober 2026.

Saat ditanya lebih lanjut apakah benar tidak ada kekerasan fisik dan intimidasi, Pengky menegaskan.

“Iya, intimidasi dan pemerasan enggak ada. Kalaupun nanti ada pemeriksaan lanjutan, ya silakan. Sedangkan untuk pembuktiannya kan kalau itu kan ada visum et repertum pastinya kalau kekerasan kan? CCTV, CCTV itu miliknya Rutan, bukan Polsek. Jadi kalau mau dibuka ya Rutan, bukan Polsek," tutur Pengky.

Kompol Pengky juga memastikan bahwa seluruh pemeriksaan enam terdakwa dilakukan di Rutan Salemba.

“Di Rutan, betul, di Rutan. Jadi tidak keluar sama sekali (dari rutan),” ujarnya.

Selain itu, dalam kesempatan tersebut, Pengky juga membantah soal isu pemerasan senilai Rp300 juta.

“Enggak ada sih. Silakan cek rekening anggota masing-masing yang memang penyidiknya itu. Silakan saja kan dari pihak ini kan, dari pihak Paminal kan bisa cek seperti itu buktinya kan. Ada enggak aliran dana mengalir? Gitu aja sih. Maksudnya itu biar tidak bias ke mana-mana," katanya.

Ia pun membuka kemungkinan pemeriksaan ulang oleh pihak berwenang demi menjaga transparansi dan nama baik institusi.

“Silakan terbuka kok kita kok. Kan kita kan punya atasan. Ada Kapolres, ada Kapolda. Ya kalau memang demi citra nama baik kami, ya kan, demi nama baik Polri, ya memang kami bekerja saat itu memang ya lurus sih, kan begitu ya kan. Ya silakan dilakukan pemeriksaan. Saya tidak menutup diri. Kenapa saya berani bilang seperti ini? karena anak buah saya sudah dipanggil ke Polda, sudah dilakukan pemeriksaan, makanya saya tanya apa hasilnya? Oh, tidak terbukti,” tutur Pengky.

Sebelumnya diberitakan, Aktor Ammar Zoni kembali duduk di kursi pesakitan dalam sidang lanjutan kasus narkoba yang menjeratnya di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis 8 Januari 2026. Namun, agenda sidang kali ini justru membuka bab baru yang mengejutkan. Dalam keterangan terdakwa, Ammar secara terbuka membeberkan dugaan pemerasan dan tekanan yang ia alami selama menjalani masa tahanan di Rutan Salemba.

Sebelum mengungkap ceritanya, Ammar Zoni terlebih dahulu meminta jaminan perlindungan hukum kepada majelis hakim. Ia mengaku khawatir keselamatannya terancam jika membuka fakta yang dialaminya. Scroll untuk informasi selengkapnya, yuk!

Kemudian, Ammar mulai mengurai kronologi yang menurutnya menjadi awal mula masalah. Ia menceritakan kondisi kamar tahanan yang dihuni empat orang, salah satunya seorang narapidana bernama Jaya yang baru dipindahkan dari blok lain.

Menurut Ammar, Jaya sempat menawarkan “pekerjaan” dengan imbalan uang Rp10 juta. Tugasnya terdengar sepele, hanya diminta mengamati proses transaksi narkoba. Namun tawaran itu langsung ditolaknya.

"Si Jaya menawarkan mau tambahan enggak untuk tahun baru? Ada uang Rp10 juta cuma ngeliatin doang," ucap Ammar Zoni.

Alih-alih tergoda, Ammar justru menertawakan tawaran tersebut.

"Saya ketawa Yang Mulia, harga saya enggak segitu kan," kata mantan suami Irish Bella ini.

Namun, Ammar menegaskan penolakan itu karena tak ingin kembali terjerumus.

"Buat apa saya harus ngelihatin narkoba juga segala macam. Malahan karena narkoba itu kan saya sudah berkali-kali kena masuk kan gitu, jadi saya tolak," imbuhnya.

Tak lama setelah penolakan itu, insiden penggeledahan kamar terjadi. Pada 3 Januari 2025, kamar Ammar digeledah petugas Rutan Salemba dan ditemukan narkoba di ventilasi. Ammar mengaku kaget dan bingung karena merasa tak pernah memiliki barang tersebut.

"Di malamnya sekitar Isya, Pak Eka datang, lalu dia langsung bilang 'Mana HP lo?' Saya kasih langsung," kata Ammar Zoni.

Ammar kemudian dibawa bersama tahanan lain dan diberi tahu soal temuan narkoba.

"Saya tanya ini masalahnya apa, (kata petugas) 'sudah enggak usah ini, lo katanya bilang dia ngasih barang narkoba ke lo'," tuturnya.

Masalah tak berhenti di situ. Ammar mengaku mengalami tekanan serius saat menjalani pemeriksaan BAP.

"Saya ditekan di-BAP," katanya singkat.

Ia menegaskan isi BAP tidak sesuai dengan fakta yang dialaminya dan mencabut keterangan tersebut di persidangan.

"Karena memang pada dasarnya itu tidak keterangan saya. Saya di bawah tekanan," ucap Ammar Zoni.

Puncaknya, Ammar mengaku diminta menyiapkan uang Rp300 juta agar kasusnya tak berlanjut.

"Dari penyidiknya tetap menekan saya 'Sudah lah, yang jelas lo mau kayak gimana aja ini kasus enggak akan bisa naik, yang penting lo siapkan dana Rp300 juta per kepala'," imbuh Ammar Zoni.

Tak hanya itu, ia juga diminta menanggung biaya tahanan lain.

"Dia suruh saya nanggung semuanya, ada 10 orang, Rp3 miliar berarti saya harus siapkan dana. Saya bilang loh ini pemerasan namanya," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Foe Peace Simbolon/VIVA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kabar Buruk, Timnas Voli Putri Indonesia Turun Peringkat di Ranking Voli Dunia Usai Gagal Jadi Runner-up di SEA V Cup 2026

Kabar Buruk, Timnas Voli Putri Indonesia Turun Peringkat di Ranking Voli Dunia Usai Gagal Jadi Runner-up di SEA V Cup 2026

Timnas Voli Putri Indonesia dipaksa gigit jari karena turun peringkat di ranking dunia voli FIVB. Meski mampu menambah poin, namun nyatanya Garuda Pertiwi belum bisa memperbaiki posisinya di ranking dunia.
Ternyata Begini Aturan Jalur Transjakarta, Pemotor yang Melintas Siap-siap Kena Sanksi Ini

Ternyata Begini Aturan Jalur Transjakarta, Pemotor yang Melintas Siap-siap Kena Sanksi Ini

Bus Transjakarta dalam sebuah video yang viral di media sosial hari ini (10/8), terlihat tersendat akibat banyaknya pengendara motor (Pemotor) yang masukJalur
Rapor Terbaru Pemain Abroad Timnas Indonesia di Liga Eropa: Ole Romeny Cetak Gol, Nathan Buat Asis, Maarten Paes Duduk di Cadangan Ajax

Rapor Terbaru Pemain Abroad Timnas Indonesia di Liga Eropa: Ole Romeny Cetak Gol, Nathan Buat Asis, Maarten Paes Duduk di Cadangan Ajax

Sejumlah pemain abroad Timnas Indonesia resmi memulai perjuangan mereka pada pekan pertama kompetisi musim 2026/2027 bersama klubnya masing-masing di daratan ..
Bareskrim Polri Ungkap Kasus Peredaran Narkoba di Club Malam Kota Batam, 32 Orang dan Barang Bukti Narkoba Diamankan

Bareskrim Polri Ungkap Kasus Peredaran Narkoba di Club Malam Kota Batam, 32 Orang dan Barang Bukti Narkoba Diamankan

Kasus peredaran narkotika di Tempat Hiburan Malam (THM), Kota Batam, Kepulauan Riau, pada Senin (10/8/2026) dini hari akhirnya terungkap.
PB PABSI Siapkan 8 Atlet Angkat Besi Indonesia untuk Asian Games 2026: Rahmat Erwin dan Rizki Juniansyah Jadi Andalan Emas

PB PABSI Siapkan 8 Atlet Angkat Besi Indonesia untuk Asian Games 2026: Rahmat Erwin dan Rizki Juniansyah Jadi Andalan Emas

PB PABSI telah menyiapkan sebanyak delapan nama atlet angkat besi tanah air untuk memperkuat tim Merah Putih di Asian Games 2026. Salah satunya ada Rahmat Erwin dan Rizki Juniansyah yang menjadi andalan.
Ramalan Zodiak Cinta Besok Selasa 11 Agustus 2026: Leo Full Senyum Dapat Kejutan Romantis, Scorpio Waspada Ada Provokasi Orang Ketiga

Ramalan Zodiak Cinta Besok Selasa 11 Agustus 2026: Leo Full Senyum Dapat Kejutan Romantis, Scorpio Waspada Ada Provokasi Orang Ketiga

Berdasarkan pergerakan rasi bintang zodiak, esok hari Selasa, 11 Agustus 2026, membawa energi yang menuntut keterbukaan dan kedewasaan dalam urusan hati. Zodiak

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku mutilasi di Depok ternyata sempat berbicara hal menyeramkan soal pembunuhan ke temannya. 
FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

Timnas Indonesia akan kembali bertemu Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Pertemuan tersebut berpotensi menjadi pertandingan yang sarat dendam sekaligus unjuk identitas.
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
Selengkapnya

Viral