KAI Ungkap Pertumbuhan Arus Penumpang Banyuwangi-Malang-Purwokerto saat Nataru
- Antara
Dari sisi layanan di Jawa Timur, relasi Banyuwangi-Malang dilayani sejumlah kereta api jarak jauh dengan tingkat keterisian yang tinggi.
Pada relasi Malang-Jember-Ketapang, KA Ijen Ekspres melayani 1.629 pelanggan kelas eksekutif dan 4.956 pelanggan kelas ekonomi, sementara KA Tawang Alun melayani 10.004 pelanggan kelas ekonomi dengan okupansi 105 persen.
Pada relasi Banyuwangi-Surabaya, KA Probowangi melayani 11.954 pelanggan kelas ekonomi dengan okupansi 104 persen, sedangkan KA Mutiara Timur dari Surabaya Pasarturi dan Surabaya Gubeng melayani total 13.130 pelanggan pada berbagai jadwal keberangkatan.
Pertumbuhan arus pelanggan tersebut turut dipengaruhi aktivitas wisata dan perjalanan keluarga.
Dari Stasiun Ketapang, pelanggan melanjutkan perjalanan menuju destinasi pesisir dan bahari Banyuwangi seperti Pantai Watu Dodol, Pantai Boom, dan Bangsring Underwater, serta kawasan perkotaan yang dikenal dengan ragam kuliner dan agenda pariwisata daerah.
Di sisi lain, Malang dan Purwokerto menjadi tujuan perjalanan pelanggan menuju pusat pendidikan, kegiatan ekonomi, serta mobilitas regional.
Anne menambahkan pola perjalanan selama Natal dan tahun baru menunjukkan permintaan layanan pada relasi Banyuwangi-Malang-Purwokerto berpeluang terus tumbuh pada periode pasca Nataru, seiring berlanjutnya aktivitas masyarakat antardaerah.
"Untuk mendukung perjalanan pelanggan, KAI mengoptimalkan layanan digital melalui Access by KAI yang memudahkan perencanaan perjalanan, pembelian tiket, pemantauan jadwal secara real time, serta akses informasi layanan," tutup Anne.(ant)
Load more