Bareskrim Polri Turunkan Tim ke Sumatera Barat, Selidiki Dugaan Tambang Emas Ilegal
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com — Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menurunkan tim khusus ke Sumatera Barat untuk menyelidiki dugaan maraknya aktivitas penambangan ilegal, khususnya tambang emas tanpa izin yang belakangan ramai disorot publik.
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk respons cepat atas laporan dan informasi yang diterima Bareskrim terkait praktik pertambangan ilegal yang diduga telah berlangsung cukup lama di sejumlah wilayah di Sumatera Barat.
Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Polisi Moh Irhamni mengatakan, perintah penurunan tim tersebut langsung diberikan oleh Wakil Kepala Bareskrim Polri Irjen Polisi Nunung Syaifuddin.
“Pak Wakabareskrim telah memerintahkan kami, dan saat ini tim dari Dittipidter sudah kami turunkan ke Sumatera Barat untuk melakukan penegakan hukum terkait dugaan tambang ilegal. Di sana memang banyak potensi tambang emas,” ujar Irhamni di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (12/1).
Irhamni menyampaikan, tim Bareskrim yang diturunkan telah berada di lapangan dan mulai melakukan koordinasi dengan jajaran kepolisian daerah (Polda) serta kepolisian resor (Polres) setempat guna memperkuat proses penyelidikan.
Masih Tahap Penyelidikan, Keterlibatan Korporasi Didalami
Terkait adanya dugaan keterlibatan pihak korporasi atau pengusaha besar dalam aktivitas penambangan ilegal tersebut, Irhamni menegaskan pihaknya belum dapat menyimpulkan lebih jauh. Menurutnya, seluruh kemungkinan masih terbuka dan tengah didalami secara menyeluruh oleh penyidik.
“Kami masih melakukan penyelidikan. Apakah ada keterlibatan korporasi atau tidak, belum bisa dipastikan. Bisa iya, bisa juga tidak. Semua masih kami dalami berdasarkan fakta di lapangan,” tegasnya.
Ia memastikan, proses hukum akan dilakukan secara profesional dan berkeadilan, dengan mengedepankan pembuktian serta penegakan hukum tanpa pandang bulu.
Bareskrim Imbau Masyarakat Aktif Melapor
Dalam kesempatan tersebut, Irhamni juga mengimbau masyarakat yang mengetahui atau memiliki informasi terkait aktivitas penambangan ilegal di Sumatera Barat agar tidak ragu melapor kepada pihak kepolisian.
“Kami mengajak masyarakat yang memiliki informasi terkait tambang ilegal untuk segera menyampaikannya kepada kami. Dengan dukungan informasi dari masyarakat, penegakan hukum bisa berjalan lebih efektif dan berkeadilan,” ujarnya.
Menurutnya, keterlibatan aktif masyarakat sangat penting untuk memutus mata rantai praktik pertambangan ilegal yang berpotensi merusak lingkungan dan merugikan negara.
DPR Soroti Maraknya Tambang Ilegal di Sumbar
Sebelumnya, anggota DPR RI Andre Rosiade mendatangi Gedung Bareskrim Polri untuk berkoordinasi langsung dengan Dittipidter terkait dugaan penambangan ilegal di Sumatera Barat.
Andre menyebut, dalam beberapa tahun terakhir, aktivitas penambangan emas ilegal di wilayah tersebut semakin marak dan menimbulkan dampak serius, baik terhadap lingkungan maupun masyarakat sekitar.
Ia juga menduga adanya pihak-pihak tertentu yang selama ini berada di balik aktivitas penambangan ilegal tersebut.
“Kami menduga ada oknum pengusaha yang terlibat. Karena itu, kami datang untuk memastikan ada penegakan hukum yang nyata, terukur, dan jelas,” ujar Andre.
Desak Penegakan Hukum Tegas hingga ke Akar Masalah
Andre berharap, koordinasi dengan Bareskrim Polri dapat membuka jalan bagi pengungkapan seluruh pihak yang terlibat, termasuk aktor-aktor yang selama ini diduga kebal hukum.
Ia juga meminta aparat penegak hukum di daerah, khususnya Polres dan Polda di Sumatera Barat, agar bertindak tegas dan tidak ragu menindak para pelaku penambangan liar.
“Kita tidak ingin para penambang liar dan pihak-pihak yang selama ini berlindung tetap bebas. Harus ada penegakan hukum yang konkret. Para pelaku tambang ilegal di Sumatera Barat harus segera ditangkap,” tegasnya.
Penanganan Tambang Ilegal Jadi Perhatian Serius
Penurunan tim Bareskrim ke Sumatera Barat menegaskan komitmen Polri dalam memberantas praktik pertambangan ilegal yang tidak hanya merugikan negara, tetapi juga mengancam kelestarian lingkungan dan keselamatan masyarakat.
Penyelidikan masih terus berlangsung, dan Bareskrim memastikan akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut sesuai hasil temuan di lapangan. (ant/nsp)
Load more