GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sejumlah Barang Bukti Alat Elektronik Disita KPK dalam Penggeledahan KPP Madya Jakut

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sejumlah barang bukti elektronik dalam penggeledahan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Utara.
Selasa, 13 Januari 2026 - 17:05 WIB
Sejumlah Barang Bukti Alat Elektronik Disita KPK Dalam Penggeledahan KPP Madya Jakut
Sumber :
  • tvOnenews - Aldi Herlanda

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sejumlah barang bukti elektronik dalam penggeledahan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Utara.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengungkapkan, penggeledahan yang dilakukan pihaknya ini terkait penyelidikan kasus dugaan suap yang telah menjerat 5 tersangka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mengamankan dan menyita barang bukti elektronik berupa rekaman CCTV, alat komunikasi, laptop serta media penyimpanan data terkait perkara juga disita dalam penggeledahan tersebut," katanya, Selasa (13/1/2026).

Selain barang bukti elektronik sambung Budi, KPK juga mengamankan beberapa dokumen pendukung dalam penyelidikan kasus ini.

"Penyidik mengamankan dan menyita dokumen terkait pelaksanaan penilaian dan pemeriksaan pajak oleh KPP Madya Jakarta Utara dengan Wajib Pajak PT Wanatiara Persada," ujarnya.

Diharapkan dengan barang bukti yang disita ini dapat mengungkap kasus dugaan suap di lingkungan KPP Madya Jakut terungkap secara terang benderang.

Diberitakan sebelumnya, KPK menggeledah Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Utara Senin (12/1/2026).

Budi menerangkan, penggeledahan ini merupakan upaya penyelidikan dugaan kasus suap terkait pemeriksaan pajak pada Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan periode 2021-2026.

"Benar, dalam lanjutan penyidikan perkara suap pajak, hari ini tim melakukan penggeledahan di KPP Madya Jakarta Utara," katanya.

Adapun dalam kasus ini KPK telah menetapkan 5 orang tersangka dalam kasus ini di antaranya DWB, AGS, ASB, ABD, EY.

Berdasarkan peran-perannya, ABD dan EY merupaka sosok pemberi uang, sementara DWB, AGS, dan ASB selaku pihak penerima.

Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu mengatakan, kasus tersebut bermula dari laporan kewajiban pajak bumi dan bangunan (PBB) periode pajak tahun 2023 yang disampaikan oleh PT WP selama September-Desember 2025.

"Atas laporan tersebut, tim pemeriksa dari KPP Madya Jakarta Utara melakukan pemeriksaan guna menelusuri adanya potensi kekurangan pembayaran PBB. Hasilnya, terdapat temuan potensi kurang bayar sekitar Rp75 miliar," ujar Asep di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Minggu (11/1/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menyebut PT WP kemudian mengajukan sejumlah sanggahan atas hasil pemeriksaan KPP Madya Jakut.

"Dalam prosesnya, diduga saudara AGS selaku Kepala Seksi Pengawas dan Konsultasi KPP Madya Jakarta Utara meminta agar PT WP melakukan pembayaran pajak ‘all in’ sebesar Rp23 miliar," katanya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kuasa Hukum Ibu Tiri Nizam Bantah Tuduhan Kekerasan, Sebut Korban Sakit Sejak Pulang Pesantren

Kuasa Hukum Ibu Tiri Nizam Bantah Tuduhan Kekerasan, Sebut Korban Sakit Sejak Pulang Pesantren

Kuasa hukum ibu tiri Nizam bantah tuduhan kekerasan, sebut Nizam Syafei sudah sakit demam dan lambung sejak pulang dari pesantren sebelum dibawa ke RS.
Haul Guru Bangsa, Perisai Syarikat Islam Nyatakan Sikap Terkait Konflik Timur Tengah

Haul Guru Bangsa, Perisai Syarikat Islam Nyatakan Sikap Terkait Konflik Timur Tengah

Perisai Syarikat Islam menggelar kegiatan Haul Guru Bangsa sebagai momen mengenang jasa para tokoh bangsa pergerakan nasional.
Tak Hanya Kutuk Tingkah AS-Israel Karena Serang Iran, PBNU Harap Indonesia Manfaatkan Posisi di BoP

Tak Hanya Kutuk Tingkah AS-Israel Karena Serang Iran, PBNU Harap Indonesia Manfaatkan Posisi di BoP

PBNU tak hanya mengutuk keras Amerika Serikat dan Israel karena serang Iran. Bahkan, PBNU harap pemerintah Indonesia bisa manfaatkan posisi di BoP.
Terpopuler News: Gubernur Kaltim Rudi Mas’ud Kembalikan Mobil Dinas Rp8,5 M, hingga Kronologi Kecelakaan Moge di Kulon Progo

Terpopuler News: Gubernur Kaltim Rudi Mas’ud Kembalikan Mobil Dinas Rp8,5 M, hingga Kronologi Kecelakaan Moge di Kulon Progo

Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud mengembalikan mobil dinas senilai Rp8,5 M. Kronologi kecelakaan moge Harley-Davidson menewaskan istri pemilik perusahaan rokok HS
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Masuk Kandidat Pilpres 2029, Akademisi: Jadi Matahari Baru

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Masuk Kandidat Pilpres 2029, Akademisi: Jadi Matahari Baru

Nama Menteri Pertahanan (Menhan), Sjafrie Sjamsoeddin masuk dalam bursa kandidat perhelatan Pilpres 2029.
Apakah Ada Penjemputan Paksa Terhadap Budi Karya Usai 3 Kali Mangkir Pemeriksaan? Begini Kata KPK

Apakah Ada Penjemputan Paksa Terhadap Budi Karya Usai 3 Kali Mangkir Pemeriksaan? Begini Kata KPK

KPK masih menunggu konfirmasi kehadiran mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi (BKS) untuk dimintai keterangan terkait kasus dugaan korupsi di lingkungan

Trending

Persib di WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib di WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Bandung menahan imbang 2-2 dari Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (2/3/2026). Dalam laga ini pun menyedot perhatian publik setelah berbagai kejanggalan atas keputusan wasit. 
Video Nizam Sakit di Dalam Rumah Beredar, Ketua RW Ungkap Warga Sempat Dengar Keributan

Video Nizam Sakit di Dalam Rumah Beredar, Ketua RW Ungkap Warga Sempat Dengar Keributan

​​​​​​​Video Nizam sakit di dalam rumah beredar, Ketua RW ungkap warga sempat dengar keributan dan kondisi rumah ibu tiri di Jampang Kulon kini kosong.
Kronologi Petugas Pembersih Kaca Terombang-ambing di Lantai 25 Apartemen Surabaya Akibat Angin Kencang

Kronologi Petugas Pembersih Kaca Terombang-ambing di Lantai 25 Apartemen Surabaya Akibat Angin Kencang

Seorang petugas pembersih kaca gedung terjebak dan terhempas saat angin kencang disertai hujan deras saat berada di ketinggian lantai 25 apartemen, Surabaya
Pemerintah Iran Ungkap Israel Punya Bom Atom Ilegal

Pemerintah Iran Ungkap Israel Punya Bom Atom Ilegal

Pemerintah Iran menyatakan bahwa Israel memiliki bom atom secara ilegal. Kepemilikan itu di luar dari pengawasan lembaga internasional terkait nuklir dan
KPK akan Panggil Produsen Rokok dan Miras Terkait Pengusutan Cukai

KPK akan Panggil Produsen Rokok dan Miras Terkait Pengusutan Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memanggil produsen rokok yang miras terkait penerimaan gratifikasi terhadap pejabat di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai
4 Shio yang Akan Dibanjiri Rezeki pada 4 Maret 2026: Macan Hoki Besar, Monyet Waspada Salah Langkah

4 Shio yang Akan Dibanjiri Rezeki pada 4 Maret 2026: Macan Hoki Besar, Monyet Waspada Salah Langkah

​​​​​​​Ramalan shio 4 Maret 2026 memprediksi 4 shio dibanjiri rezeki. Shio Macan hoki besar, sementara Shio Monyet perlu waspada potensi rugi dan salah langkah.
Bursa Transfer Memanas! Inter Milan Incar Alisson, Juventus Bisa Gigit Jari

Bursa Transfer Memanas! Inter Milan Incar Alisson, Juventus Bisa Gigit Jari

Kabar mengejutkan datang dari bursa transfer Serie A. Setelah sebelumnya dikaitkan dengan Juventus, kini Alisson Becker juga masuk dalam radar Inter Milan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT