News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nasib Mujur Khairun Nisa, Sempat Ditangkap Polisi karena Jadi Pramugari Gadungan hingga Viral, Kini Ditawari Pendidikan Gratis

Usai viral, pramugari gadungan Batik Air, Khairun Nisa mendapatkan kabar baik. Ia mendadak mendapatkan tawaran pendidikan gratis dari sebuah sekolah pramugari.
Selasa, 13 Januari 2026 - 18:02 WIB
Nasib Mujur Khairun Nisa, Sempat Ditangkap Polisi karena Jadi Pramugari Gadungan Batik Air hingga Viral, Kini Ditawari Pendidikan Gratis
Sumber :
  • Instagram @aeronefacademy.official

Jakarta, tvOnenews.com - Pramugari gadungan Batik Air, Khairun Nisa yang sempat viral beberapa waktu lalu mendadak mendapatakan tawaran pendidikan pramugari gratis dari Aeronef Academy.

Di dalam unggahan media sosial Aeronef Academy, tempat pendidikan pramugari itu menawarkan sekolah gratis untuk Khairun Nisa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mungkin Kak Nisa saat ini sedang bersedih, namun Kak Nisa perlu tahu bahwa kegagalan bukan akhir dari segalanya, melainkan awal dari cerita baru yang lebih hebat," tulis akun @aeronefacademy.official di Instagram, dikutip Selasa (13/1/2026).

Diketahui, pramugari gadungan itu mengaku ditipu oleh seseorang ketika ingin masuk ke sekolah pramugari di Jakarta.

Padahal, ia sudah mengeluarkan uang Rp30 juta supaya bisa diterima menjadi pramugari.

Perempuan 23 tahun itu sudah terlanjur malu mengabarkan bahwa dirinya resmi menjadi pramugari kepada orang tuanya.

Akhirnya, ia nekat menyamar jadi pramugari Batik Air dengan mengenakan seragam khas tim maskapai itu dan ikut menjadi kru kabin.

Aeronef Academy menilai, meskipun cara Khairun Nisa tidak benar yakni berbohong, tapi upayanya membahagiakan orang tua adalah hal yang menyentuh hati.

"Perjuangan dan semangatnya untuk membahagiakan orang tua sangat menyentuh hati. Kami di Aeronef Indonesia percaya bahwa niat baik layak mendapatkan jalan yang tepat," tulis akun tersebut.

Mengetahui cerita pilu Khairun Nisa, akademi pramugari tersebut mengajak perempuan asal Palembang itu untuk menempuh pendidikan gratis.

"Untuk itu, kami secara resmi memanggil Kak Nisa untuk mengikuti pendidikan pramugari (100% gratis) di Aeronef Indonesia! Kami ingin membantu Kak Nisa mewujudkan mimpi mengenakan seragam pramugari yang sesungguhnya dengan bekal ilmu dan sertifikasi resmi," tambah tulisan itu.

Akun tersebut meminta agar Khairun Nisa segera menghubungi mereka melalui DM Instagram untuk penjelasan lebih lanjut.

Awal Mula Viral Pramugari Gadungan Batik Air

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya viral di media sosial, seorang perempuan bernama Khairun Nisa alias Nisya menyamar jadi pramugari gadungan di maskapai Batik Air.

Kejadian itu berlangsung pada Selasa (6/1/2026) lalu. Saat itu, ia ikut penerbangan dari Palembang ke Jakarta dengan mengenakan pakaian pramugari lengkap dengan ID card-nya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hari Keempat, Basarnas Kerahkan 13 Kapal Cari 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Hari Keempat, Basarnas Kerahkan 13 Kapal Cari 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad mengatakan belasan kapal tersebut digunakan untuk menyisir wilayah laut yang telah ditentukan dalam operasi pencarian.
Musim Paceklik Mengancam, Zulhas Salurkan Beras: 33,2 Juta Warga Bakal Dapat Bantuan Lagi

Musim Paceklik Mengancam, Zulhas Salurkan Beras: 33,2 Juta Warga Bakal Dapat Bantuan Lagi

Pemerintah mempercepat penyaluran bantuan pangan beras di tengah musim paceklik yang berpotensi menekan daya beli masyarakat sekaligus mendorong kenaikan harga pangan.
Soal Pensiun dari UFC, Ini Jawaban Justin Gaethje dan Kans Rematch Lawan Ilia Topuria

Soal Pensiun dari UFC, Ini Jawaban Justin Gaethje dan Kans Rematch Lawan Ilia Topuria

Justin Gaethje belum memastikan masa depannya di UFC setelah kemenangan atas Ilia Topuria. Di tengah isu pensiun, peluang terjadinya rematch dengan sang juara.
Barang Bukti ini Ditemukan Polisi di TKP Penembakan ASN Diduga oleh KKB di Jayawijaya

Barang Bukti ini Ditemukan Polisi di TKP Penembakan ASN Diduga oleh KKB di Jayawijaya

Polisi menemukan selongsong peluru kaliber 5,56 milimeter dan 9 milimeter sebagai barang bukti ditemukan di TKP penembakan 3 ASN Jayawijaya diduga oleh KKB.
Panitia Muktamar ke-35 NU Resmi Dibubarkan, Gus Ipul: yang Menang Bermartabat yang Kalah Terhormat

Panitia Muktamar ke-35 NU Resmi Dibubarkan, Gus Ipul: yang Menang Bermartabat yang Kalah Terhormat

Panitia Muktamar ke-35 NU resmi dibubarkan setelah seluruh rangkaian pelaksanaan muktamar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, dinyatakan selesai.
KPK Ungkap Peluang Jokowi Dihadirkan di Sidang Kasus Kuota Haji

KPK Ungkap Peluang Jokowi Dihadirkan di Sidang Kasus Kuota Haji

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan lembaga antirasuah masih melihat perkembangan persidangan dan pandangan majelis hakim

Trending

Polsek Bantan dan Satresnarkoba Bengkalis Amankan 65 Bungkus Diduga Sabu, Tiga Tersangka Ditangkap

Polsek Bantan dan Satresnarkoba Bengkalis Amankan 65 Bungkus Diduga Sabu, Tiga Tersangka Ditangkap

Kolaborasi Polsek Bantan bersama Satresnarkoba Polres Bengkalis dalam memberantas peredaran narkotika membuahkan hasil. Sebanyak 65 bungkus yang diduga narkotika jenis sabu berhasil diamankan dalam operasi di wilayah hukum Polsek Bantan, Rabu(9/9/2026).
Unggahan Terbaru Fajar Sahrudin Muncul di Hari Ulang Tahun, Netizen Tinggalkan Pesan Haru Untuknya

Unggahan Terbaru Fajar Sahrudin Muncul di Hari Ulang Tahun, Netizen Tinggalkan Pesan Haru Untuknya

Tepat pada Kamis, 10 September 2026 seharusnya menjadi hari ulang tahun Fajar Sahrudin yang ke-31 tahun. Unggahan terbaru FS muncul dan mengundang perhatian
AS Desak Sekutu NATO Bubarkan Mahkamah Pidana Internasional

AS Desak Sekutu NATO Bubarkan Mahkamah Pidana Internasional

Upaya diplomatik untuk mendesak sekutu-sekutu NATO agar membantu membubarkan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) dan menarik diri dari Statuta Roma yang menjadi dasar pendiriannya, sedang dilakukan oleh Amerika Serikat.
Polisi Kejar 4 Pelaku Pembacokan Pria di Koja, Korban Luka di Tangan dan Pinggang

Polisi Kejar 4 Pelaku Pembacokan Pria di Koja, Korban Luka di Tangan dan Pinggang

Kapolsek Koja Kompol Andry Suharto mengatakan penyidik masih mengusut kasus tersebut dan melakukan pencarian terhadap keempat pelaku.
Seorang Peneliti Anthropic Mundur Karena Khawatir AI Dapat Musnahkan Umat Manusia

Seorang Peneliti Anthropic Mundur Karena Khawatir AI Dapat Musnahkan Umat Manusia

Seorang peneliti asal Inggris mengundurkan diri dari perusahaan pengembang kecerdasan buatan (AI) asal AS, Anthropic.
Doan Van Hau Bikin Ulah Lagi, Penghancur Karier Gelandang Timnas Indonesia Buat Pelanggaran Keras dan Rugikan Vietnam Jelang FIFA ASEAN Cup

Doan Van Hau Bikin Ulah Lagi, Penghancur Karier Gelandang Timnas Indonesia Buat Pelanggaran Keras dan Rugikan Vietnam Jelang FIFA ASEAN Cup

Doan Van Hau kembali menjadi sorotan setelah melakukan pelanggaran keras di V.League 26/27. Bek Vietnam itu menerima kartu merah usai bikin lawan cedera parah.
Soal Anggaran Rp 11 Triliun untuk Pembukaan Rekening Massal, Purbaya Ungkap Perhitungannya

Soal Anggaran Rp 11 Triliun untuk Pembukaan Rekening Massal, Purbaya Ungkap Perhitungannya

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, anggaran untuk rencana pembukaan rekening massal bagi masyarakat belum final karena penghitungannya belum rampung.
Selengkapnya

Viral