News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KPK Ungkap Peluang Jokowi Dihadirkan di Sidang Kasus Kuota Haji

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan lembaga antirasuah masih melihat perkembangan persidangan dan pandangan majelis hakim
Jumat, 11 September 2026 - 11:41 WIB
Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menghadiri Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8/2026).
Sumber :
  • Abdul Gani Siregar/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum memastikan apakah Presiden Ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) akan dihadirkan sebagai saksi dalam persidangan perkara dugaan korupsi kuota haji yang menjerat Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan lembaga antirasuah masih melihat perkembangan persidangan dan pandangan majelis hakim terkait kebutuhan menghadirkan saksi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Nanti kami lihat pandangan dari majelis hakim seperti apa ya karena memang saksi-saksi yang dihadirkan adalah untuk membantu memberikan keterangan dalam pengungkapan ataupun pembuktian dari perkara yang sedang disidangkan," kata Budi kepada para jurnalis di Jakarta, Jumat (11/9/2026)

Saat ditanya mengenai kemungkinan Jokowi diperiksa dalam persidangan, Budi menyebut KPK belum mengambil keputusan dan masih mengikuti perkembangan perkara tersebut.

"Nanti kami lihat perkembangannya seperti apa," katanya.

Budi kembali memberikan jawaban serupa ketika ditanya apakah KPK akan menunggu arahan majelis hakim sebelum menghadirkan Jokowi sebagai saksi.

"Nanti kami lihat ya perkembangannya seperti apa karena memang dalam perkara ini lebih dari 300 orang yang akan dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum KPK," ujarnya.

Perkara Kuota Haji

KPK mulai melakukan penyidikan dugaan korupsi terkait kuota haji Indonesia tahun 2023-2024 pada 9 Agustus 2025.

Dalam perkara tersebut, KPK kemudian menetapkan empat orang sebagai tersangka. Keempatnya kini menjalani proses persidangan dengan status terdakwa.

Mereka ialah mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, mantan Staf Khusus Menteri Agama Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex, Direktur Operasional Maktour Ismail Adham, serta mantan Ketua Umum Kesatuan Tour Travel Haji Umrah Republik Indonesia Asrul Aziz Taba.

Persidangan terhadap keempat terdakwa dimulai pada 11 Agustus 2026. Mereka didakwa melakukan tindak pidana korupsi yang mengakibatkan kerugian keuangan negara hingga Rp622,09 miliar.

Kubu Gus Alex Minta Jokowi Dihadirkan

Dalam sidang pada 10 September 2026, kuasa hukum Gus Alex, Wa Ode Nur Zainab, meminta majelis hakim menghadirkan Jokowi sebagai saksi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Permintaan tersebut berkaitan dengan penambahan kuota haji sebanyak 20.000 untuk Tahun 1445 Hijriah/2024 Masehi.

"Yang paling mengetahui tentang kuota tambahan ini adalah beliau yang sekarang mantan Presiden, maka melalui persidangan ini yang mulia dan sesuai dengan ketentuan KUHAP (Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana), kami mohon kepada yang mulia untuk bisa memanggil melalui penuntut umum kepada Bapak Joko Widodo," kata Wa Ode.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kecam Aksi KKB, KemenHAM Desak Pelaku Diusut dan Dihukum

Kecam Aksi KKB, KemenHAM Desak Pelaku Diusut dan Dihukum

Baru-baru ini muncul kabar adanya 3 ASN menjadi korban kekejaman KKB di Papua. Mereka adalah pegawai atau staf dari Dinas Pertanian yang sedang membawa bantuan
3 ASN Tewas, Komisi I DPR Desak Pemerintah Susun Roadmap Berantas KKB

3 ASN Tewas, Komisi I DPR Desak Pemerintah Susun Roadmap Berantas KKB

Dia menilai, aksi kekerasan tersebut merupakan tragedi kemanusiaan yang tidak boleh dibiarkan terus berulang. 
Nasib Finansial Cancer 12 September 2026: Rezeki Mengucur Deras atau Ada Ujian untuk Menahan Uang di Dompet?

Nasib Finansial Cancer 12 September 2026: Rezeki Mengucur Deras atau Ada Ujian untuk Menahan Uang di Dompet?

Diprediksi keran rezeki zodiak Cancer siap mengucur deras, tapi di sisi lain, tapi potensi kerugian akibat dorongan emosional juga mengintai di balik layar.
Jadwal Lengkap Pertandingan Minggu Ketujuh Liga Pro Saudi 2026/2027

Jadwal Lengkap Pertandingan Minggu Ketujuh Liga Pro Saudi 2026/2027

Berikut daftar lengkap jadwal sembilan pertandingan yang akan bergulir di pekan ketujuh Liga Pro Saudi 2026/2027.
Hari Keempat, Basarnas Kerahkan 13 Kapal Cari 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Hari Keempat, Basarnas Kerahkan 13 Kapal Cari 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad mengatakan belasan kapal tersebut digunakan untuk menyisir wilayah laut yang telah ditentukan dalam operasi pencarian.
Musim Paceklik Mengancam, Zulhas Salurkan Beras: 33,2 Juta Warga Bakal Dapat Bantuan Lagi

Musim Paceklik Mengancam, Zulhas Salurkan Beras: 33,2 Juta Warga Bakal Dapat Bantuan Lagi

Pemerintah mempercepat penyaluran bantuan pangan beras di tengah musim paceklik yang berpotensi menekan daya beli masyarakat sekaligus mendorong kenaikan harga pangan.

Trending

Polsek Bantan dan Satresnarkoba Bengkalis Amankan 65 Bungkus Diduga Sabu, Tiga Tersangka Ditangkap

Polsek Bantan dan Satresnarkoba Bengkalis Amankan 65 Bungkus Diduga Sabu, Tiga Tersangka Ditangkap

Kolaborasi Polsek Bantan bersama Satresnarkoba Polres Bengkalis dalam memberantas peredaran narkotika membuahkan hasil. Sebanyak 65 bungkus yang diduga narkotika jenis sabu berhasil diamankan dalam operasi di wilayah hukum Polsek Bantan, Rabu(9/9/2026).
Unggahan Terbaru Fajar Sahrudin Muncul di Hari Ulang Tahun, Netizen Tinggalkan Pesan Haru Untuknya

Unggahan Terbaru Fajar Sahrudin Muncul di Hari Ulang Tahun, Netizen Tinggalkan Pesan Haru Untuknya

Tepat pada Kamis, 10 September 2026 seharusnya menjadi hari ulang tahun Fajar Sahrudin yang ke-31 tahun. Unggahan terbaru FS muncul dan mengundang perhatian
AS Desak Sekutu NATO Bubarkan Mahkamah Pidana Internasional

AS Desak Sekutu NATO Bubarkan Mahkamah Pidana Internasional

Upaya diplomatik untuk mendesak sekutu-sekutu NATO agar membantu membubarkan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) dan menarik diri dari Statuta Roma yang menjadi dasar pendiriannya, sedang dilakukan oleh Amerika Serikat.
Polisi Kejar 4 Pelaku Pembacokan Pria di Koja, Korban Luka di Tangan dan Pinggang

Polisi Kejar 4 Pelaku Pembacokan Pria di Koja, Korban Luka di Tangan dan Pinggang

Kapolsek Koja Kompol Andry Suharto mengatakan penyidik masih mengusut kasus tersebut dan melakukan pencarian terhadap keempat pelaku.
Seorang Peneliti Anthropic Mundur Karena Khawatir AI Dapat Musnahkan Umat Manusia

Seorang Peneliti Anthropic Mundur Karena Khawatir AI Dapat Musnahkan Umat Manusia

Seorang peneliti asal Inggris mengundurkan diri dari perusahaan pengembang kecerdasan buatan (AI) asal AS, Anthropic.
Doan Van Hau Bikin Ulah Lagi, Penghancur Karier Gelandang Timnas Indonesia Buat Pelanggaran Keras dan Rugikan Vietnam Jelang FIFA ASEAN Cup

Doan Van Hau Bikin Ulah Lagi, Penghancur Karier Gelandang Timnas Indonesia Buat Pelanggaran Keras dan Rugikan Vietnam Jelang FIFA ASEAN Cup

Doan Van Hau kembali menjadi sorotan setelah melakukan pelanggaran keras di V.League 26/27. Bek Vietnam itu menerima kartu merah usai bikin lawan cedera parah.
Soal Anggaran Rp 11 Triliun untuk Pembukaan Rekening Massal, Purbaya Ungkap Perhitungannya

Soal Anggaran Rp 11 Triliun untuk Pembukaan Rekening Massal, Purbaya Ungkap Perhitungannya

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, anggaran untuk rencana pembukaan rekening massal bagi masyarakat belum final karena penghitungannya belum rampung.
Selengkapnya

Viral