News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hakim Ad Hoc Minta Diperlakukan Adil: Tugas Sama, Tapi Diposisikan di Bawah Hakim Baru

Hakim ad hoc menuntut perlakuan yang adil dan proporsional dari negara. Meski menjalankan tugas yang sama sebagai pengadil.
Rabu, 14 Januari 2026 - 15:36 WIB
Hakim Ad Hoc Minta Diperlakukan Adil
Sumber :
  • Rika Pangesti/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Hakim ad hoc menuntut perlakuan yang adil dan proporsional dari negara.

Meski menjalankan tugas yang sama sebagai pengadil, hakim ad hoc mengaku masih diperlakukan berbeda dan cenderung didiskriminasi dibanding hakim karier.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu disampaikan Hakim Ad Hoc Siti Noor Laila dalam rapat dengar pendapat umum (RDPU) bersama Komisi III DPR RI di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (14/1/2026). 

“Jadi saya ingin memulai dengan pernyataan bahwa hakim adalah hakim karier dan hakim ad hoc,” ujar Siti.

Ia menjelaskan, hakim ad hoc direkrut melalui persyaratan ketat, termasuk pengalaman minimal 15 tahun di bidangnya masing-masing. Meski latar belakang berbeda dengan hakim karier, Siti menuturkan, fungsi dan tanggung jawab yang dijalankan tetap sama.

“Jadi memang berbeda latar belakang, tapi memiliki tugas yang sama yaitu sebagai pengadil,” katanya.

Siti menegaskan, sebagai pengadil, hakim ad hoc juga berhak mendapatkan keadilan dari negara.

“Sebagai pengadil, kami ingin kami diperlakukan secara adil. Jadi ini jelas, tegas bahwa pengadil juga butuh keadilan,” ucapnya.

Ia mengungkapkan, hakim ad hoc kerap ditempatkan di bawah hakim karier yang baru masuk, meski memiliki pengalaman panjang dan keahlian khusus.

“Jadi jangan disamakan dengan hakim karier yang baru masuk, bahkan kami ditempatkan di bawahnya. Menurut saya keadilannya di mana,” tegas Siti.

Menurutnya, hakim ad hoc tidak menuntut perlakuan yang sama persis, namun meminta proporsionalitas dan keadilan.

“Kami tidak menuntut sama, tapi kami ingin proporsionalitas,” ujarnya.

Siti memaparkan kondisi kesejahteraan hakim ad hoc yang dinilai masih tertinggal. Saat ini, hakim ad hoc HAM menerima uang kehormatan sekitar Rp24 juta, hakim ad hoc Tipikor sekitar Rp20 juta, sementara hakim ad hoc PHI dan Perikanan sekitar Rp17,5 juta per bulan, yang masih dipotong pajak.

“Dan itu masih harus dipotong pajak,” katanya.

Ia menyoroti kondisi hakim ad hoc yang bertugas di daerah terpencil tanpa tunjangan kemahalan dan harus terpisah dari keluarga.

“Bapak-Ibu bisa bayangkan bagaimana teman-teman yang kemudian ditugaskan di daerah yang jauh, tertinggal, tidak ada tunjangan kemahalan dan mereka terpisah dengan keluarga,” ujar Siti.

Selain itu, perlindungan asuransi bagi hakim ad hoc justru mengalami penurunan.

“Asuransi semakin tahun bukan semakin bertambah tapi semakin berkurang. Jadi kalau dulu asuransi kami untuk obat jalan 8 juta sekarang 3 juta,” ungkapnya.

Ia menyebut, biaya berobat yang tinggi membuat perlindungan tersebut tidak lagi memadai.

“Kalau saya harus ke dokter sekali periksa 2 juta untuk dokter jantung. Jadi hanya cukup sekali dalam setahun,” katanya.

Siti juga menyoroti hak normatif yang tidak diterapkan secara standar, termasuk cuti melahirkan.

“Ada perlakuan yang tidak standar, ada yang bisa mendapatkan cuti melahirkan ternyata ada juga yang tidak mendapatkan,” ujarnya.

Ia menilai persoalan tersebut menunjukkan lemahnya tata kelola hakim, termasuk posisi hakim yang masih diperlakukan sebagai bagian dari aparatur sipil negara.

“Menurut undang-undang hakim adalah manusia yang merdeka tapi bagaimana bisa merdeka karena dia bagian dari pegawai negeri,” kata Siti.

Terkait pembahasan RUU Jabatan Hakim, Siti berharap Komisi III DPR RI memberi perhatian serius agar persoalan mendasar hakim ad hoc bisa diperbaiki.

“Kami sangat mendukung terhadap kenaikan yang dilakukan terhadap hakim karier tapi kami juga jangan ditinggal karena kami juga hakim,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia meminta dukungan dan keadilan bagi hakim ad hoc.

“Kami mohon dukungan dan juga keadilan bagi hakim ad hoc,” pungkas Siti. (rpi/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Reaksi Berkelas Mathew Baker usai Timnas Indonesia U-17 Kalah dari Arab Saudi Jelang Piala Asia U-17 2026

Reaksi Berkelas Mathew Baker usai Timnas Indonesia U-17 Kalah dari Arab Saudi Jelang Piala Asia U-17 2026

Mathew Baker memberikan reaksi berkelas seiring dengan kekalahan Timnas Indonesia U-17 dari Arab Saudi. Ini menjadi modal buruk jelang Piala Asia U-17 2026.
Mayat Remaja Ditemukan Terkubur Dangkal di Rembang, Kepala Terikat Kaos dan Ditutupi Ranting Jagung

Mayat Remaja Ditemukan Terkubur Dangkal di Rembang, Kepala Terikat Kaos dan Ditutupi Ranting Jagung

Mayat remaja ditemukan terkubur di Desa Gandrirojo, Kecamatan Sedan, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.
Permintaan Keluarga, Jenazah Mia Korban Tewas ke-16 Laka KRL Bekasi Dimakamkan di Ngawi

Permintaan Keluarga, Jenazah Mia Korban Tewas ke-16 Laka KRL Bekasi Dimakamkan di Ngawi

Jenazah Mia Citra Rumaisha (25) yang menjadi korban tewas dalam kecelakaan KA Argo Bromo dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, dimakamkan di kampung halamannya.
Apartemen Mediterania di Jakbar Kebakaran, 110 Personel Damkar Dikerahkan

Apartemen Mediterania di Jakbar Kebakaran, 110 Personel Damkar Dikerahkan

kebakaran melanda Apartemen Mediterania yang berada di Letjen S. Parman, Kelurahan Tanjung Duren Selatan, Kecamatan Grogol Petamburan, pada Kamis (30/4/2026).
Korlantas: Traffic Accident Analysis Kecelakaan Taksi, KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Ditargetkan Rampung Minggu Ini

Korlantas: Traffic Accident Analysis Kecelakaan Taksi, KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Ditargetkan Rampung Minggu Ini

Kasi Pullahjianta Subdit Laka Ditgakkum Korlantas Polri Kompol Sandhi Wiedyanoe mengatakan proses TAA kecelakaan taksi, KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi pada Senin (27/4/2026) malam masih berjalan hingga saat ini.
Agenda Gubernur Dedi Mulyadi pada Sabtu 2 Mei 2026, Bakal ke Sumedang, Warga Sekitar Diminta KDM Datang ke Tempat ini jika Berkenan

Agenda Gubernur Dedi Mulyadi pada Sabtu 2 Mei 2026, Bakal ke Sumedang, Warga Sekitar Diminta KDM Datang ke Tempat ini jika Berkenan

Warga Jawa Barat jangan sampai ketinggalan acara ini ya. Kang Dedi Mulyadi mengajak untuk meriahkan hari jadi kota Sumedang

Trending

Dua Musim Bersinar Bersama Red Sparks, Megawati Hangestri Siap Kembali Jadi Ancaman di Liga Voli Korea?

Dua Musim Bersinar Bersama Red Sparks, Megawati Hangestri Siap Kembali Jadi Ancaman di Liga Voli Korea?

Lebih dari sekadar pulih, keputusan Megawati Hangestri kembali ke liga voli Korea juga didorong oleh ambisi yang belum tuntas. Dua musim bersama Red Sparks
Jalan Diponegoro Bandung Ditutup? Dedi Mulyadi Tak Habir Pikir Pemasangan Spanduk Penutupan Tanpa Izin Gubernur

Jalan Diponegoro Bandung Ditutup? Dedi Mulyadi Tak Habir Pikir Pemasangan Spanduk Penutupan Tanpa Izin Gubernur

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) tidak memperintahkan pemasangan spanduk penutupan Jalan Diponegoro, Kota Bandung pada 30 April hingga 7 Agustus 2026.
Pratama Arhan Raih Gelar Sajana dari Udinus Semarang, Singgung Perjuangan Almarhum Sang Ayah Saat Wisuda

Pratama Arhan Raih Gelar Sajana dari Udinus Semarang, Singgung Perjuangan Almarhum Sang Ayah Saat Wisuda

Bintang sepak bola Timnas Indonesia Pratama Arhan resmi menyandang gelar Sarjana Manajemen (SM) dan diwisuda bersama 401 wisudawan lainnya dari Udinus Semarang.
Tak Tanggung-tanggung Jamin Keselamatan Publik, KDM Desak Polisi Tindak Ormas Penguasa Pintu Kereta Api

Tak Tanggung-tanggung Jamin Keselamatan Publik, KDM Desak Polisi Tindak Ormas Penguasa Pintu Kereta Api

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM, secara tegas mendesak polisi untuk tindak tegas dan menertibkan organisasi kemasyarakatan (ormas) yang
Tolak Bela Timnas Indonesia, Winger Berdarah Surabaya Rp86 Miliar Kini Jadi Rebutan Ajax dan Klub Elite Inggris

Tolak Bela Timnas Indonesia, Winger Berdarah Surabaya Rp86 Miliar Kini Jadi Rebutan Ajax dan Klub Elite Inggris

Nama Million Manhoef kembali mencuri perhatian. Winger yang pernah tolak bela Timnas Indonesia itu kini jadi buruan klub Eropa, termasuk raksasa Belanda, Ajax.
Viral, Detik-detik Pemuka Agama Diduga Cabuli 50 Siswi di Pati, Kuasa Hukum Korban: Ada yang SMP

Viral, Detik-detik Pemuka Agama Diduga Cabuli 50 Siswi di Pati, Kuasa Hukum Korban: Ada yang SMP

Mencuat kabar terkait detik-detik pemuka gama di Pati, Jateng diduga cabuli 50 siswi. Kabar itu viral di media sosial, hingga menyedot perhatian dan komentar
Al Nassr Tekuk Al Ahli 2-0, Cristiano Ronaldo Cetak Gol Lagi dan Kian Dekat dengan Rekor 1.000 Gol

Al Nassr Tekuk Al Ahli 2-0, Cristiano Ronaldo Cetak Gol Lagi dan Kian Dekat dengan Rekor 1.000 Gol

Dalam laga bertajuk big match yang digelar pada Kamis (30/4/2026) dini hari WIB, Al Nassr sukses mengamankan kemenangan krusial 2-0 atas rival mereka, Al Ahli.
Selengkapnya

Viral