GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kondisi Pilu Syafiq Ali Saat Ditemukan Meninggal Dunia di Gunung Slamet: Posisi Sujud, Nyaris Hipotermia

Anggota relawan Tim Wanadri, Arie Afandi, mengungkapkan kondisi korban saat ditemukan mengindikasikan Syafiq Ali sempat mengalami penurunan suhu tubuh ekstrem.
Kamis, 15 Januari 2026 - 14:11 WIB
Terungkap Pesan Terakhir Syafiq Ali Sebelum Dinyatakan Hilang di Gunung Slamet, Diduga Sempat Alami Hipotermia
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com – Kisah pilu menyelimuti penemuan jenazah pendaki asal Magelang, Syafiq Ali (18), yang sempat dinyatakan hilang di Gunung Slamet sebelum akhirnya ditemukan meninggal dunia. Kondisi jasad Syafiq saat ditemukan memicu keharuan sekaligus perhatian publik.

Foto-foto yang beredar menunjukkan posisi jenazah Syafiq Ali ditemukan dalam kondisi menyerupai sujud. Kedua kakinya terlipat dengan posisi seperti duduk, sementara tubuh bagian atas dalam keadaan tengkurap. Kedua tangannya berada di belakang, dan korban masih mengenakan jaket hitam saat ditemukan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Syafiq Ali Alami Hipotermia

Anggota relawan Tim Wanadri, Arie Afandi, mengungkapkan kondisi korban saat ditemukan mengindikasikan Syafiq Ali sempat mengalami penurunan suhu tubuh ekstrem.

“Survivor sempat melepas celananya. Kondisi hampir hipotermia,” ujar Arie Afandi, dikutip Kamis (15/1/2026).

Hipotermia sendiri merupakan kondisi darurat medis ketika suhu tubuh turun drastis dan tubuh tidak lagi mampu mempertahankan panasnya secara normal.

Relawan Pastikan Jenazah Adalah Syafiq Ali

Arie Afandi memastikan bahwa jenazah yang ditemukan merupakan Syafiq Ali. Kepastian tersebut diperkuat dengan ditemukannya barang-barang pribadi milik korban di sekitar lokasi.

“Ini sudah A1 survivor Ali. Ini dompetnya kami bilang A1 ada STNK. Ini barang yang dibawa sama adik Ali,” ungkapnya.

Selain dompet hitam berisi STNK sepeda motor, relawan juga menemukan sepatu, senter, dan sarung tangan yang diyakini milik Syafiq Ali. Afandi menambahkan, lokasi penemuan jenazah tidak jauh dari titik terakhir korban berpisah dengan rekannya, Himawan.

“Ali ditemukan di lereng tidak jauh dari lokasi Ali dan Himawan berpisah. Senter kami temukan pertama kali. Kondisi Ali tidak terkubur,” jelasnya.

Evakuasi Terkendala Cuaca Buruk

Syafiq Ali yang sebelumnya dilaporkan hilang akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (14/1/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Informasi tersebut disampaikan oleh Slamet Ardiyansyah, salah satu relawan dari BPBD Purbalingga.

Ia menjelaskan bahwa korban ditemukan dalam pencarian tahap kedua yang dilakukan secara mandiri oleh relawan, setelah operasi pencarian resmi sebelumnya dinyatakan ditutup.

“Korban sudah berhasil ditemukan sekitar jam 11 siang, lokasinya berdekatan dengan puncak Batu Langgar antara jalur Gunung Malang dan Batturaden. Kondisi survivor dinyatakan meninggal dunia,” ungkap Slamet.

Menurut Slamet, posisi korban saat ditemukan dalam keadaan tengkurap. Namun hingga kini, jalur evakuasi jenazah masih belum dapat dipastikan.

“Untuk penurunan belum bisa dipastikan lewat jalur mana, apakah Dipajaya, Bambangan, atau jalur lain. Kami masih menunggu informasi dari SRU di atas,” katanya.

Ia menambahkan, pencarian mandiri telah dilakukan secara maksimal sejak 9 Januari 2026 dengan melibatkan relawan dari berbagai basecamp, mulai dari Bambangan, Gunung Malang, Baturraden, hingga relawan dari kabupaten lain.

Bahkan, upaya non-teknis juga sempat dilakukan. “Lokasi ditemukannya korban sebenarnya sudah pernah kami sisir sebelumnya. Namun karena cuaca yang tidak bersahabat dan jarak pandang terbatas, korban baru bisa ditemukan hari ini,” ujarnya.

“Alhamdulillah hari ini ada titik terang,” tambah Slamet.

Kronologi dan Fakta Kematian Syafiq Ali

Syafiq Ali (18), siswa SMAN 5 Kota Magelang, ditemukan meninggal dunia pada hari ke-17 pencarian, tepatnya pukul 10.22 WIB, Rabu (14/1/2026). Ia ditemukan di lereng puncak sisi selatan Gunung Slamet, tepatnya di jalur Punggungan Gunung Malang dekat area Watu Langgar, di antara jalur Gunung Malang dan Baturraden.

Tim Wanadri bersama relawan menemukan sejumlah tanda alam di sekitar lokasi, seperti jejak longsoran, prosotan, dan patahan tanah. Penemuan tersebut dilakukan oleh tim pencarian tahap kedua setelah operasi tahap pertama resmi dihentikan.

Selama proses pencarian, berbagai ikhtiar dilakukan, termasuk lantunan Al-Fatihah sebanyak 1.000 kali di Basecamp Dipajaya serta sholawatan sehari sebelum jenazah ditemukan. Ayah Syafiq Ali, Dhani Rusman, serta kakak korban juga sempat terlibat langsung dalam upaya pencarian.

Berpisah Demi Menolong Sahabat

Sebelum tragedi terjadi, Syafiq Ali diketahui mendaki bersama rekannya, Himawan. Keduanya beristirahat di Pos 5 Gunung Slamet, namun di lokasi tersebut kaki Himawan mengalami kram dan tidak mampu melanjutkan perjalanan.

Syafiq Ali kemudian memutuskan turun lebih dulu untuk mencari bantuan dan meminta Himawan menunggu di Pos 5. Namun, Syafiq Ali tak kunjung kembali hingga malam hari dan kontak pun terputus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Himawan akhirnya memutuskan bergerak naik menuju Pos 9 Gunung Slamet yang berada di ketinggian sekitar 3.183 mdpl, dengan jarak sekitar 300–600 meter dari puncak. Ia bertahan di pos tersebut hingga Selasa (30/12) pagi sebelum ditemukan relawan dan dievakuasi melalui Basecamp Dipajaya dalam kondisi selamat.

Sementara Syafiq Ali, yang turun untuk menolong sahabatnya, tak pernah kembali hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. (nba)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ducati Buka Suara soal Insiden Pecah Ban Marc Marquez di MotoGP Thailand 2026

Ducati Buka Suara soal Insiden Pecah Ban Marc Marquez di MotoGP Thailand 2026

Insiden pecah ban belakang membuat Marc Marquez harus menyudahi balapan lebih dulu di MotoGP Thailand 2026.
Jadwal UFC 326 Pekan Ini: Ada Duel Ulang Max Holloway vs Charles Oliveira Diperebutan Gelar Juara BMF

Jadwal UFC 326 Pekan Ini: Ada Duel Ulang Max Holloway vs Charles Oliveira Diperebutan Gelar Juara BMF

Jadwal UFC 326 pekan ini, di mana ada duel ulang antara Max Holloway vs Charles Oliveira untuk memperebutkan gelar juara BMF.
Lupakan Bodo/Glimt, Yann Sommer Ajak Inter Milan Fokus Penuh Kejar Scudetto Liga Italia Musim Ini

Lupakan Bodo/Glimt, Yann Sommer Ajak Inter Milan Fokus Penuh Kejar Scudetto Liga Italia Musim Ini

Inter Milan mencoba bangkit dari kekecewaan usai tersingkir dari Liga Champions. Di tengah suasana ini, Yann Sommer tampil sebagai sosok yang berbicara jujur.
Komunitas Motor Kembali Jadi Partner Gresini Racing di MotoGP 2026, Logo Terpampang di Ducati GP26

Komunitas Motor Kembali Jadi Partner Gresini Racing di MotoGP 2026, Logo Terpampang di Ducati GP26

komunitas motor kembali dukung Gresini Racing di MotoGP 2026. Logo terpampang di Ducati GP26, Alex Marquez dijagokan juara dunia usai tampil impresif musim lalu.
Cerita Kiper Nonmuslim Sengaja Ulur Waktu Demi Rekan Satu Tim Buka Puasa di Tengah Pertandingan

Cerita Kiper Nonmuslim Sengaja Ulur Waktu Demi Rekan Satu Tim Buka Puasa di Tengah Pertandingan

Di Eropa, baru Liga Inggris yang menerapkan jeda iftar di tengah pertandingan untuk pemain muslim berbuka puasa
Kapolri Gelar Rapat Lintas Sektoral Bidang Operasional Tahun 2026, Bakal Gelar Operasi Ketupat 13-25 Maret 2026

Kapolri Gelar Rapat Lintas Sektoral Bidang Operasional Tahun 2026, Bakal Gelar Operasi Ketupat 13-25 Maret 2026

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo gelar Rapat Lintas Sektoral Bidang Operasional Tahun 2026, di Auditorium Mutiara STIK-PTIK, Jakarta Selatan, Senin (2/3/2026),

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026: Megawati Hangestri Cs Siap Beraksi, Megatron Main Lagi Kapan?

Jadwal Final Four Proliga 2026: Megawati Hangestri Cs Siap Beraksi, Megatron Main Lagi Kapan?

Jadwal final four Proliga 2026, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap tampil untuk memperebutkan gelar juara ajang voli paling bergengsi di Indonesia.
Harum Namanya di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Akhirnya Jujur soal Alasan Pilih JPE di Proliga 2026

Harum Namanya di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Akhirnya Jujur soal Alasan Pilih JPE di Proliga 2026

Megawati Hangestri, pevoli andalan Indonesia yang pernah berkarier di Korea dan Turki, akhirnya kembali membela Jakarta Pertamina Enduro di Proliga 2026, alasan
Terungkap, Penyebab Utama Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Kembalikan Mobil Dinas Baru Seharga Rp8,49 M

Terungkap, Penyebab Utama Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Kembalikan Mobil Dinas Baru Seharga Rp8,49 M

Terungkap, penyebab utama, Gubernur Provinsi Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud secara resmi memutuskan untuk mengembalikan mobil dinas baru hasil pengadaan APBD
Top 3 Bola: John Herdman Senang, Timnas Indonesia Bisa ke Piala Dunia 2026, hingga Aksi Heroik Calvin Verdonk

Top 3 Bola: John Herdman Senang, Timnas Indonesia Bisa ke Piala Dunia 2026, hingga Aksi Heroik Calvin Verdonk

Inilah Top 3 Bola hari ini: bek Belgia masuk radar John Herdman, peluang Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2026, dan aksi heroik Calvin Verdonk bersama Lille.
Top Skor Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Sukses Pertahankan Rekor, Neriman Ozsoy Tak Tersentuh di Puncak

Top Skor Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Sukses Pertahankan Rekor, Neriman Ozsoy Tak Tersentuh di Puncak

Top skor Proliga 2026 putri, di mana Megawati Hangestri (Jakarta Pertamina Enduro) masih pertahankan rekor mentereng dan Neriman Ozsoy makin nyaman di puncak.
Timur Tengah Mencekam, Begini Nasib 58 Ribu Jemaah Umroh Indonesia yang Tertahan di Arab Saudi

Timur Tengah Mencekam, Begini Nasib 58 Ribu Jemaah Umroh Indonesia yang Tertahan di Arab Saudi

Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah, Puji Raharjo, memastikan pemerintah terus memantau perkembangan situasi secara berkala.
Dari Pendidikan Syiah ke Kursi Transisi Negara: Jejak Karier Ayatollah Arafi

Dari Pendidikan Syiah ke Kursi Transisi Negara: Jejak Karier Ayatollah Arafi

Mengenal Ayatollah Alireza Arafi, ulama senior Iran yang memimpin transisi pasca-wafatnya Khamenei dan berperan penting menjaga stabilitas negara.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT