News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wacana Polri di Bawah Kementerian Dinilai Berbahaya, Praktisi Ingatkan Ancaman Politisasi

Dorongan agar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) ditempatkan di bawah kementerian kembali mencuat dengan alasan penyederhanaan birokrasi dan penguatan pengawasan.
Kamis, 15 Januari 2026 - 14:29 WIB
Ilustrasi Polri
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Dorongan agar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) ditempatkan di bawah kementerian kembali mencuat dengan alasan penyederhanaan birokrasi dan penguatan pengawasan.

Namun, wacana tersebut menuai peringatan serius dari kalangan hukum yang menilai desain tersebut berpotensi mengikis independensi kepolisian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Praktisi hukum, Nanang Indrawan, menegaskan posisi Polri yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden adalah arsitektur ketatanegaraan yang sengaja dibentuk untuk melindungi kepolisian dari tarik-menarik kepentingan politik praktis.

“Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 sudah jelas menempatkan Polri sebagai alat negara di bidang keamanan dan ketertiban masyarakat yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden. Itu bukan tanpa alasan, tetapi untuk menjaga jarak Polri dari intervensi politik sektoral,” kata Nanang, kepada media, Kamis (15/1/2026).

Praktisi Hukum Nanang Indrawan
Praktisi Hukum Nanang Indrawan
Sumber :
  • Istimewa

Jika Polri berada di bawah kementerian dengan figur politik sebagai pimpinan, menurut Nanang, celah intervensi semakin terbuka. 

Ia mencontohkan model garis komando Kejaksaan Agung yang tetap langsung di bawah Presiden untuk menjaga konsistensi penegakan hukum.

“Polisi itu harus menjadi wasit bangsa. Wasit tidak boleh berada di bawah salah satu pemain. Kalau Polri berada di bawah kementerian, maka independensi penegakan hukum bisa dipertanyakan,” ujarnya.

Nanang menilai persoalan mendesak Polri bukan perubahan struktur administratif, melainkan reformasi internal yang menyentuh akar. 

Ia menyoroti tiga titik krusial, yaitu rekrutmen, promosi jabatan, dan perilaku oknum yang mempertontonkan gaya hidup mewah.

“Selama rekrutmen dan promosi masih membuka celah praktik transaksional atau kedekatan subjektif, integritas institusi akan terus tergerus. Pindah di bawah kementerian tidak akan menyelesaikan masalah itu,” katanya.

Ia mendorong penerapan sistem meritokrasi secara transparan dan terbuka, serta memperluas ruang pengawasan publik yang dapat diaudit. 

Menurutnya, pembenahan dari hulu akan menentukan kualitas pelayanan kepolisian di hilir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di saat yang sama, Nanang mengingatkan hakikat Polri sebagai polisi sipil yang seharusnya dekat dengan masyarakat, bukan alat kekuasaan.

“Masyarakat rindu polisi yang mengayomi dan menjadi solusi, bukan menakutkan. Itu hanya bisa terwujud jika Polri tetap independen dan bersih secara internal,” tuturnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lapas Sukamiskin Copot AC Imbas "Apartemen Mewah" di Lapas Cibinong, Kalapas: Bangunan Peninggalan Belanda Tanpa AC Sudah Dingin

Lapas Sukamiskin Copot AC Imbas "Apartemen Mewah" di Lapas Cibinong, Kalapas: Bangunan Peninggalan Belanda Tanpa AC Sudah Dingin

Lapas Sukamiskin mencopot AC atau pendingin ruangan menyusul temuan sejumlah fasilitas sekelas “apartemen mewah” di Lapas Cibinong oleh Ombudsman RI. 
Megawati Hangestri Bandingkan Kualitas Liga Korea dan Asia Tenggara

Megawati Hangestri Bandingkan Kualitas Liga Korea dan Asia Tenggara

Pevoli andalan Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi secara terbuka membeberkan perbedaan besar yang ia rasakan selama menjajaki karier di berbagai kompetisi ...
Top 3 Sports: Reaksi Erick Thohir soal Potensi Malaysia-Singapura Main Mata, Duel Tyson Fury vs Anthony Joshua, hingga Tandem Giovanna Milana

Top 3 Sports: Reaksi Erick Thohir soal Potensi Malaysia-Singapura Main Mata, Duel Tyson Fury vs Anthony Joshua, hingga Tandem Giovanna Milana

Redaksi tvOnenews.com telah memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar dunia olahraga. Berikut rangkuman ketiga berita tersebut.
Sidang Lanjutan Dugaan Kasus Pemerasan, Saksi Akui Akan Hal Ini

Sidang Lanjutan Dugaan Kasus Pemerasan, Saksi Akui Akan Hal Ini

Paulus Bangun Tudungta selaku pengacara yang memeras pengusaha muda Vincent Leo Ca diduga melakukan pemerasan atas arahan sang ayah.
The Temple of Champions Hadirkan Pertandingan Tinju di Kawasan Candi Prambanan

The Temple of Champions Hadirkan Pertandingan Tinju di Kawasan Candi Prambanan

Pertandingan tinju dengan konsep berbeda akan digelar di Yogyakarta. The Temple of Champions akan berlangsung di Candi Prambanan pada 7 November 2026 mendatang.
Bursa Transfer Inter Milan: Mika Godts Pernah Ditawarkan ke Nerazzurri, tetapi Terkendala Taktik yang Kurang Cocok

Bursa Transfer Inter Milan: Mika Godts Pernah Ditawarkan ke Nerazzurri, tetapi Terkendala Taktik yang Kurang Cocok

Mika Godts menjadi sorotan setelah tampil impresif bersama Timnas Belgia di Nations League. Winger muda itu menunjukkan kemampuan sepanjang musim lalu.

Trending

Sidang Lanjutan Dugaan Kasus Pemerasan, Saksi Akui Akan Hal Ini

Sidang Lanjutan Dugaan Kasus Pemerasan, Saksi Akui Akan Hal Ini

Paulus Bangun Tudungta selaku pengacara yang memeras pengusaha muda Vincent Leo Ca diduga melakukan pemerasan atas arahan sang ayah.
The Temple of Champions Hadirkan Pertandingan Tinju di Kawasan Candi Prambanan

The Temple of Champions Hadirkan Pertandingan Tinju di Kawasan Candi Prambanan

Pertandingan tinju dengan konsep berbeda akan digelar di Yogyakarta. The Temple of Champions akan berlangsung di Candi Prambanan pada 7 November 2026 mendatang.
Top 3 Sports: Reaksi Erick Thohir soal Potensi Malaysia-Singapura Main Mata, Duel Tyson Fury vs Anthony Joshua, hingga Tandem Giovanna Milana

Top 3 Sports: Reaksi Erick Thohir soal Potensi Malaysia-Singapura Main Mata, Duel Tyson Fury vs Anthony Joshua, hingga Tandem Giovanna Milana

Redaksi tvOnenews.com telah memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar dunia olahraga. Berikut rangkuman ketiga berita tersebut.
Megawati Hangestri Bandingkan Kualitas Liga Korea dan Asia Tenggara

Megawati Hangestri Bandingkan Kualitas Liga Korea dan Asia Tenggara

Pevoli andalan Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi secara terbuka membeberkan perbedaan besar yang ia rasakan selama menjajaki karier di berbagai kompetisi ...
Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Giovanna Milana akan memulai perjalanan baru dalam kariernya setelah resmi bergabung dengan Kurobe Aqua Fairies Toyama di Liga Voli Jepang 2026-2027. Tidak lagi bermain bersama Megawati Hangestri, ia kini akan bertandem dengan pemain elit kelas dunia.
Link Telegram Video 27 Detik Bilqis Luvena Viral di TikTok, Waspada Jebakan Scam

Link Telegram Video 27 Detik Bilqis Luvena Viral di TikTok, Waspada Jebakan Scam

Video 27 detik Bilqis Luvena viral di media sosial. Ternyata konten aslinya merupakan lipsync dan parodi, sementara link Telegram, X, dan download video perlu
Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Kekalahan 2-0 Vietnam atas Thailand di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (29/9/2026) membuat Vietnam kehilangan kendali dalam persaingan menuju puncak klasemen grup.
Selengkapnya

Viral