News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Limpahkan Berkas Perkara Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Roy Suryo Cs: Tidak Memiliki Dasar Hukum yang Kuat

Roy Suryo Cs tanggapi pelimpahan berkas perkara tudingan ijazah palsu Jokowi oleh Polda Metro Jaya kepada pihak kejaksaan, dinilai tak memiliki dasar hukum.
Kamis, 15 Januari 2026 - 17:02 WIB
Kuasa Hukum Roy Suryo, Refly Harun, di Polda Metro Jaya, Kamis (15/1/2026)
Sumber :
  • Adinda Ratna Safira/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Roy Suryo Cs yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) menanggapi soal pelimpahan berkas perkara yang dilakukan oleh Polda Metro Jaya kepada pihak kejaksaan.

Kuasa Hukum Roy Suryo, Refly Harun menerangkan, pelimpahan berkas perkara ini tidak memiliki dasar hukum yang kuat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami sampaikan, bahwa pelimpahan berkas perkara atas nama Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan Dokter Tifa sangat prematur dan tidak memiliki dasar hukum yang kuat,” kata Refly, di Polda Metro Jaya, Kamis (15/1/2026).

Lebih lanjut Refly mengungkapkan bahwa pelimpahan berkas perkara ini tidak memiliki dasar hukum yang kuat lantaran saksi dah ahli yang telah diajukan pihaknya, saat ini belum diperiksa.

Roy Suryo di Polda Metro Jaya, Kamis (15/1/2026).
Roy Suryo di Polda Metro Jaya, Kamis (15/1/2026).
Sumber :
  • Adinda Ratna Safira/tvOnenews

“Ahli dan saksi meringankan yang diajukan tim kuasa hukum RRT belum diperiksa hingga saat ini. Jadi tim kuasa hukum RRT itu namanya Bala RR ya, Barisan Pembela Roy, Rismon, dan Tifa. Tapi kami mendapatkan surat per tanggal 20 Januari panggilan itu. Padahal sudah dilimpahkan,” jelas Refly.

Selanjutnya Refly mengatakan, dari pemeriksaan terhadap RRT oleh penyidik pada tanggal 13 November 2025 sebagai tersangka, dan gelar perkara khusus pada tanggal 15 Desember 2025 oleh Penyidik Polda Metro Jaya, terlihat dasar penetapan tersangka sumir.

“Karena tidak ditunjukkan secara spesifik locus delicti-nya yang mana, tempus delicti-nya yang mana, peristiwa pidananya yang mana. Yang ditunjukkan ke kami hanyalah sebuah tempus delicti yang panjang, yaitu 22 Januari sampai 30 April 2025. Tapi yang spesifiknya kita enggak tahu,” terangnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian selembar kertas ijazah asli yang diperlihatkan pada gelar perkara khusus yang dilaksanakan tanggal 15 Desember 2025 oleh penyidik Polda Metro Jaya justru makin meragukan dan menguatkan dugaan ijazah palsu Jokowi.

“Kenapa? Antara lain adalah terlihat dari proses yang tidak transparan. Jadi kalau kita bicara prinsip good governance, clean governance, itu sangat tidak govern. Tidak boleh disentuh, tidak boleh diraba, apalagi difoto. Tetapi dengan putusan Bonatua ya, di Komisi Informasi Pusat kemarin, tidak ada lagi alasan untuk tidak memperlihatkan ijazah itu ke publik. Kalau diminta. Jadi menjadi milik publik, dokumen publik. Iya, dan harus berani diteliti oleh publik sekalipun,” ungkap Refly.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jurgen Klopp Serius Pertimbangkan Latih Real Madrid

Jurgen Klopp Serius Pertimbangkan Latih Real Madrid

Real Madrid mulai menyusun rencana musim panas usai tunjuk Arbeloa. Nama Jurgen Klopp kembali mencuat dan disebut serius pertimbangkan comeback melatih lagi.
Persib Lumpuhkan Persija di Super League 2025/26, Bojan Hodak: Jadi Juara Setengah Musim Tidak Terlalu Penting

Persib Lumpuhkan Persija di Super League 2025/26, Bojan Hodak: Jadi Juara Setengah Musim Tidak Terlalu Penting

Bojan Hodak justru menempatkan pencapaian juara Super League 2025/26 sebagai bonus sementara, sembari mengalihkan fokus Persib ke target yang lebih besar, yaitu
Hasil Proliga 2026, Putri: Gresik Phonska Plus Tak terbendung! Tanpa Ampun Hancurkan Runner Up Musim Lalu

Hasil Proliga 2026, Putri: Gresik Phonska Plus Tak terbendung! Tanpa Ampun Hancurkan Runner Up Musim Lalu

Hasil Proliga 2026 di sektor putri yang menyajikan pertarungan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia menghadapi Jakarta Popsivo Polwan.
Hasil Drawing Piala AFF 2026 Jalan Emas Timnas Indonesia atau Malah Jadi Grup Neraka?

Hasil Drawing Piala AFF 2026 Jalan Emas Timnas Indonesia atau Malah Jadi Grup Neraka?

Piala AFF 2026 akan menggunakan format kandang-tandang satu leg di fase grup. Setiap tim memainkan empat pertandingan, dua di kandang dan dua tandang. 
Kasus Pemerasan Izin TKA, KPK Sebut Eks Sekjen Kemnaker Masih Terima Uang dari Agen Meski Sudah Pensiun

Kasus Pemerasan Izin TKA, KPK Sebut Eks Sekjen Kemnaker Masih Terima Uang dari Agen Meski Sudah Pensiun

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut mantan Sekjen Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) Heri Sudarmanto masih menerima uang meski sudah tidak menjabat
Reaksi Berkelas John Herdman usai Timnas Indonesia Segrup dengan Vietnam di Piala AFF 2026, Singgung Hasil Kualifikasi Piala Dunia

Reaksi Berkelas John Herdman usai Timnas Indonesia Segrup dengan Vietnam di Piala AFF 2026, Singgung Hasil Kualifikasi Piala Dunia

John Herdman tak gentar Timnas Indonesia segrup dengan juara bertahan Vietnam di Piala AFF 2026. Ia sebut hasil Kualifikasi Piala Dunia jadi modal penting.

Trending

3 Bek Kelas Dunia yang Bisa Didatangkan Persib Jika Barba Out, Nomor 1 Sergio Ramos

3 Bek Kelas Dunia yang Bisa Didatangkan Persib Jika Barba Out, Nomor 1 Sergio Ramos

Persib Bandung harus mulai memikirkan langkah strategis untuk mengantisipasi kepergian Federico Barba. Salah satu opsi yang bisa diambil adalah merekrut pemain kelas dunia di sektor pertahanan.
Istri Federico Barba Tiba-tiba Speak Up di Tengah Panasnya Isu Kepergian Sang Pemain dari Persib Bandung

Istri Federico Barba Tiba-tiba Speak Up di Tengah Panasnya Isu Kepergian Sang Pemain dari Persib Bandung

Di tengah panasnya isu transfer Federico Barba dari Persib Bandung ke klub liga Italia, sang istri tiba-tiba buat unggahan yang justru bikin Bobotoh geram.
Kogabwilhan III Tanam 1.000 Pohon Mangrove sebagai Langkah Antisipasi Iklim

Kogabwilhan III Tanam 1.000 Pohon Mangrove sebagai Langkah Antisipasi Iklim

Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III tanam 1.000 pohon mangrove di Pantai Gambesi, Kelurahan Gambesi, Ternate, Maluku Utara Kamis (15/1/2026).
Terungkap Kejanggalan Selama Pencarian Syafiq Ali di Gunung Slamet, Ditemukan di Area yang Dilalui Tim Pencari Berkali-kali

Terungkap Kejanggalan Selama Pencarian Syafiq Ali di Gunung Slamet, Ditemukan di Area yang Dilalui Tim Pencari Berkali-kali

Syafiq Ali diketahui mendaki Gunung Slamet bersama rekannya, Himawan, melalui Basecamp Dipajaya, Desa Clekatakan, Pemalang, pada Sabtu (30/12/2025).
Terungkap Pesan Terakhir Syafiq Ali Sebelum Dinyatakan Hilang di Gunung Slamet, Diduga Sempat Alami Hipotermia

Terungkap Pesan Terakhir Syafiq Ali Sebelum Dinyatakan Hilang di Gunung Slamet, Diduga Sempat Alami Hipotermia

Medsos sempat dihebohkan dengan kabar hilangnya pendaki di gunung Slamet beberapa waktu lalu. Kini pendaki tersebut ditemukan dalam keadaan meninggal.
Heboh Khairun Nisya Diterima Jadi Pramugari Garuda Indonesia, Ini Faktanya

Heboh Khairun Nisya Diterima Jadi Pramugari Garuda Indonesia, Ini Faktanya

Sebelumnya, publik dihebohkan dengan aksi Khairun Nisya yang menyamar sebagai pramugari Batik Air.
Agus Saputra Guru di Jambi Akui Lontarkan Kata "Miskin" hingga Berujung Dikeroyok oleh Puluhan Siswanya, Tapi...

Agus Saputra Guru di Jambi Akui Lontarkan Kata "Miskin" hingga Berujung Dikeroyok oleh Puluhan Siswanya, Tapi...

Viral di media sosial video pengeroyokan guru SMK Negeri 3 Tanjung Jabung Timur, Jambi bernama Agus Saputra oleh sejumah siswanya. Ini pengakuan sang guru..
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT