News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Paguyuban Lender Dana Syariah Indonesia Ngadu ke Komisi III DPR, Para Investor Rugi Rp1,4 Triliun

Paguyuban lender investasi di PT Dana Syariah Indonesia (DSI) mengadu ke Komisi III DPR RI terkait polemik gagal bayar yang rugikan para investor hingga Rp1,4 T
Kamis, 15 Januari 2026 - 17:28 WIB
Paguyuban lender investasi (para pemberi pinjaman) dalam rapat dengar pendapat umum (RDPU) di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (15/1).
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Paguyuban lender investasi (para pemberi pinjaman) di PT Dana Syariah Indonesia (DSI) mengadu ke Komisi III DPR RI terkait polemik gagal bayar yang disebut merugikan para investor hingga Rp1,4 triliun.

Aduan itu disampaikan dalam rapat dengar pendapat umum (RDPU) di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (15/1).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Audiensi ini turut dihadiri oleh perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan
Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Ade Safri Simanjuntak.

Ketua Paguyuban Lender DSI, Ahmad Pitoyo, menjelaskan para lender awalnya percaya menanamkan dana karena PT DSI mengklaim sebagai investasi syariah yang berizin dan diawasi.

“Kami tertarik karena sudah terklarifikasi bahwa Dana Syariah itu berizin dan diawasi oleh MUI Dewan Pengawas Syariah,” ujar Ahmad di hadapan anggota Komisi III DPR RI.

Ahmad menjelaskan, sejak 2018 hingga terbitnya izin Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Februari 2021, investasi di PT DSI berjalan normal. Setelah izin keluar, para lender semakin banyak menempatkan dana.

“Sejak izin itu diterbitkan, kami para lender berbondong-bondong untuk menginvestasikannya,” katanya.

Ia menyebut, skema investasi yang ditawarkan dinilai menarik karena diklaim membiayai proyek properti yang sudah memiliki pembeli serta dilengkapi jaminan dari borrower.

“Imbal hasilnya dibagi dua, 18 persen per tahun untuk lender dan 5 persen untuk DSI,” jelas Ahmad.

Namun, kondisi mulai bermasalah sejak Mei 2025. Sejumlah lender tidak lagi menerima imbal hasil maupun menarik dana pokok investasi mereka.

“Sejak bulan Mei 2025 sudah goyang. Beberapa lender tidak bisa menerima imbal hasil maupun menarik pokok dana,” ungkapnya.

Masalah itu memuncak pada 6 Oktober 2025. Menurut Ahmad, sejak saat itu PT DSI sama sekali tidak dapat memenuhi kewajibannya kepada para lender.

“Puncaknya tanggal 6 Oktober 2025, DSI sama sekali tidak bisa melakukan kewajibannya alias gagal bayar,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menambahkan, para lender juga kesulitan berkomunikasi dengan pihak perusahaan. Akses komunikasi hanya melalui email dan WhatsApp layanan pelanggan.

“Kantornya tutup dan bahkan ditulis untuk dijual, sehingga kami kesulitan melakukan komunikasi,” tandas Ahmad.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Reaksi Media Vietnam Setelah Tahu Satu Grup dengan Timnas Indonesia di Babak Fase Grup Piala AFF 2026: Kami di Grup Mudah

Reaksi Media Vietnam Setelah Tahu Satu Grup dengan Timnas Indonesia di Babak Fase Grup Piala AFF 2026: Kami di Grup Mudah

AFF menggelar drawing Piala AFF 2026 di Jakarta, Kamis (15/1/2026). Dari hasil drawing, Vietnam sebagai juara bertahan melawan Singapura, Timnas Indonesia, Kamboja dan pemenang antara Timor Leste atau Brunei Darussalam. 
Susah Payah Kalahkan Wakil Denmark, Putri KW Berhasil Amankan Satu Tempat di Perempat Final India Open 2026

Susah Payah Kalahkan Wakil Denmark, Putri KW Berhasil Amankan Satu Tempat di Perempat Final India Open 2026

Indonesia berhasil menempatkan satu wakilnya di babak 16 besar India Open 2026 sektor tunggal putri setelah Putri Kusuma Wardani berhasil menaklukan wakil Denmark, Line Kjaersfeldt.
Telkomsel Perkuat Akses Internet Huntara di Wilayah Sumatera-Aceh, Kapasitas WiFi Gratis Ditingkatkan

Telkomsel Perkuat Akses Internet Huntara di Wilayah Sumatera-Aceh, Kapasitas WiFi Gratis Ditingkatkan

Layanan internet di 11 Hunian Sementara (Huntara) yang tersebar di wilayah Aceh dan Sumatera Utara terus ditingkatkan oleh Telkomsel melalui berbagai upaya.
Belum Debut, John Herdman Targetkan Cetak Sejarah untuk Timnas Indonesia di Piala AFF

Belum Debut, John Herdman Targetkan Cetak Sejarah untuk Timnas Indonesia di Piala AFF

Adalah menjadi juara Piala AFF, trofi yang belum pernah dimiliki oleh Timnas Indonesa. Dengan turnamen debutnya, John Herdman pun ingin membawa gelar juara bagi Timnas Indonesia.
Daftar 30 Pemain yang Diprediksi akan Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Bintang Eropa Absen, Persib Penyumbang Terbanyak

Daftar 30 Pemain yang Diprediksi akan Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Bintang Eropa Absen, Persib Penyumbang Terbanyak

Timnas Indonesia diprediksi tampil tanpa pemain Eropa di Piala AFF 2026 seperti Jay Idzes. John Herdman diprediksi akan mengandalkan pemain lokal dan muda.
Rampung Diperiksa KPK, Ono Surono Akui Dicecar Soal Aliran Uang Dalam Dugaan Kasus Bupati Bekasi

Rampung Diperiksa KPK, Ono Surono Akui Dicecar Soal Aliran Uang Dalam Dugaan Kasus Bupati Bekasi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah rampung memeriksa Ketua DPD PDIP Jawa Barat, Ono Surono di gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Kamis (15/1/2026).

Trending

3 Bek Kelas Dunia yang Bisa Didatangkan Persib Jika Barba Out, Nomor 1 Sergio Ramos

3 Bek Kelas Dunia yang Bisa Didatangkan Persib Jika Barba Out, Nomor 1 Sergio Ramos

Persib Bandung harus mulai memikirkan langkah strategis untuk mengantisipasi kepergian Federico Barba. Salah satu opsi yang bisa diambil adalah merekrut pemain kelas dunia di sektor pertahanan.
Istri Federico Barba Tiba-tiba Speak Up di Tengah Panasnya Isu Kepergian Sang Pemain dari Persib Bandung

Istri Federico Barba Tiba-tiba Speak Up di Tengah Panasnya Isu Kepergian Sang Pemain dari Persib Bandung

Di tengah panasnya isu transfer Federico Barba dari Persib Bandung ke klub liga Italia, sang istri tiba-tiba buat unggahan yang justru bikin Bobotoh geram.
Terungkap Kejanggalan Selama Pencarian Syafiq Ali di Gunung Slamet, Ditemukan di Area yang Dilalui Tim Pencari Berkali-kali

Terungkap Kejanggalan Selama Pencarian Syafiq Ali di Gunung Slamet, Ditemukan di Area yang Dilalui Tim Pencari Berkali-kali

Syafiq Ali diketahui mendaki Gunung Slamet bersama rekannya, Himawan, melalui Basecamp Dipajaya, Desa Clekatakan, Pemalang, pada Sabtu (30/12/2025).
Terungkap Pesan Terakhir Syafiq Ali Sebelum Dinyatakan Hilang di Gunung Slamet, Diduga Sempat Alami Hipotermia

Terungkap Pesan Terakhir Syafiq Ali Sebelum Dinyatakan Hilang di Gunung Slamet, Diduga Sempat Alami Hipotermia

Medsos sempat dihebohkan dengan kabar hilangnya pendaki di gunung Slamet beberapa waktu lalu. Kini pendaki tersebut ditemukan dalam keadaan meninggal.
Heboh Khairun Nisya Diterima Jadi Pramugari Garuda Indonesia, Ini Faktanya

Heboh Khairun Nisya Diterima Jadi Pramugari Garuda Indonesia, Ini Faktanya

Sebelumnya, publik dihebohkan dengan aksi Khairun Nisya yang menyamar sebagai pramugari Batik Air.
Sifat Asli Denada Diungkap Mantan ART, Akui Mengenal Ressa Rizky dari Masa Kecil

Sifat Asli Denada Diungkap Mantan ART, Akui Mengenal Ressa Rizky dari Masa Kecil

Sifat asli Denada diungkap oleh mantan asisten rumah tangganya (ART), akui mengenal Ressa Rizky saat masih kecil.
Khutbah Jumat 16 Januari 2026: Isra Miraj, Meneladani Ketaatan Rasulullah SAW saat Perintah Shalat Diturunkan

Khutbah Jumat 16 Januari 2026: Isra Miraj, Meneladani Ketaatan Rasulullah SAW saat Perintah Shalat Diturunkan

Berikut tema teks khutbah Jumat singkat terbaru untuk shalat Jumat, dengan judul "Isra Miraj, Meneladani Ketaatan Rasulullah SAW saat Perintah Shalat Diturunkan".
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT