News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Istimewa! Pemprov Jabar Siapkan Rp45 Miliar untuk 15.293 Warga Terdampak Penutupan Tambang Bogor

Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi menyiapkan anggaran sebesar Rp45 miliar untuk menyalurkan kompensasi kepada 15.293 -
Kamis, 15 Januari 2026 - 17:45 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Taufik Hidayat

tvOnenews.com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi menyiapkan anggaran sebesar Rp45 miliar untuk menyalurkan kompensasi kepada 15.293 warga tambahan yang terdampak penutupan sementara tambang di Kabupaten Bogor.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Jawa Barat Ade Afriandi menyampaikan bahwa ribuan warga tersebut belum menerima bantuan kompensasi pada Desember 2025 lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setiap kepala keluarga (KK) rencananya akan memperoleh bantuan sebesar Rp3 juta untuk satu bulan.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi KDM).
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi KDM).
Sumber :
  • Antara

Sebelumnya, Pemprov Jabar telah menyalurkan kompensasi kepada 2.938 KK yang tersebar di tiga kecamatan, yakni Rumpin, Parungpanjang, dan Cigudeg. Penyaluran tahap awal tersebut dilakukan pada Desember 2025.

“Yang 2.938 KK mereka sudah. Yang 15.000 belum. Jadi kami akan fokus dulu, tuntaskan yang seharusnya Desember mendapat bantuan, yang 15 ribu KK itu. 15 ribu di kali Rp3 juta, total sekitar Rp45 miliar,” ujar Ade, Rabu (14/1/2026).

Ade menjelaskan, kebijakan kompensasi sebenarnya dirancang mengikuti arahan Gubernur Dedi Mulyadi, yakni pemberian bantuan selama tiga bulan, mencakup Desember 2025 serta Januari hingga Februari 2026.

Namun untuk saat ini DPMD Jabar memprioritaskan penyaluran satu bulan kompensasi bagi warga yang sama sekali belum menerima bantuan.

Adapun dua bulan sisa kompensasi masih akan dibahas lebih lanjut setelah Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jawa Barat menyelesaikan perhitungan kondisi kas daerah.

“Jadi sekarang fokusnya satu bulan dulu yang 15 ribu itu,” ucap Ade.

Ia menambahkan, penyaluran kompensasi ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Nomor 7920/ES.09/PEREK tertanggal 25 September 2025 yang mengatur kompensasi bagi warga terdampak penutupan sementara tambang di wilayah Parungpanjang, Cigudeg, dan Rumpin.

Menurut Ade, proses penyaluran dilakukan secara bertahap berdasarkan data usulan yang telah diverifikasi secara faktual.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi
Sumber :
  • Istimewa

Tahap pertama mencakup 928 KK di Kecamatan Parungpanjang. Tahap kedua diberikan kepada 2.010 KK di sebagian desa di Kecamatan Cigudeg dan Rumpin, yang telah dicairkan pada Desember 2025.

Setelah itu, DPMD Jabar kembali menerima usulan tambahan. Hasil verifikasi menunjukkan 6.216 KK telah memenuhi syarat dan ditetapkan melalui Keputusan Gubernur.

Sementara itu, terdapat tambahan 9.077 KK lain yang masih dalam proses pemberitahuan ke Inspektorat untuk dilakukan peninjauan sebelum ditetapkan secara resmi.

“Yang belum menerima penyaluran bantuan di Desember, ini digeser ke 2026. 6.216 itu sudah ditetapkan dalam Keputusan Gubernur. Kemudian yang 9.077 itu masih berproses pemberitahuan ke Inspektorat (untuk) semacam review dan nanti diajukan untuk ditetapkan dalam Keputusan Gubernur,” jelasnya.

Ade pun mengimbau masyarakat di tiga kecamatan terdampak agar tetap bersabar menunggu proses penyaluran bantuan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menegaskan komitmen Pemprov Jawa Barat untuk menuntaskan pemberian kompensasi kepada seluruh warga yang berhak.

“Tidak perlu khawatir. Prosesnya sedang berjalan. Jangan terprovokasi bahwa ini (kompensasi) tidak jelas. Jangan khawatir, karena Pemprov tidak mungkin meninggalkan yang 15 ribuan itu dan hanya menyelesaikan yang 2.938 KK,” tegasnya.

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

RUU Perampasan Aset: Negara Bisa Rampas Aset Hasil Kejahatan Tanpa Vonis Pidana, Syaratnya Minimal Rp1 Miliar

RUU Perampasan Aset: Negara Bisa Rampas Aset Hasil Kejahatan Tanpa Vonis Pidana, Syaratnya Minimal Rp1 Miliar

Berdasarkan RUU Perampasan Aset, negara berpeluang merampas harta kekayaan yang diduga hasil kejahatan, tanpa harus menunggu putusan pidana terhadap pelakunya. 
Satu Grup dengan Vietnam dan Singapura, Rizky Ridho Pasang Target Tinggi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Satu Grup dengan Vietnam dan Singapura, Rizky Ridho Pasang Target Tinggi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Bek Timnas Indonesia, Rizky Ridho, menilai Grup A Piala AFF 2026 yang bakal dihuni skuad Garuda bukanlah grup yang mudah satu grup dengan Vietnam dan Singapura.
BNN Berantas Narkoba Lewat Pendekatan Kolaboratif, Implementasikan Visi Presiden

BNN Berantas Narkoba Lewat Pendekatan Kolaboratif, Implementasikan Visi Presiden

Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) paparkan langkah strategis dalam pencegahan dan pemberantasan narkoba
Bikin Geger Bursa Transfer Super League! Persik Kediri Rekrut Dua Pemain Spanyol Sekaligus

Bikin Geger Bursa Transfer Super League! Persik Kediri Rekrut Dua Pemain Spanyol Sekaligus

Persik Kediri resmi mendatangkan dua pemain asing anyar berkebangsaan Spanyol pada bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026.
Klasemen Proliga 2026, Sektor Putri: Raih Kemenangan Kedua, Gresik Phonska Plus Geser Jakarta Popsivo Polwan dari Puncak

Klasemen Proliga 2026, Sektor Putri: Raih Kemenangan Kedua, Gresik Phonska Plus Geser Jakarta Popsivo Polwan dari Puncak

Klasemen Proliga 2026 sektor putri setelah laga sengit yang mempertemukan Gresik Phonska Plus menghadapi Jakarta Popsivo Polwan.
Mengapa Ressa Rizky Menggugat Denada Secara Hukum Perdata Bukan Pidana? Begini Penjelasan Pakar Hukum

Mengapa Ressa Rizky Menggugat Denada Secara Hukum Perdata Bukan Pidana? Begini Penjelasan Pakar Hukum

Ressa Rizky melayangkan sebuah gugatan secara perdata kepada Denada ke Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi dengan tuntutan ganti rugi materiil sebesar Rp7 Miliar

Trending

3 Bek Kelas Dunia yang Bisa Didatangkan Persib Jika Barba Out, Nomor 1 Sergio Ramos

3 Bek Kelas Dunia yang Bisa Didatangkan Persib Jika Barba Out, Nomor 1 Sergio Ramos

Persib Bandung harus mulai memikirkan langkah strategis untuk mengantisipasi kepergian Federico Barba. Salah satu opsi yang bisa diambil adalah merekrut pemain kelas dunia di sektor pertahanan.
Istri Federico Barba Tiba-tiba Speak Up di Tengah Panasnya Isu Kepergian Sang Pemain dari Persib Bandung

Istri Federico Barba Tiba-tiba Speak Up di Tengah Panasnya Isu Kepergian Sang Pemain dari Persib Bandung

Di tengah panasnya isu transfer Federico Barba dari Persib Bandung ke klub liga Italia, sang istri tiba-tiba buat unggahan yang justru bikin Bobotoh geram.
Kogabwilhan III Tanam 1.000 Pohon Mangrove sebagai Langkah Antisipasi Iklim

Kogabwilhan III Tanam 1.000 Pohon Mangrove sebagai Langkah Antisipasi Iklim

Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III tanam 1.000 pohon mangrove di Pantai Gambesi, Kelurahan Gambesi, Ternate, Maluku Utara Kamis (15/1/2026).
Terungkap Kejanggalan Selama Pencarian Syafiq Ali di Gunung Slamet, Ditemukan di Area yang Dilalui Tim Pencari Berkali-kali

Terungkap Kejanggalan Selama Pencarian Syafiq Ali di Gunung Slamet, Ditemukan di Area yang Dilalui Tim Pencari Berkali-kali

Syafiq Ali diketahui mendaki Gunung Slamet bersama rekannya, Himawan, melalui Basecamp Dipajaya, Desa Clekatakan, Pemalang, pada Sabtu (30/12/2025).
Terungkap Pesan Terakhir Syafiq Ali Sebelum Dinyatakan Hilang di Gunung Slamet, Diduga Sempat Alami Hipotermia

Terungkap Pesan Terakhir Syafiq Ali Sebelum Dinyatakan Hilang di Gunung Slamet, Diduga Sempat Alami Hipotermia

Medsos sempat dihebohkan dengan kabar hilangnya pendaki di gunung Slamet beberapa waktu lalu. Kini pendaki tersebut ditemukan dalam keadaan meninggal.
Heboh Khairun Nisya Diterima Jadi Pramugari Garuda Indonesia, Ini Faktanya

Heboh Khairun Nisya Diterima Jadi Pramugari Garuda Indonesia, Ini Faktanya

Sebelumnya, publik dihebohkan dengan aksi Khairun Nisya yang menyamar sebagai pramugari Batik Air.
Agus Saputra Guru di Jambi Akui Lontarkan Kata "Miskin" hingga Berujung Dikeroyok oleh Puluhan Siswanya, Tapi...

Agus Saputra Guru di Jambi Akui Lontarkan Kata "Miskin" hingga Berujung Dikeroyok oleh Puluhan Siswanya, Tapi...

Viral di media sosial video pengeroyokan guru SMK Negeri 3 Tanjung Jabung Timur, Jambi bernama Agus Saputra oleh sejumah siswanya. Ini pengakuan sang guru..
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT