Mengungkap Misteri Kasus Tewasnya Satu Keluarga di Warakas, Polisi Bakal Lakukan Gelar Perkara
- x.com/@wongdalang
Jakarta, tvOnenews.com - Polisi masih menyelidiki kasus tewasnya satu keluarga di Warakas, Jakarta Utara, yang terdiri dari seorang ibu berinisial SS (50), dan dua anaknya berinisial AF (27), dan AAAJ (13), di Jalan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Jumat (2/1/2026).
Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengungkapkan, pihak kepolisian akan melakukan gelar perkara bersama laboratorium forensik (Labfor) dan Dokter forensik (Doktor) untuk membahas temuan fakta hingga hasil uji laboratoris dari korban.
“Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara akan melaksanakan gelar perkara bersama Labfor dan Dokfor untuk membahas temuan fakta di TKP, hasil otopsi, dan hasil uji laboratoris,” kata Budi, kepada wartawan, Kamis (15/1/2026).

- tvOneNews
Kemudian Budi menerangkan, hasil gelar perkara ini nantinya akan dijadikan sebagai kesimpulan untuk mengetahui penyebab kematian korban.
“Guna menyimpulkan penyebab kematian para korban,” jelas Budi.
Sebelumnya, polisi mengungkap fakta baru dibalik tewasnya satu keluarga yang terdiri dari ibu berinisial SS (50), dan dua anaknya berinisial Afiah (27), dan AAAJ (13), serta satu lainnya ASJ (22) masih dirawat di rumah sakit, di Jalan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Jumat (2/1/2026).
Kanit Resmob Polres Metro Jakarta Utara, Iptu Seno Adji Pradana, menuturkan bahwa selain ditemukan mulutnya dalam kondisi berbusa, secara kasat mata terlihat tubuh korban dalam kondisi melepuh.
“Secara kasat mata ada (kondisi jenazah melepuh). Di sekitar tubuh saja,” kata Seno, kepada wartawan, Jumat (2/1/2026).
Sementara itu Seno belum mengungkap secara detail penyebab tubuh korban melepuh. Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman.
“Untuk lebih dalamnya yang bisa menjawab nanti lebih dari itu,” terang Seno.
Selain itu, Seno memastikan pada tubuh korban yang selamat tidak ditemukan adanya luka melepuh.
“Enggak, yang di korban selamat tidak ada. Hanya yang di jenazah saja,” terang Seno.
Sementara itu, Seno mengungkapkan, kondisi korban yang selamat, saat ini telah stabil dan masih dalam perawatan di rumah sakit.
“Yang dirawat saat ini masih dalam penanganan medis oleh kedokteran. Masih menunggu hasil-hasil laboratorium dan lainnya. Kondisinya cukup stabil,” jelasnya. (ars/iwh)
Load more