GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wacana TNI Ikut Penanganan Terorisme Tuai Respons Positif

Rencana pemerintah melibatkan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam penanganan terorisme kembali memantik perdebatan banyak pihak.
Jumat, 16 Januari 2026 - 05:30 WIB
Ilustrasi TNI
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Rencana pemerintah melibatkan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam penanganan terorisme kembali memantik perdebatan banyak pihak.

Di tengah pro kontra dan kekhawatiran soal militerisasi keamanan sipil, pengamat menilai kebijakan tersebut justru lahir dari perubahan karakter terorisme yang kini dinilai telah mengancam kedaulatan negara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengamat Politik dan Pertahanan Keamanan Universitas Nasional (UNAS), Selamat Ginting, mengatakan karakter terorisme saat ini telah berubah dan tidak lagi sekadar tindak kriminal biasa.

“Terorisme modern bukan lagi sekadar aksi kriminal sporadis, melainkan telah berkembang menjadi ancaman bersenjata terorganisasi, lintas wilayah, dan berpotensi mengganggu kedaulatan negara,” kata Selamat, Kamis (15/1/2026).

Ia menilai, dalam kondisi tertentu, ancaman terorisme telah melampaui kemampuan penegakan hukum konvensional.

“Ancaman dengan karakter semacam ini secara konseptual telah melampaui domain penegakan hukum konvensional,” ujarnya.

Menurut Selamat, negara membutuhkan instrumen yang mampu merespons ancaman bersenjata secara cepat dan terukur.

“Negara membutuhkan instrumen yang tidak hanya mampu melakukan penindakan hukum, tetapi juga operasi tempur terbatas, penguasaan wilayah, dan respons cepat berintensitas tinggi, yang secara konstitusional merupakan tugas TNI,” tegasnya.

Selamat juga menepis anggapan bahwa TNI tidak memiliki kompetensi dalam penanganan terorisme. Ia menyebut, TNI telah lama menyiapkan satuan khusus antiteror di tiap matra.

“Satuan 81 Kopassus dirancang untuk operasi kontra-teror darat, Denjaka memiliki spesialisasi terorisme maritim, dan Bravo 90 fokus pada ancaman teror di udara,” jelasnya.

Menurut dia, keberadaan satuan tersebut menunjukkan bahwa keterlibatan TNI bersifat khusus dan terbatas.

“Secara doktrinal dan operasional, TNI telah menyiapkan kapasitas anti-teror yang bersifat khusus, presisi, dan terbatas, bukan operasi militer konvensional berskala besar,” katanya.

Lebih jauh, Selamat menegaskan Perpres tidak dimaksudkan untuk menggantikan peran Polri.

“Perpres bukanlah upaya menggantikan peran Polri, melainkan menyediakan opsi negara dalam kondisi eskalatif,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menekankan Polri tetap menjadi aktor utama dalam penegakan hukum, sementara TNI berfungsi sebagai lapis terakhir pertahanan negara.

“Dalam doktrin pertahanan, pendekatan ini dikenal sebagai defence in depth, di mana militer berfungsi sebagai instrumen terakhir untuk menjaga keutuhan negara,” kata Selamat.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Ungkap Ada Intervensi Dari Fadia Arafiq kepada Kepala Dinas Terkait Pengadaan Jasa Outsourcing di Pekalongan

KPK Ungkap Ada Intervensi Dari Fadia Arafiq kepada Kepala Dinas Terkait Pengadaan Jasa Outsourcing di Pekalongan

Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq diduga melakukan intervensi terhadap para kepala dinas untuk memenangkan perusahaan keluarganya dalam pengadaan jasa outsourcing
Jelang Lebaran, Prabowo Panggil Dua Menteri Kunci ke Istana Bahas Energi dan Pangan

Jelang Lebaran, Prabowo Panggil Dua Menteri Kunci ke Istana Bahas Energi dan Pangan

Memasuki hari ke-14 Ramadan, Presiden RI Prabowo Subianto memanggil dua menteri strategis ke Istana Negara, Rabu (4/3/2026).
Donald Trump Tidak Peduli Ada Iran di Piala Dunia

Donald Trump Tidak Peduli Ada Iran di Piala Dunia

Piala Dunia 2026 sendiri akan menjadi edisi bersejarah karena digelar di tiga negara sekaligus, yakni Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
Selat Hormuz Resmi Ditutup, DPR Wanti-wanti Dampaknya: Ancaman Nyata bagi APBN dan Daya Beli Rakyat

Selat Hormuz Resmi Ditutup, DPR Wanti-wanti Dampaknya: Ancaman Nyata bagi APBN dan Daya Beli Rakyat

Anggota Komisi I DPR RI, Amelia Anggraini, menyebut bahwa penutupan Selatan Hormuz sebagai ancaman serius yang bisa langsung menghantam ekonomi Indonesia.
I.League Ungkap Format EPA Championship U-19, 20 Tim Berpartisipasi

I.League Ungkap Format EPA Championship U-19, 20 Tim Berpartisipasi

Satu bulan jelang kompetisi I.League pun mengungkapkan format EPA Championship U-19 yang akan diikuti oleh 20 tim dari kasta kedua Liga Indonesia ini. 
Ikuti Super League, IBL Indonesia Resmi Gunakan Wasit Asing

Ikuti Super League, IBL Indonesia Resmi Gunakan Wasit Asing

Sejumlah wasit asing dihadirkan demi meningkatkan intensitas pertandingan dan ketatnya persaingan antar tim memasuki pertengahan musim. 

Trending

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin usai kericuhan laga Persib vs Ratchaburi di ACL 2. Apakah Maung Bandung dijatuhi sanksi? Ini keputusan resmi dari AFC.
Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Menghadapi pemain Red Sparks sebagai lawan di Asian Games 2018. Pertemuan kembali seolah menegaskan perjalanan takdir yang mempertemukan Megawati Hangestri.
Mathew Baker ‘Dicoret’ Nova Arianto dari Skuad Timnas Indonesia U-20, Ini Alasannya

Mathew Baker ‘Dicoret’ Nova Arianto dari Skuad Timnas Indonesia U-20, Ini Alasannya

Mathew Baker tidak dipanggil oleh Nova Arianto dalam skuad Timnas Indonesia U-20 yang baru saja mengumumkan daftar pemain untuk pemusatan latihan (TC). Padahal, dia merupakan salah satu pemain andalan Nova.
Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu jadi kiper andalan Timnas Indonesia, mantan pemain Arema FC ini kini aktif live di TikTok untuk berjualan keripik.
Resmi Kangkangi Penyerang Andalan Timnas Jepang, Kevin Diks Jadi Pemain Asia dengan Gol Terbanyak di Liga Jerman

Resmi Kangkangi Penyerang Andalan Timnas Jepang, Kevin Diks Jadi Pemain Asia dengan Gol Terbanyak di Liga Jerman

Kevin Diks ukir sejarah di Bundesliga usai jadi pemain Asia tersubur hingga pekan ke-24, ungguli Ritsu Doan dan Yuito Suzuki di Liga Jerman.
Cristiano Ronaldo Fix Undur Diri, Siapa yang Gantikan CR7 di Laga Al Nassr vs Neom SC pada 8 Maret 2026?

Cristiano Ronaldo Fix Undur Diri, Siapa yang Gantikan CR7 di Laga Al Nassr vs Neom SC pada 8 Maret 2026?

Lantas, siapa yang dipilih oleh pelatih Jorge Jesus untuk menggantikan Cristiano Ronaldo dalam laga pekan ke-25 antara Al Nassr vs Neom SC pada 8 Maret 2026?
Peluang Pepet Persib Bandung Terbuang, Rizky Ridho Sebut Sisa Laga Seperti Final Bagi Persija

Peluang Pepet Persib Bandung Terbuang, Rizky Ridho Sebut Sisa Laga Seperti Final Bagi Persija

Kapten Persija Jakarta, Rizky Ridho, menyayangkan timnya kembali kehilangan poin penuh di kandang sendiri setelah hanya bermain imbang 2-2 melawan Borneo FC pada pekan ke-24 Super League 2025/2026 di Jakarta
Selengkapnya

Viral