Peltu A yang Aniaya Driver Taksi Online di Puspitek Sempat Todong Pistol, Ternyata Cuma Mainan
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com – TNI Angkatan Darat buka suara terkait seorang prajurit TNI berinisial Peltu A terlibat kasus penganiayaan pengemudi taksi online di Jalan Raya Puspiptek, Kecamatan Setu, yang videonya viral di media sosial.
Belakangan diketahui, terduga pelaku merupakan prajurit TNI AD. Insiden itu dipicu perselisihan di jalan usai terjadi senggolan kendaraan. TNI AD memastikan telah bergerak cepat. Denpom Jaya/1 Tangerang langsung berkoordinasi dengan Polres Tangerang Selatan dan satuan terkait untuk menindaklanjuti kejadian tersebut.
Hasilnya, pada Senin malam, 2 Maret 2026, oknum prajurit yang bersangkutan telah diamankan. Saat ini, ia menjalani pemeriksaan di Madenpom Jaya/1 Tangerang. Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen TNI Donny Pramono menjelaskan proses hukum tengah berjalan.
“Saat ini oknum prajurit yang terlibat sudah diamankan dan sedang diperiksa oleh Denpom Jaya/1 Tangerang. Kami pastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk pendalaman kronologi, pemeriksaan saksi, dan pengumpulan barang bukti,” tutur dia, Rabu, 6 Maret 2026.
Berdasarkan pendalaman awal, insiden bermula dari senggolan kendaraan yang berujung cekcok. Dalam video yang beredar, yang bersangkutan diduga menodongkan benda menyerupai pistol.
Namun, setelah diperiksa, benda itu diketahui merupakan pistol mainan berbahan kayu. TNI AD menegaskan tidak akan memberi ruang bagi tindakan yang mencederai kepercayaan publik. Kasus ini pun kini sepenuhnya berada dalam penanganan Denpom Jaya/1 Tangerang untuk pendalaman lebih lanjut.
“Apabila terbukti melakukan pelanggaran, yang bersangkutan akan diproses tegas sesuai hukum dan disiplin militer. TNI AD berkomitmen untuk terus menjaga kepercayaan masyarakat serta profesionalisme prajurit melalui mekanisme penegakan hukum yang transparan dan akuntabel,” kata Donny.
Sebelumnya diberitakan, Komandan Komando Distrik Militer 0510/Tigaraksa Letnan Kolonel Infanteri Yudho Setyono membenarkan seorang prajurit TNI berinisial Peltu A terlibat kasus penganiayaan pengemudi taksi online di Jalan Raya Puspiptek, Kecamatan Setu, yang videonya viral di media sosial.
Dandim menyebutkan prajurit tersebut merupakan anggota aktif yang berdinas Kodim 0510/Tigaraksa.
"Benar memang ada oknum anggota (terlibat penganiayaan)," ucapnya di Tangerang, Selasa.
Load more