BMKG: Siklon Tropis Dorong Hujan Lebat, Ini Prakiraan Cuaca Hari Ini di Seluruh Indonesia
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com – Prakiraan cuaca hari ini di sejumlah wilayah Indonesia menunjukkan potensi peningkatan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat dalam beberapa hari terakhir terjadi hujan signifikan di wilayah Jawa Tengah, Banten, Jawa Barat, dan Sumatera Selatan, dengan curah hujan masuk kategori lebat hingga ekstrem.
Berdasarkan data BMKG, hujan ekstrem tercatat di Jawa Tengah mencapai 188,4 mm per hari, disusul Banten 90,2 mm, Jawa Barat 89,0 mm, dan Sumatera Selatan 50,6 mm per hari. Sementara itu, sebagian besar wilayah Indonesia mengalami hujan ringan hingga sedang. Kondisi ini membuat prakiraan cuaca hari ini dan beberapa hari ke depan perlu menjadi perhatian masyarakat, khususnya di wilayah rawan bencana hidrometeorologi.
BMKG menjelaskan, cuaca ekstrem ini dipengaruhi oleh kombinasi faktor regional, termasuk keberadaan sirkulasi siklonik di selatan Nusa Tenggara Barat yang berkembang menjadi Bibit Siklon Tropis 96S, serta penguatan monsun dingin Asia. Kedua faktor tersebut mendorong suplai udara lembap dalam jumlah besar dan memperkuat pembentukan awan hujan di berbagai wilayah Indonesia.
Dinamika Atmosfer dan Prakiraan Cuaca Hari Ini
Dalam sepekan ke depan, BMKG memprakirakan dinamika atmosfer masih akan memengaruhi cuaca hari ini dan beberapa hari ke depan. Pada skala global, fenomena El Niño–Southern Oscillation (ENSO) terpantau berada pada fase negatif atau La Niña lemah. Kondisi ini berpotensi meningkatkan pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia.
Selain itu, suhu muka laut yang relatif hangat turut memperkaya uap air di atmosfer. Aktivitas Madden–Julian Oscillation (MJO) juga diprakirakan melintasi kawasan Maluku, Maluku Utara, Laut Halmahera, perairan utara Papua, hingga pesisir utara Papua. Hal ini berpotensi meningkatkan intensitas hujan di wilayah tersebut, sehingga prakiraan cuaca hari ini menunjukkan potensi hujan masih cukup tinggi.
BMKG juga mencatat adanya gelombang Kelvin dan Rossby Ekuator yang aktif di Samudra Hindia barat Sumatra, sebagian Sumatera, Kalimantan, Maluku Utara, hingga perairan utara Papua. Kombinasi faktor ini memperkuat aktivitas konvektif yang memicu hujan lebat di sejumlah daerah.
Load more