GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Biddokkes Polda Sulsel Dirikan Posko Ante Mortem dan Kirim 3 Tim DVI ke Lokasi Jatuhnya Pesawat ATR 42-500

Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Sulawesi Selatan mendirikan posko ante mortem di Kantor Biddokkes, Jalan Kumala, Kota Makassar pada Minggu (18/01/2026).
Minggu, 18 Januari 2026 - 13:51 WIB
Biddokkes Polda Sulsel Dirikan Posko Ante Mortem untuk korban Pesawat ATR 42-500 di Maros
Sumber :
  • Idris Tajannang/tvOne

Makassar, tvOnenews.com - Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sulawesi Selatan mendirikan posko ante mortem di Kantor Biddokkes Polda Sulsel, Jalan Kumala, Kota Makassar, pada Minggu (18/01/2026).

Posko ini disiapkan menyusul tragedi hilang kontaknya pesawat ATR 42-500 yang diduga jatuh di kawasan Leang-Leang, Kabupaten Maros, Sabtu (17/1/2026) kemarin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain mendirikan posko ante mortem, Biddokkes Polda Sulsel juga mengirimkan tiga tim Disaster Victim Identification (DVI) ke lokasi kejadian untuk membantu tim SAR gabungan yang telah lebih dahulu menuju tempat kejadian perkara (TKP).

Kabiddokkes Polda Sulsel, Kombes Pol Muhammad Haris mengatakan bahwa tiga tim DVI yang diberangkatkan tadi malam berjumlah 12 personel dan telah dibekali perlengkapan medis serta identifikasi yang dibutuhkan di lapangan.

“Untuk malam ini (tadi malam) kami kirim tiga tim, masing masing dalam satu tim terdiri 4 orang dengan membawa alat perlengkapan yang dibutuhkan,” ujar Muhammad Haris.

Ia menjelaskan, tim DVI disiapkan untuk memberikan pertolongan medis jika korban ditemukan dalam keadaan selamat. 

Namun, pihaknya juga telah menyiapkan langkah-langkah identifikasi apabila ditemukan korban meninggal dunia.

“Kami membawa peralatan untuk memberikan pertolongan. Kami berharap semua kru dan penumpang masih selamat. Namun seandainya terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, kami juga sudah membuka posko ante mortem di Biddokkes untuk pendataan,” jelasnya.

Haris menambahkan, hingga saat ini pihaknya belum menerima informasi adanya korban yang ditemukan di lokasi kejadian. Tim SAR gabungan masih berupaya mencari titik jatuhnya pesawat.

“Sejauh ini informasi dari tim yang sudah ke TKP belum menemukan titik pesawat jatuh. Kami masih menunggu perkembangan apakah ada korban yang ditemukan, baik selamat maupun meninggal,” katanya.

Posko ante mortem tersebut, lanjut dia, berfungsi untuk mendata identitas penumpang dan kru pesawat jika nantinya terdapat korban meninggal dunia. 

Sementara pemeriksaan post mortem akan dilakukan apabila ditemukan jenazah atau bagian tubuh korban di lokasi kejadian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, Biddokkes juga menyiagakan sejumlah mobil ambulans di posko ante mortem untuk mendukung proses evakuasi dan penanganan korban apabila diperlukan.

Polda Sulsel menyatakan akan terus melakukan pembaruan informasi dan berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait sesuai perkembangan situasi di lapangan. (itg/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Imran Nahumarury Jalani Debut Bersama Semen Padang di Laga Kontra PSBS Biak

Imran Nahumarury Jalani Debut Bersama Semen Padang di Laga Kontra PSBS Biak

Imran Nahumarury menjadi pelatih ketiga setelah Semen Padang memecat Eduardo Almeida dan Dejan Antonic yang gagal membawa Semen Padang bersaing di klasemen. 
DPR Soal Kasus Nabila O'Brien: Kalau Logikanya Begini, Maling Bisa Protes Gara-Gara CCTV

DPR Soal Kasus Nabila O'Brien: Kalau Logikanya Begini, Maling Bisa Protes Gara-Gara CCTV

Anggota DPR RI, Irjen Pol (Purn) Rikwanto menyoroti polemik penerapan prinsip praduga tak bersalah pada kasus pemilik restoran Bibi Kelinci, Nabila O'Brien.
DPR Soroti Kasus Nabila O'Brien: Jangan Sampai Prinsip Praduga Tak Bersalah Jadi Tameng Pelaku

DPR Soroti Kasus Nabila O'Brien: Jangan Sampai Prinsip Praduga Tak Bersalah Jadi Tameng Pelaku

Polemik hukum yang menjerat pemilik restoran Nabilah O'Brien jadi sorotan DPR. Anggota Komisi III DPR RI menilai ada kekeliruan prinsip praduga tak bersalah.
Gubernur Riau Abdul Wahid Diperiksa KPK Terkait Kasus Dugaan Korupsi di Pemprov Riau

Gubernur Riau Abdul Wahid Diperiksa KPK Terkait Kasus Dugaan Korupsi di Pemprov Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini melakukan pemeriksaan terhadap Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid, Senin (9/3/2026).
Move On dari All England, Tim Bulutangkis Indonesia Matangkan Persiapan Hadapi Swiss Open 2026

Move On dari All England, Tim Bulutangkis Indonesia Matangkan Persiapan Hadapi Swiss Open 2026

Tim bulutangkis Indonesia mulai mempersiapkan diri menghadapi Swiss Open 2026 yang akan berlangsung pada 10–15 Maret di St. Jakobshalle, Basel. 
Lebih dari Dua Pekan, Kakek Cabuli 2 Bocah SD Masih "Berkeliaran" di Manggarai Barat

Lebih dari Dua Pekan, Kakek Cabuli 2 Bocah SD Masih "Berkeliaran" di Manggarai Barat

Pelaku pencabulan yakni SS (80) terhadap dua bocah kelas 1 SD di kecamatan Sanonggoang, Kabupaten Manggarai Barat sampai kini belum ditetapkan sebagai tersangka dan masih bebas.

Trending

John Herdman Coret hingga 18 Pemain dari Skuad Timnas Indonesia, Miliano Jonathans hingga Mauro Zijlstra Masuk Daftar?

John Herdman Coret hingga 18 Pemain dari Skuad Timnas Indonesia, Miliano Jonathans hingga Mauro Zijlstra Masuk Daftar?

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, bisa mencoret hingga 18 pemain dari skuad bayangan yang ada saat ini. Para pemain seperti Miliano Jonathans dan Mauro Zijlstra berpotensi masuk dalam daftar.
‎Sempat Tolak Panggilan Timnas Indonesia U-22, Tim Geypens Akhirnya Debut di Tim Senior pada FIFA Series 2026?

‎Sempat Tolak Panggilan Timnas Indonesia U-22, Tim Geypens Akhirnya Debut di Tim Senior pada FIFA Series 2026?

Garuda Calling untuk FIFA Series 2026 bisa menjadi peluang berharga bagi Tim Geypens bisa debut bersama Timnas Indonesia. Apalagi, ini menjadi kesempatan baginya setelah sempat menolak panggilan tim nasional U-22. 
Lama Tak Muncul di Hadapan Publik, Pemain Timnas Indonesia ini sekarang Aktif Kegiatan Sosial dan Melatih Generasi Muda

Lama Tak Muncul di Hadapan Publik, Pemain Timnas Indonesia ini sekarang Aktif Kegiatan Sosial dan Melatih Generasi Muda

Mantan pemain timnas indonesia ini sekarang sibuk berkegiatan sosial dan melatih sepakbola.
7 Wajah Lama yang 'Hilang' dari Daftar Skuad Timnas Indonesia Pilihan John Herdman Jelang FIFA Series 2026

7 Wajah Lama yang 'Hilang' dari Daftar Skuad Timnas Indonesia Pilihan John Herdman Jelang FIFA Series 2026

Pelatih John Herdman telah merilis 41 nama dalam skuad sementara Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026. Namun, ada tujuh pemain yang hilang dari daftar.
Baru Juga Resmi Dipanggil John Herdman, Satu Nama Pemain Timnas Indonesia Langsung Terancam Dicoret

Baru Juga Resmi Dipanggil John Herdman, Satu Nama Pemain Timnas Indonesia Langsung Terancam Dicoret

Satu nama pemain Timnas Indonesia langsung terancam dicoret meski sudah resmi mendapatkan panggilan. John Herdman telah memanggil total 41 pemain pada pemanggilan pertamanya.
Bung Ropan Mulai Curiga, Jangan-jangan John Herdman Bakal Pakai Skema Lama Shin Tae-yong di Timnas Indonesia

Bung Ropan Mulai Curiga, Jangan-jangan John Herdman Bakal Pakai Skema Lama Shin Tae-yong di Timnas Indonesia

Bung Ropan menduga John Herdman akan meniru taktik Shin Tae-yong di Timnas Indonesia. Begini prediksi skema yang dipakai pada FIFA Series 2026.
Usai Dikritik Maarten Paes Akibat Dipermalukan FC Groningen, Ajax Amsterdam Resmi Pecat Fred Grim

Usai Dikritik Maarten Paes Akibat Dipermalukan FC Groningen, Ajax Amsterdam Resmi Pecat Fred Grim

Ajax Amsterdam resmi memecat Fred Grim setelah kekalahan dengan skor 1-3 dari FC Groningen. Maarten Paes sempat mengkritik timnya setelah kekalahan itu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT