News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jarak Pandang Hilang, Sudah 3 Hari Kabut Tebal Selimuti Puncak Bogor-Cianjur, Pengendara Wajib Waspada

Polres Cianjur mengeluarkan peringatan serius bagi para pengendara yang hendak melintasi kawasan Puncak dan sekitarnya. 
Senin, 19 Januari 2026 - 04:53 WIB
Kabut tebal menyelimuti sepanjang jalur Puncak-Cianjur, Jawa Barat, sehingga jarak pandang pengendara menjadi pendek terutama setelah hujan turun deras.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Polres Cianjur mengeluarkan peringatan serius bagi para pengendara yang hendak melintasi kawasan Puncak dan sekitarnya. 

Cuaca ekstrem yang ditandai dengan kabut pekat dilaporkan terus menyelimuti wilayah tersebut, sehingga jarak pandang menjadi sangat terbatas, terutama pascahujan deras.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasatlantas Polres Cianjur, AKP Hardian Andrianto, mengungkapkan bahwa fenomena kabut tebal ini sudah berlangsung selama tiga hari terakhir. 

Kabut biasanya muncul sejak pagi hingga petang, menyelimuti jalur utama Puncak dan sekitarnya.

"Kabut tebal terjadi sejak pagi hingga petang harus diwaspadai pengendara yang melintas, nyalakan lampu utama dan jaga jarak aman antar kendaraan, patuhi aturan lalu lintas dan anjuran petugas," tegas Hardian di Cianjur, Minggu (18/1).

Selain masalah jarak pandang, Hardian mengingatkan bahwa cuaca ekstrem di Cianjur berpotensi memicu bencana alam seperti tanah longsor, banjir, hingga pohon tumbang yang dapat membahayakan pengguna jalan. 

Sebagai langkah antisipasi, pihak kepolisian telah menambah sejumlah papan peringatan di titik-titik rawan sepanjang Jalur Puncak-Cipanas, Cipanas-Cianjur, hingga rute Bandung-Cianjur.

Tak hanya sekadar imbauan, Polres Cianjur juga telah menyiapkan tim reaksi cepat yang dibekali peralatan lengkap untuk menangani hambatan di jalan secara instan.

"Kami membekali petugas dengan alat bantu penanganan bencana mulai dari cangkul, sekop, dan mesin pemotong atau gergaji mesin, sehingga penanganan cepat dapat dilakukan ketika terjadi bencana termasuk pohon tumbang yang memutus jalur," ungkapnya.

Lebih lanjut, koordinasi lintas sektoral juga diperkuat. Pihak kepolisian bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Cianjur, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, hingga Kementerian PUPR untuk menyiagakan alat berat di lokasi-lokasi strategis yang memiliki risiko longsor tinggi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemetaan area rawan pun telah dilakukan secara menyeluruh dari wilayah utara hingga selatan Cianjur demi memastikan kelancaran arus lalu lintas selama cuaca buruk melanda.

"Sebagian besar jalur utama Cianjur mulai dari utara hingga selatan rawan terjadi bencana alam termasuk pohon tumbang, sehingga pemetaan dilakukan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk menyiagakan alat berat," ujar Hardian. (ant/dpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jakarta "Mati Lampu", PLN Lakukan Penanganan Intensif dan Imbau Warga Tetap Tenang

Jakarta "Mati Lampu", PLN Lakukan Penanganan Intensif dan Imbau Warga Tetap Tenang

Terjadi pemadaman di sejumlah wilayah Jakarta pada Kamis (23/4/2026) sekitar pukul 10.25 WIB.
Kapten Persib Akui Persaingan di Papan Atas Super League, Jadi Tantangan Hattrick Juara

Kapten Persib Akui Persaingan di Papan Atas Super League, Jadi Tantangan Hattrick Juara

Persib sementara ini masih memimpin klasemen hingga pekan ke-28. Namun jarak poin dengan Borneo FC yang membuntuti di urutan kedua hanya dua angka saja
Antusias Fans V-League Tak Terbendung usai Rumor Kuat Megawati Hangestri Comeback ke Liga Voli Korea: Kalian Wajib Pulangkan

Antusias Fans V-League Tak Terbendung usai Rumor Kuat Megawati Hangestri Comeback ke Liga Voli Korea: Kalian Wajib Pulangkan

Nama Megawati Hangestri kembali mengguncang jagat voli Asia usai rumor kuat comeback ke Liga Voli Korea. Fans V-League beri reaksi antusias tak terbendung.
Anjlok ke Rp17.300 per Dolar AS, Forbes Sebut Rupiah Jadi Salah Satu Mata Uang Paling Lemah di Dunia

Anjlok ke Rp17.300 per Dolar AS, Forbes Sebut Rupiah Jadi Salah Satu Mata Uang Paling Lemah di Dunia

Berdasarkan data tersebut, rupiah ditempatkan di posisi kelima dengan kurs sekitar Rp17.066 per dolar AS.
Harga Minyakita di Surabaya Tembus Rp23 Ribu per Liter, Stok Langka di Pasar Tradisional

Harga Minyakita di Surabaya Tembus Rp23 Ribu per Liter, Stok Langka di Pasar Tradisional

Harga minyak goreng di pasar tradisional di Surabaya terus mengalami kenaikan signifikan dalam tiga pekan terakhir.
Jakarta Mati Listrik, Lampu Lalu Lintas di Daan Mogot Ikut Padam Bikin Macet

Jakarta Mati Listrik, Lampu Lalu Lintas di Daan Mogot Ikut Padam Bikin Macet

Gangguan ini dilaporkan memengaruhi beberapa persimpangan di kawasan Cengkareng, termasuk titik traffic light di Cengkareng Timur dan Cengkareng Barat yang padam sejak sekitar pukul 11.30 WIB.

Trending

Pertanyakan Kinerja 1.500 Penyapu Jalan di Kota Bandung, Dedi Mulyadi: Menurut Saya Tidak Berfungsi dengan Baik

Pertanyakan Kinerja 1.500 Penyapu Jalan di Kota Bandung, Dedi Mulyadi: Menurut Saya Tidak Berfungsi dengan Baik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mempertanyakan kinerja 1.500 penyapu jalan di Kota Bandung. 
Bung Ropan Mulai Curiga dengan Niat John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026

Bung Ropan Mulai Curiga dengan Niat John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026

Bung Ropan bicara soal rencana yang mungkin akan dikerjakan John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026 nanti menjelang AFF dan ASEAN Cup.
Trending: Kadisdik Jabar Putuskan Sanksi Baru Kasus Bully Guru, Mendikdasmen Susul Langkah KDM, Dedi Mulyadi Ungkap Fakta Haru

Trending: Kadisdik Jabar Putuskan Sanksi Baru Kasus Bully Guru, Mendikdasmen Susul Langkah KDM, Dedi Mulyadi Ungkap Fakta Haru

Langkah tegas Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dalam menyoroti kasus siswa SMAN 1 Purwakarta yang mengejek guru kini berbuntut panjang. Ini kabar terbarunya.
Dedi Mulyadi Temui Kakek dan Nenek Pemungut Botol di Tepi Jalan, Langsung Tawarkan Kerja Bergaji Rp4,2 Juta

Dedi Mulyadi Temui Kakek dan Nenek Pemungut Botol di Tepi Jalan, Langsung Tawarkan Kerja Bergaji Rp4,2 Juta

​​​​​​​Dedi Mulyadi temui kakek nenek pemulung botol di jalan, lalu tawarkan pekerjaan sebagai petugas kebersihan di Tangkuban Parahu bergaji Rp4,2 juta.
Media Belanda Tak Habis Pikir, Gelandang Berdarah Manado Rp347 Miliar Jadi Penentu Lolosnya Lazio ke Final Coppa Italia

Media Belanda Tak Habis Pikir, Gelandang Berdarah Manado Rp347 Miliar Jadi Penentu Lolosnya Lazio ke Final Coppa Italia

Nama Kenneth Taylor kembali mencuri perhatian publik Eropa maupun Indonesia. Gelandang keturunan Rp347 miliar itu jadi penentu lolosnya Lazio ke Final Coppa.
Hidup Produktif Dibiasakan Sejak Kecil, Dedi Mulyadi: Anak-Anak Lebih Baik Cari Kayu Bakar Ketimbang Motor-motoran dan Main Gadget

Hidup Produktif Dibiasakan Sejak Kecil, Dedi Mulyadi: Anak-Anak Lebih Baik Cari Kayu Bakar Ketimbang Motor-motoran dan Main Gadget

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bicara soal hidup yang lebih produktif. Menurut dia, hidup produktif harus dibiasakan sejak kecil. 
Sosok Bu Atun Guru SMAN 1 Purwakarta yang Diolok Siswa: Pilih Naik Angkot, Donasikan Bantuan Rp25 Juta dari Dedi Mulyadi untuk Anak Yatim

Sosok Bu Atun Guru SMAN 1 Purwakarta yang Diolok Siswa: Pilih Naik Angkot, Donasikan Bantuan Rp25 Juta dari Dedi Mulyadi untuk Anak Yatim

Di tengah sorotan atas insiden dirinya menjadi bahan olokan sejumlah murid, Bu Atun justru menunjukkan keteladanan lewat gaya hidup bersahaja dan pandangan humanis terhadap pendidikan.
Selengkapnya

Viral