News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Turis India Nyolong Handuk, Hair Dryer, Keset hingga Peralatan Hotel di Ubud Bali, Begini Kata Polisi

Polres Gianyar menjelaskan kronologi rombongan turis asal India diduga mencuri fasilitas di sebuah hotel di Ubud, Gianyar, Bali yang terekam dalam video viral.
Rabu, 22 April 2026 - 18:50 WIB
Momen viral turis asal India kepergok diduga menyolong fasilitas hotel di Ubud, Gianyar, Bali
Sumber :
  • Istimewa

Ubud, tvOnenews.com - Sebuah video memperlihatkan rombongan turis asal India viral di media sosial. Rekaman itu menunjukkan dugaan tindak pencurian di sebuah hotel di wilayah Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali.

Peristiwa dugaan tindak pencurian oleh empat WNA asal India mengundang perhatian polisi. Aparat langsung menelusuri penyebab kehebohan melibatkan rombongan warga negara asing (WNA) asal India itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasi Humas Polres Gianyar Ipda I Gusti Ngurah Suardita menjelaskan, peristiwa dugaan pencurian oleh turis India terjadi di Asvara Resort Ubud pada Minggu (19/3/2026) sekitar pukul 10.00 WITA.

Ia mengatakan, WNA asal India yang menjadi tamu berjumlah empat orang. Polisi mendapatkan informasi ini dari pihak manajemen hotel.

"WNA asal India berjumlah empat orang yang menginap sejak 16 April 2026 dengan memesan dua kamar," ujar Suardita dikutip, Rabu (22/4/2026).

Kenapa Turis India Dituduh Mencuri Peralatan Hotel?

Beberapa barang fasilitas hotel yang digasak rombongan turis India di Ubud, Gianyar, Bali
Beberapa barang fasilitas hotel yang digasak rombongan turis India di Ubud, Gianyar, Bali
Sumber :
  • Istimewa

Suardita memaparkan kronologi dugaan pencurian ini yang menyebabkan viral di media sosial. Ia mengatakan kejadian ini bermula saat mereka ingin keluar dari hotel.

Empat turis asal India itu sempat menyewa dua kamar hotel yang terletak di Banjar Ayah, Desa Kelusa, Payangan, Gianyar, Bali. Ketika proses check-out, petugas housekeeping menjalani tugasnya.

Petugas housekeeping menyadari adanya kejanggalan dari proses check-out turis India tersebut. Ia merasa sejumlah fasilitas kamar hilang.

Fasilitas kamar hotel yang hilang, antara lain handuk mandi, alas gelas, handuk kolam, hair dryer, kimono. Selain itu, mereka juga diduga mengambil keset, box remote TV hingga peralatan makan.

Manajemen hotel langsung mendapat laporan dari hasil temuan tersebut. Proses check-out empat turis asal India itu segera dihentikan agar mereka memberikan klarifikasi.

Pengakuan Turis India

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah diinterogasi oleh pihak manajemen hotel, empat WNA asal India tersebut memberikan pernyataan mengejutkan. Mereka mengakui kesalahannya telah mengambil sejumlah barang fasilitas hotel.

Mereka juga mengakui telah mengambil barang tanpa izin. Dalam hal ini, turis tersebut menyampaikan permohonan maafnya kepada pihak manajemen hotel.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Garuda Calling! Bintang Abroad Eropa Segera Berkumpul, Ini Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Garuda Calling! Bintang Abroad Eropa Segera Berkumpul, Ini Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia mulai mengalihkan perhatian ke FIFA ASEAN Cup 2026 setelah gagal di Piala AFF. Skuad Garuda kini punya peluang bangkit dengan kekuatan terbaik.
Jukir di Tambora Ditangkap, Paksa Pemotor Bayar Rp5 Ribu Pakai Karcis Kadaluwarsa Berujung Cekcok

Jukir di Tambora Ditangkap, Paksa Pemotor Bayar Rp5 Ribu Pakai Karcis Kadaluwarsa Berujung Cekcok

Pelaku yang merupakan juru parkir memaksa dan membentak-bentak korban untuk membayar parkir Rp5 ribu. Pelaku dalam aksinya menggunakan karcis kadaluwarsa.
Rupiah Menguat ke Rp17.810 per Dolar AS, Dipengaruhi Cadangan Devisa Juli dan Ketegangan Iran-AS di Timur Tengah

Rupiah Menguat ke Rp17.810 per Dolar AS, Dipengaruhi Cadangan Devisa Juli dan Ketegangan Iran-AS di Timur Tengah

Rupiah menguat ke Rp17.810 per dolar AS dipengaruhi cadangan devisa Juli dan ketegangan Iran-AS di Timur Tengah. 
Awal Mula Saepul Mutilasi Pria di Depok, Ternyata Korban Emosi Tolak Berhubungan Badan

Awal Mula Saepul Mutilasi Pria di Depok, Ternyata Korban Emosi Tolak Berhubungan Badan

Saepul atau Saepullah (26) tega menghabisi nyawa Kunaefi (51) dilatarbelakangi ekonomi dan hubungan sesama jenis Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT)
Tindakan yang Dilakukan PSSI Setelah Timnas Indonesia Gagal Total di Piala AFF 2026, Berbenah Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

Tindakan yang Dilakukan PSSI Setelah Timnas Indonesia Gagal Total di Piala AFF 2026, Berbenah Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

PSSI langsung bergerak usai Timnas Indonesia gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026. Evaluasi menyeluruh disiapkan untuk membenahi kekurangan Skuad Garuda.
Meski Gagal di Piala AFF 2026, PSSI Minta Suporter Tetap Apresiasi Timnas Indonesia: Mereka Telah Berjuang

Meski Gagal di Piala AFF 2026, PSSI Minta Suporter Tetap Apresiasi Timnas Indonesia: Mereka Telah Berjuang

PSSI minta suporter tetap berikan apresiasi kepada Timnas Indonesia meski gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026. Pemain dan pelatih dinilai telah berjuang.

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

Timnas Indonesia akan kembali bertemu Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Pertemuan tersebut berpotensi menjadi pertandingan yang sarat dendam sekaligus unjuk identitas.
Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Kompetisi Liga Belanda dimulai, namun ujung hidung Mees Hilgers tak kunjung terlihat bersama FC Twente. Situasi tersebut tidak lepas dari persoalan kontrak yang membuat hubungan Hilgers dan klub asal Belanda itu memanas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT