News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gerhana Matahari Total 2026 Terjadi Agustus, Ini Daftar Lengkap Gerhana dan Kenapa Tak Terlihat di Indonesia

NASA mencatat empat gerhana pada 2026, termasuk gerhana Matahari total Agustus. Simak jadwal lengkap dan alasan gerhana Matahari total tak terlihat di Indonesia.
Senin, 19 Januari 2026 - 12:00 WIB
Ilustrasi Gerhana Matahari Total 8 April 2024
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com – NASA memprediksi akan terjadi empat fenomena gerhana sepanjang tahun 2026, terdiri dari dua gerhana Matahari dan dua gerhana Bulan. Dari seluruh rangkaian tersebut, salah satu yang paling dinantikan dunia adalah gerhana Matahari total yang terjadi pada Agustus 2026. Namun, tidak semua fenomena ini dapat diamati dari Indonesia.

Dari empat gerhana yang tercatat, hanya satu yang bisa disaksikan langsung dari wilayah Tanah Air. Sementara itu, gerhana Matahari total yang menjadi sorotan global justru tidak terlihat dari Indonesia karena jalur bayangannya berada jauh dari Nusantara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lantas, kapan saja gerhana Matahari total terjadi? Gerhana apa yang bisa diamati dari Indonesia? Berikut ulasan lengkapnya.

Daftar Gerhana Matahari dan Gerhana Bulan 2026

Mengacu pada data resmi NASA, empat fenomena gerhana yang terjadi sepanjang 2026 adalah:

  • Gerhana Matahari Cincin – Selasa, 17 Februari 2026

  • Gerhana Bulan Total – Jumat, 3 Maret 2026

  • Gerhana Matahari Total – Rabu, 12 Agustus 2026

  • Gerhana Bulan Sebagian – Kamis–Jumat, 27–28 Agustus 2026

Fenomena gerhana Matahari total pada 12 Agustus 2026 diprediksi menjadi salah satu peristiwa astronomi paling spektakuler tahun depan karena memperlihatkan Matahari tertutup sepenuhnya oleh Bulan dalam beberapa menit di wilayah tertentu di Bumi.

Sebelumnya, fenomena gerhana terakhir sebelum memasuki 2026 adalah gerhana Matahari sebagian yang terjadi pada Minggu, 21 September 2025.

Gerhana yang Bisa Diamati dari Indonesia

Profesor Riset Astronomi dan Astrofisika Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin, menjelaskan bahwa hanya satu fenomena gerhana yang dapat disaksikan langsung dari Indonesia sepanjang 2026.

“Hanya Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 yang bisa diamati di Indonesia,” ujar Thomas saat dihubungi, Selasa (23/9/2025).

Menurutnya, gerhana bulan tersebut dapat disaksikan karena berlangsung pada malam hari waktu Indonesia, sehingga posisi Bulan berada di atas horizon dan memungkinkan masyarakat mengamatinya tanpa alat khusus.

Mengapa Gerhana Matahari Total Tak Terlihat di Indonesia?

Meski dunia akan menyaksikan gerhana Matahari total pada 12 Agustus 2026, fenomena ini tidak dapat diamati dari Indonesia. Thomas menjelaskan, hal tersebut disebabkan oleh jalur bayangan Bulan yang tidak melintasi wilayah Nusantara.

Berikut lokasi jalur bayangan untuk dua gerhana Matahari 2026:

  • Gerhana Matahari Cincin 17 Februari 2026: Terjadi di sekitar Antartika dan Afrika Selatan.

  • Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026: Melintasi wilayah Arktik, Amerika Utara, dan Eropa.

Dengan posisi tersebut, masyarakat Indonesia tidak berada dalam lintasan umbra maupun penumbra Bulan, sehingga tidak dapat menyaksikan langsung fenomena gerhana Matahari total maupun gerhana Matahari cincin tahun depan.

Sementara itu, Gerhana Bulan Sebagian 27–28 Agustus 2026 juga tidak terlihat dari Indonesia karena terjadi pada siang hari waktu setempat.

“Gerhana bulan sebagian 28 Agustus 2026 di Indonesia berlangsung pada siang hari, sehingga tidak bisa diamati,” jelas Thomas.

Cara Tetap Menyaksikan Gerhana Matahari Total 2026

Meski gerhana Matahari total Agustus 2026 tidak terlihat dari Indonesia, masyarakat tetap dapat mengikuti fenomena ini melalui siaran langsung atau live streaming dari lembaga astronomi internasional dan komunitas pengamat langit.

Biasanya, NASA, observatorium nasional, serta komunitas astronomi menyediakan tayangan langsung yang menampilkan proses tertutupnya Matahari oleh Bulan hingga munculnya korona Matahari, ciri khas dari gerhana Matahari total.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fenomena ini tetap menarik untuk disimak karena jarang terjadi di lokasi yang sama dan menjadi salah satu momen penting dalam studi astronomi, terutama terkait pengamatan atmosfer Matahari.

Dengan demikian, meski Indonesia tidak dilewati jalur gerhana Matahari total 2026, masyarakat tetap dapat menikmati momen langka tersebut secara virtual sambil menunggu kesempatan berikutnya ketika gerhana Matahari total kembali melintasi wilayah Tanah Air.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kemendagri Siapkan Sistem Peringatan Banjir Terpadu untuk Wilayah Perkotaan

Kemendagri Siapkan Sistem Peringatan Banjir Terpadu untuk Wilayah Perkotaan

Kemendagri mengembangkan sistem informasi banjir terpadu melalui NUFReP. Targetnya, laporan banjir diverifikasi maksimal satu jam dan penanganan dilakukan
Huawei Siapkan Merek HP Baru Starlight, Ponsel Perdana Disebut Usung Layar Lebar 6,3 Inci

Huawei Siapkan Merek HP Baru Starlight, Ponsel Perdana Disebut Usung Layar Lebar 6,3 Inci

Huawei dikabarkan menyiapkan submerek Starlight dengan HP perdana berlayar lebar 6,3 inci, chip Kirin, dan harga terjangkau. Simak bocorannya.
Review Trailer Hajatan Setan, Film Horor yang Mengungkap Sisi Gelap Tradisi di Pedesaan Jawa

Review Trailer Hajatan Setan, Film Horor yang Mengungkap Sisi Gelap Tradisi di Pedesaan Jawa

Film horor Hajatan Setan menghadirkan kisah perempuan yang pulang kampung dan terjebak teror tradisi kelam. Simak sinopsis, pemain, dan daya tarik filmnya.
Samsung Garap Tablet Lipat 17 Inci, Bakal Jadi Pesaing iPad Lipat Apple?

Samsung Garap Tablet Lipat 17 Inci, Bakal Jadi Pesaing iPad Lipat Apple?

Samsung dikabarkan mengembangkan tablet lipat 17 inci yang dapat dilipat menjadi 8 inci. Simak rumor, teknologi, dan persaingannya dengan Apple
Makin Dekat Bela Timnas Indonesia, Raja Assist Super League Buktikan Kualitas dengan Bantu Kalahkan Persija

Makin Dekat Bela Timnas Indonesia, Raja Assist Super League Buktikan Kualitas dengan Bantu Kalahkan Persija

Di tengah proses naturalisasi buat bela Timnas Indonesia, Taisei Marukawa kian curi perhatian di Super League. Bintang Jepang itu kembali buktikan kualitasnya.
Mau Buka Usaha Laundry? 6 Tips Menata Ruang dan Memilih Lantai agar Bisnis Lebih Efisien

Mau Buka Usaha Laundry? 6 Tips Menata Ruang dan Memilih Lantai agar Bisnis Lebih Efisien

Mau buka usaha laundry? Simak 6 tips menata ruang, memilih lantai epoxy, mengatur drainase, dan ventilasi agar operasional lebih nyaman, aman, dan efisien

Trending

Huawei Siapkan Merek HP Baru Starlight, Ponsel Perdana Disebut Usung Layar Lebar 6,3 Inci

Huawei Siapkan Merek HP Baru Starlight, Ponsel Perdana Disebut Usung Layar Lebar 6,3 Inci

Huawei dikabarkan menyiapkan submerek Starlight dengan HP perdana berlayar lebar 6,3 inci, chip Kirin, dan harga terjangkau. Simak bocorannya.
Kisah Bumi, Bocah yang Viral Nonton Persija Jakarta Sambil Nugas Sekolah dari Tribun JIS

Kisah Bumi, Bocah yang Viral Nonton Persija Jakarta Sambil Nugas Sekolah dari Tribun JIS

Bocah bernama Bumi (7), warga Sunter Jaya, Jakarta Utara, viral karena mendukung Persija Jakarta kontra Persik sambil mengerjakan tugas sekolah dari kursi JIS.
Kondisi Terkini Cucu yang Dibakar Neneknya di Depok Gara-Gara Tidak Dijemput Diungkap Polisi, Begini Nasib Sang Nenek

Kondisi Terkini Cucu yang Dibakar Neneknya di Depok Gara-Gara Tidak Dijemput Diungkap Polisi, Begini Nasib Sang Nenek

Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Hendra Kurniawan mengungkap kondisi terkini cucu yang dibakar neneknya di Depok. Kondisi korban yang terbakar hampir 80 persen masih mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Fatmawati.
Naturalisasi Timnas Indonesia Berubah Arah? Orang Dalam Sebut PSSI Mulai Tinggalkan Pemain Belanda

Naturalisasi Timnas Indonesia Berubah Arah? Orang Dalam Sebut PSSI Mulai Tinggalkan Pemain Belanda

Noor Korompot menyebut pemain keturunan di Belanda bukan lagi prioritas naturalisasi Timnas Indonesia. PSSI dikabarkan melirik diaspora di lima negara lain.
Kemenhut Tetapkan 2 Perusahaan sebagai Tersangka Karhutla 2025 dan 2026

Kemenhut Tetapkan 2 Perusahaan sebagai Tersangka Karhutla 2025 dan 2026

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Indonesia diselidiki pihak berwenang. Kini sudah sampai hasil penetapan tersangka, berikut penjelasan Kemenhut.
Sedia Payung, BMKG Sebut Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan Ringan Seharian

Sedia Payung, BMKG Sebut Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan Ringan Seharian

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberitahukan prakiraan cuaca hari ini untuk wilayah DKI Jakarta ada potensi hujan seharian.
Daftar 5 Negara yang Jadi Target PSSI usai Belanda Tidak Jadi Prioritas Naturalisasi Timnas Indonesia, Ada Jerman hingga Spanyol

Daftar 5 Negara yang Jadi Target PSSI usai Belanda Tidak Jadi Prioritas Naturalisasi Timnas Indonesia, Ada Jerman hingga Spanyol

PSSI dikabarkan mengalihkan fokus naturalisasi Timnas Indonesia dari Belanda ke lima negara. Simak daftar negara yang disebut masuk radar pencarian pemain.
Selengkapnya

Viral