Minta Maaf, Panitia Isra Mi'raj yang Tampilkan Biduan Joget Erotis di Banyuwangi Akui Khilaf
- TikTok @jawa.timur24jam
Jakarta, tvOnenews.com - Panitia acara peringatan Isra Mi'raj Dusun Bangunrejo, Desa Parangrejo, Kecamatan Songgon, Banyuwangi meminta maaf atas viral video biduan joget erotis dalam kegiatan tersebut.
Permintaan maaf itu disampaikan setelah panitia dipanggil Polsek Songgon untuk memberikan penjelasan mengenai video yang viral tersebut.
Ketua panitia acara Isra Mi'raj, Muhammad Hadiyanto mengakui bahwa keputusan untuk memanggil biduan adalah hal yang salah.

- Tangkapan layar
"Saya atas nama pribadi mohon maaf yang sebesar-besarnya, sebagai ketua panitia mohon maaf yang sebesar-besarnya atas kejadian tersebut," kata Hadiyanto, dalam video yang diunggah akun TikTok @jawa.timur24jam, dikutip Senin (19/1/2026).
Adapun sebelumnya, ramai dibahas di media sosial sebuah video menunjukkan seorang biduan sedang bernyanyi dan berjoget di atas panggung.
Hal yang menjadi sorotan yakni di belakang biduan tersebut, terlihat banner acara peringatan Isra Mi'raj.
Isra Mi'raj adalah salah satu hari penting umat Islam dan biasanya diisi dengan mengadakan pengajian atau mengingat tentang Nabi Muhammad SAW.
Menjadi menarik ketika acara keagamaan tersebut diisi oleh tarian biduan seksi sambil bernyanyi dangdut.
Tak cukup sampai di situ, setelah beberapa saat biduan itu bernyanyi, seorang pria ikut naik ke atas panggung dan berjoget bersama.

- Tangkapan Layar/VIVA Medan
Gerakan-gerakan yang ditampilkan pun tampak erotis. Sang biduan dan pria itu tampak berjoget berdekatan.
Hadiyanto pun membenarkan bahwa penampilan penyanyi dangdut itu memang terjadi di acara Isra Mi'raj yang digelar pihaknya.
Namun, penampilan itu terjadi ketika pengajian sudah selesai dan para kiai sudah pergi.
Hadiyanto menjelaskan, penampian penyanyi dangdut adalah untuk menghibur para panitia yang tengah bersih-bersih.
"Murni digunakan untuk menghibur panitia yang sedang melaksanakan bersih-bersih setelah kegiatan," kata dia. (iwh)
Load more