GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KPK Periksa Bupati Pati di Polres Kudus, Pemeriksaan Berlangsung Hampir 24 Jam

KPK memeriksa Bupati Pati di Polres Kudus hampir 24 jam. Polisi membenarkan peminjaman ruangan dan pemeriksaan dilakukan dini hari hingga malam.
Selasa, 20 Januari 2026 - 08:10 WIB
Ilustrasi Gedung KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi)
Sumber :
  • Julio Trisaputra/tvOnenews.com

Kudus, tvOnenews.com – Kepolisian Resor (Polres) Kudus, Jawa Tengah, membenarkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminjam fasilitas pemeriksaan untuk memeriksa Bupati Pati, Sudewo, pada Senin (19/1) dini hari hingga Senin malam.

Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo mengatakan, tim KPK tiba di Mapolres Kudus sekitar pukul 03.30 WIB untuk melakukan pemeriksaan terhadap kepala daerah tersebut. Polres Kudus hanya menyediakan satu ruangan guna mendukung proses pemeriksaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Benar, KPK berkoordinasi dengan kami untuk meminjam fasilitas pemeriksaan dalam rangka pemeriksaan Bupati Pati. Pemeriksaan sudah selesai,” ujar Heru kepada wartawan, Senin (20/1) malam.

Menurutnya, proses pemeriksaan berlangsung cukup panjang, hampir selama satu kali 24 jam. Pemeriksaan dimulai sejak dini hari hingga Senin malam, sebelum tim KPK melanjutkan perjalanan menuju Semarang dengan pengawalan dari Unit Patwal Satlantas Polres Kudus.

“Yang diperiksa hanya satu orang. Untuk teknis pemeriksaan dan materi yang didalami, kami tidak mengetahui. Silakan dikonfirmasi langsung kepada penyidik KPK,” tegas Heru.

Ia menambahkan, jumlah personel KPK yang datang ke Polres Kudus sekitar enam orang. Kehadiran mereka semata-mata untuk keperluan pemeriksaan dan bukan kegiatan lain.

Pemeriksaan di Lokasi Terpisah

Selain memeriksa Bupati Pati, KPK juga melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pejabat lain di wilayah Jawa Tengah. Beberapa camat serta perangkat pemerintah desa (Pemdes) di Kabupaten Pati diketahui turut dimintai keterangan.

Namun, pemeriksaan terhadap camat dan perangkat desa tersebut tidak dilakukan di Polres Kudus. Lokasi pemeriksaan dipusatkan di Polsek Sumber, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.

Hingga berita ini diturunkan, Kapolres Rembang AKBP Dhanang Bagus Anggoro belum memberikan keterangan resmi terkait pemeriksaan yang berlangsung di wilayah hukumnya tersebut.

Polisi Tegaskan Netral dan Kooperatif

Kapolres Kudus menegaskan pihaknya hanya bersifat membantu secara teknis dengan menyediakan ruangan pemeriksaan sesuai permintaan KPK. Ia memastikan seluruh proses berjalan lancar tanpa kendala.

“Kami hanya memfasilitasi tempat pemeriksaan. Semua kegiatan pemeriksaan sepenuhnya menjadi kewenangan KPK,” ujarnya.

Ia juga memastikan tidak ada aktivitas lain di luar prosedur selama pemeriksaan berlangsung, serta keamanan di lingkungan Mapolres Kudus tetap terjaga.

Belum Ada Penjelasan Resmi dari KPK

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak KPK terkait status hukum Bupati Pati maupun materi pemeriksaan yang dilakukan. Publik masih menunggu penjelasan lanjutan dari lembaga antirasuah tersebut.

KPK diketahui kerap melakukan pemeriksaan di lokasi tertentu yang dianggap aman dan kondusif, termasuk di kantor kepolisian setempat, sebagai bagian dari kebutuhan teknis penyidikan.

Perhatian Publik Menguat

Pemeriksaan terhadap kepala daerah ini langsung menjadi perhatian publik, khususnya masyarakat Jawa Tengah, mengingat peran strategis kepala daerah dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.

Pengamat menilai keterbukaan informasi dari aparat penegak hukum menjadi penting agar masyarakat mendapatkan kepastian hukum serta tidak berkembang spekulasi liar di tengah publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, aparat kepolisian memastikan tetap mendukung penuh upaya pemberantasan korupsi yang dilakukan KPK sesuai dengan tugas dan kewenangan masing-masing lembaga.

Hingga kini, belum ada informasi lanjutan terkait langkah hukum berikutnya terhadap pihak-pihak yang telah diperiksa. Publik masih menunggu perkembangan resmi dari KPK dalam waktu dekat.  (ant/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kejutan Tak Terduga Inter Milan di Bursa Transfer: Incar Bek Tim Papan Tengah Liga Italia untuk Gantikan Bastoni Jika Pergi

Kejutan Tak Terduga Inter Milan di Bursa Transfer: Incar Bek Tim Papan Tengah Liga Italia untuk Gantikan Bastoni Jika Pergi

Pergerakan senyap mulai dilakukan Inter Milan dalam menyusun kekuatan untuk musim depan. Fokus utama Nerrazurri tertuju pada upaya memperkuat lini belakang.
USTR Sorot ‘Forced Labor’ hingga Overkapasitas Industri, Indonesia Siaga Hadapi Investigasi Dagang AS

USTR Sorot ‘Forced Labor’ hingga Overkapasitas Industri, Indonesia Siaga Hadapi Investigasi Dagang AS

Pemerintah Indonesia bergerak cepat menyusun strategi menghadapi gelombang investigasi dagang dari United States Trade Representative (USTR) yang menyasar sejumlah negara mitra, termasuk Indonesia.
Pemprov DKI Jakarta Berangkatkan 689 Pemudik Gratis Tujuan Kepulauan Seribu

Pemprov DKI Jakarta Berangkatkan 689 Pemudik Gratis Tujuan Kepulauan Seribu

Pemprov DKI Jakarta melepas 11 kapal program mudik gratis di Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara, Rabu (18/3/2026).
Prabowo Desak Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus Diusut Tuntas, Kapolri: Masih Pendalaman CCTV dan Cari Bukti

Prabowo Desak Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus Diusut Tuntas, Kapolri: Masih Pendalaman CCTV dan Cari Bukti

Sigit menerangkan, saat ini pihaknya tengah melakukan pendalaman terhadap rekaman CCTV yang merekam kejadian tersebut.
Marc Marquez Spesialis Raja Sirkuit Baru, Pembalap Ducati Lenovo Bisa Catat Rekor di MotoGP Brasil 2026

Marc Marquez Spesialis Raja Sirkuit Baru, Pembalap Ducati Lenovo Bisa Catat Rekor di MotoGP Brasil 2026

Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez bisa saja mencatat rekor di MotoGP Brasil 2026. Sebab sang juara dunia dikenal sebagai spesialis pemenang sirkuit baru di kelas premier.
Disebarkan di OnlyFans, Tiga WNA di Bali Akui Sengaja Buat Video Syur Pakai Jaket Ojol agar Cepat Viral

Disebarkan di OnlyFans, Tiga WNA di Bali Akui Sengaja Buat Video Syur Pakai Jaket Ojol agar Cepat Viral

Disebarkan di OnlyFans dan X, tiga WNA di Bali sengaja membuat video syur memakai jaket ojol agar cepat viral. 

Trending

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik Terbaru, Sanksi untuk Persib Bandung Pasca Kericuhan di Laga ACL 2 Sudah Keluar?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik Terbaru, Sanksi untuk Persib Bandung Pasca Kericuhan di Laga ACL 2 Sudah Keluar?

AFC kembali mengumumkan hasil sidang Komite Disiplin dan Etik Tebaru pada Selasa (17/3/2026). Apakah sanksi untuk Persib pasca kericuhan di ACL 2 sudah keluar?
Resmi! FIFA Kucurkan Cuan Fantastis dengan Nominal yang Bikin Melongo usai Putros Dipanggil Timnas Irak, Persib Bandung Ketiban Durian Runtuh

Resmi! FIFA Kucurkan Cuan Fantastis dengan Nominal yang Bikin Melongo usai Putros Dipanggil Timnas Irak, Persib Bandung Ketiban Durian Runtuh

Persib Bandung dipastikan menerima dana FIFA dengan nominal fantastis lewat program CBP setelah Frans Putros dipanggil Timnas Irak ke playoff Piala Dunia 2026.
Dedi Mulyadi Singgung Jabatan Istri Kades Hoho, Akhirnya Terungkap Awal Mula Jadi Sekdes

Dedi Mulyadi Singgung Jabatan Istri Kades Hoho, Akhirnya Terungkap Awal Mula Jadi Sekdes

​​​​​​​Dedi Mulyadi menyinggung jabatan istri Kades Hoho yang menjadi sekdes. Terungkap sang istri sudah dulu menjabat sebelum Hoho Alkaf menjadi kepala desa.
Tiba-tiba Media AS dan Italia Soroti Sejumlah Penggawa Timnas Indonesia, Maarten Paes hingga Emil Audero

Tiba-tiba Media AS dan Italia Soroti Sejumlah Penggawa Timnas Indonesia, Maarten Paes hingga Emil Audero

Timnas Indonesia semakin mendapat perhatian dunia. Hal itu terlihat dari mulai seringnya para pemain skuad Garuda dibahas oleh media asing, mulai dari Amerika -
Kontroversi Final! Senegal Dicoret, Maroko Resmi Juara Piala Afrika

Kontroversi Final! Senegal Dicoret, Maroko Resmi Juara Piala Afrika

Maroko resmi dinyatakan sebagai juara Piala Afrika setelah bandingnya dikabulkan Confederation of African Football (CAF) saat berhadapan dengan Senegal.
Jawab Keresahan, Gubernur KDM Bongkar Penyebab THR PPPK Paruh Waktu di Jabar Dibayar Kecil: Kebentur PP 9 Tahun 2026

Jawab Keresahan, Gubernur KDM Bongkar Penyebab THR PPPK Paruh Waktu di Jabar Dibayar Kecil: Kebentur PP 9 Tahun 2026

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) mengupas alasan besar Tunjangan Hari Raya (THR) Lebaran 2026 PPPK (P3K) paruh waktu tidak bisa cair sepenuhnya.
Update Arus Mudik: Macet Luar Biasa 29 Kilometer di Tol Jakarta-Cikampek, Tol Layang MBZ Sama Padatnya

Update Arus Mudik: Macet Luar Biasa 29 Kilometer di Tol Jakarta-Cikampek, Tol Layang MBZ Sama Padatnya

Memasuki hari yang diprediksi sebagai puncak arus mudik 2026, kemacetan panjang mulai menyergap para pengendara di Ruas Tol Jakarta-Cikampek arah Jawa Tengah. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT