GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jaksa Agung Minta Tambahan Anggaran Rp7,49 Triliun, Alasannya Agar Penegakan Hukum Tak Lumpuh

Kejagung minta tambahan anggaran karena menilai pagu tahun 2026 sebesar Rp20 triliun belum mencukupi kebutuhan pelaksanaan tugas dan fungsi kejaksaan penegakan hukum.
Selasa, 20 Januari 2026 - 17:30 WIB
Rapat Komisi III DPR RI bersama Kejaksaan Agung di Kompleks Parlemen Senayan, Selasa (20/1/2026).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rika Pangesti

Jakarta, tvOnenews.comJaksa Agung, Sanitiar Burhanuddin meminta tambahan anggaran sebesar Rp7,49 triliun untuk Kejaksaan RI pada tahun 2026.

Permintaan tersebut diajukan Jaksa Agung, sebab ia menilai pagu anggaran Kejaksaan tahun 2026 sebesar Rp20 triliun belum mencukupi kebutuhan pelaksanaan tugas dan fungsi kejaksaan, baik di bidang penegakan hukum maupun dukungan manajemen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Oleh karenanya, menurut Jaksa Agung, tambahan anggaran ini untuk menjaga keberlangsungan penegakan hukum dan operasional lembaga.

“Meskipun mendapatkan pagu anggaran sebesar Rp20 triliun, Kejaksaan menilai bahwa alokasi tersebut belum mencukupi kebutuhan pelaksanaan tugas dan fungsinya,” ujar Jaksa Agung dalam Rapat bersama Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Selasa (20/1/2026).

Dari total pagu anggaran tersebut, Rp8,58 triliun dialokasikan untuk program penegakan hukum dan Rp11,42 triliun untuk program dukungan manajemen.

Dalam pagu itu, Kejaksaan juga menganggarkan kegiatan prioritas nasional tahun 2026 sebesar Rp937,3 miliar.

Jaksa Agung membeberkan, kegiatan prioritas nasional di bidang penegakan hukum meliputi layanan penyuluhan hukum di kejaksaan tinggi, kejaksaan negeri, dan cabang kejaksaan negeri, operasi penanganan perkara pidana umum, pidana khusus, pidana militer, serta pemulihan aset yang berkaitan dengan perkara.

Selain itu, juga mencakup rekomendasi kebijakan penyelesaian perkara dengan pendekatan keadilan restoratif serta pengadaan peralatan penanganan perkara, termasuk kendaraan tahanan.

:Sementara itu, kegiatan prioritas nasional di bidang dukungan manajemen mencakup pembangunan dan pengembangan RSU Adhyaksa, khususnya di Jakarta dan Bali, pembangunan rumah susun negara atau mess Kejaksaan Negeri Maluku Tengah di Provinsi Maluku, pembangunan rumah susun negara Kejaksaan Biak di Provinsi Papua, serta Kejaksaan Mimika," bebernya.

Jaksa Agung mengungkapkan, keterbatasan anggaran tersebut berdampak langsung pada penanganan perkara.

Secara nasional, penanganan perkara diperkirakan berkurang hingga 55 persen, sementara di daerah bisa menurun sampai 75 persen.

“Dampak penanganan perkara berkurang 55 persen dan penanganan perkara di daerah berkurang 75 persen,” katanya.

Ia merinci, di bidang intelijen, anggaran hanya mampu membiayai kegiatan tertentu dan terbatas pada program prioritas seperti Jaksa Masuk Sekolah.

Pada bidang tindak pidana umum, anggaran dari tahap penanganan perkara hingga eksekusi dipangkas hingga 75 persen.

“Pada bidang pidana khusus, bidang perdata dan tata usaha negara, serta bidang pidana militer, masing-masing hanya dapat membiayai satu perkara dengan penurunan satuan biaya hingga 75 persen,” ujar Jaksa Agung.

Tak hanya penegakan hukum, keterbatasan anggaran juga dinilai berpotensi melumpuhkan dukungan manajemen.

Kekurangan utama terjadi pada belanja pegawai yang belum mengakomodasi gaji dan tunjangan sekitar 11.000 CPNS dan PPPK baru, sehingga berisiko menimbulkan tunggakan di akhir tahun.

“Pagu anggaran untuk dukungan manajemen 2026 dinilai tidak mencukupi dan berpotensi melumpuhkan operasional serta penegakan hukum,” tegasnya.

Selain itu, pemotongan belanja barang dan operasional hingga 24 persen menghilangkan anggaran pemeliharaan gedung dan inventaris, layanan internet, seragam, alat intelijen, serta belanja barang nonpersonal.

Kondisi ini dinilai langsung membahayakan penegakan hukum karena anggaran persidangan perkara pidana khusus hanya cukup untuk satu perkara.

Sementara anggaran pidana umum diperkirakan habis pada semester pertama 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Oleh karena itu, untuk mencegah terhentinya fungsi kelembagaan dan penegakan hukum, Kejaksaan mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp7,49 triliun yang terdiri dari Rp1,85 triliun untuk penegakan hukum dan Rp5,65 triliun untuk dukungan manajemen,” pungkas Jaksa Agung.

Adapun, usulan tambahan anggaran tersebut telah disampaikan secara resmi kepada Menteri PPN/Bappenas dan Menteri Keuangan. (rpi/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral Toko Diduga Jual Obat Tramadol di Jaktim Dilempari Petasan, Polisi Cek TKP dan Amankan Barang Bukti

Viral Toko Diduga Jual Obat Tramadol di Jaktim Dilempari Petasan, Polisi Cek TKP dan Amankan Barang Bukti

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi pelemparan petasan ke sebuah toko yang diduga menjual obat tramadol di wilayah Pasar Rebo, Jakarta Timur.
Pasar Murah di Nganjuk, Gubernur Khofifah Komitmen Kendalikan Inflasi dan Stabilkan Harga Bahan Pokok

Pasar Murah di Nganjuk, Gubernur Khofifah Komitmen Kendalikan Inflasi dan Stabilkan Harga Bahan Pokok

Ratusan warga padati Pasar Murah di halaman selatan GOR Bung Karno, Nganjuk.
Resmi Berlanjut Tanpa Heeseung, ENHYPEN Siap Jalani Aktivitas Baru sebagai Grup 6 Member

Resmi Berlanjut Tanpa Heeseung, ENHYPEN Siap Jalani Aktivitas Baru sebagai Grup 6 Member

ENHYPEN dipastikan melanjutkan aktivitas sebagai grup 6 member tanpa Heeseung. BELIFT LAB menjelaskan arah baru karier ENHYPEN dan rencana solo Heeseung.
Wujudkan Inklusi Keuangan, PT Pegadaian Kembali Hadirkan Program Gadai Bebas Bunga untuk Masyarakat

Wujudkan Inklusi Keuangan, PT Pegadaian Kembali Hadirkan Program Gadai Bebas Bunga untuk Masyarakat

Melalui program Gadai Bebas Bunga dan Gadai Bebas Mu’nah ini, PT Pegadaian berharap dapat terus menjalankan fungsinya sebagai entitas bisnis yang sehat sekaligus motor penggerak ekonomi nasional.
Teka-teki Kontrak Marc Marquez dengan Ducati Temui Titik Terang, Sang Juara Bertahan MotoGP Akhirnya Angkat Bicara

Teka-teki Kontrak Marc Marquez dengan Ducati Temui Titik Terang, Sang Juara Bertahan MotoGP Akhirnya Angkat Bicara

Masa depan Marc Marquez bersama Ducati nampaknya kini mulai menemukan titik terang di awal musim MotoGP 2026.
Tidak Iri dengan Pencapaian Marco Bezzecchi di Seri Pembuka, Jorge Martin Pede Bisa Ramaikan Persaingan Podium di Brasil

Tidak Iri dengan Pencapaian Marco Bezzecchi di Seri Pembuka, Jorge Martin Pede Bisa Ramaikan Persaingan Podium di Brasil

Jorge Martin berhasil finis keempat saat tampil di balapan pembuka MotoGP Thailand 2026.

Trending

Daftar 18 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026, Siapa Saja?

Daftar 18 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026, Siapa Saja?

Sebanyak 18 pemain diprediksi dicoret John Herdman dari skuad sementara Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026 di Jakarta. Sejumlah nama besar bisa tersingkir
Media Belanda Tak Habis Pikir Lihat Jay Idzes, Bisa-bisanya Kini Jadi Pemain Termahal dalam Sejarah Timnas Indonesia

Media Belanda Tak Habis Pikir Lihat Jay Idzes, Bisa-bisanya Kini Jadi Pemain Termahal dalam Sejarah Timnas Indonesia

Media Belanda menyoroti lonjakan karier Jay Idzes bersama Sassuolo di Serie A. Bek Timnas Indonesia itu kini disebut sebagai pemain paling berharga dalam sejarah sepak bola Indonesia
Setahun Berpisah dengan Megawati Hangestri, Ko Hee-jin Kini Berada Diambang Pintu Keluar Red Sparks

Setahun Berpisah dengan Megawati Hangestri, Ko Hee-jin Kini Berada Diambang Pintu Keluar Red Sparks

Hampir satu tahun setelah pamitan bercampur haru dengan Megawati Hangestri, pelatih Ko Hee-jin kini bawa kabar sedang berada diambang pemecatan dari Red Sparks.
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik Terbaru, Apakah Persib Bandung Lolos dari Sanksi Usai Kericuhan Lawan Ratchaburi di ACL 2?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik Terbaru, Apakah Persib Bandung Lolos dari Sanksi Usai Kericuhan Lawan Ratchaburi di ACL 2?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin terbaru. Apakah sanksi untuk Persib Bandung setelah kericuhan di laga ACL 2 melawan Ratchaburi sudah keluar?
Tak Dihubungi John Herdman, Pelatih Persik Kediri Sebut Panggilan Timnas Indonesia Layak untuk Ezra Walian

Tak Dihubungi John Herdman, Pelatih Persik Kediri Sebut Panggilan Timnas Indonesia Layak untuk Ezra Walian

Ezra Walian menjadi salah satu dari total 41 nama yang dipanggil John Herdman untuk tampil di FIFA Series 2026.
Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di balik prestasinya di lapangan voli, Yolla Yuliana juga memiliki kisah asmara menarik. Dari atlet hingga artis, beberapa pria ternama pernah mengisi hatinya.
Gara-gara Jay Idzes dan Emil Audero, Garuda Calling Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia

Gara-gara Jay Idzes dan Emil Audero, Garuda Calling Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia

Pemanggilan Jay Idzes dan Emil Audero ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026 menarik perhatian media Italia. Simak selengkapnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT