News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

22 Tahun Mandek, Puan: RUU PPRT Belum Masuk Tahap Panja, DPR Masih Kumpulkan Masukan

Puan Maharani buka suara soal perkembangan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT) yang mandek 22 tahun terakhir.
Selasa, 10 Maret 2026 - 14:19 WIB
Ketua DPR RI, Puan Maharani
Sumber :
  • Rika Pangesti/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua DPR RI, Puan Maharani menyebut pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT) masih berada pada tahap pengumpulan masukan dari berbagai pihak.

Hingga kini DPR belum membentuk panitia kerja (Panja) untuk membahas RUU PPRT tersebut secara lebih lanjut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Puan menjelaskan, DPR ingin memastikan pembahasan RUU tersebut melibatkan partisipasi yang luas dari berbagai pihak agar substansi aturan yang disusun lebih komprehensif.

“Terkait dengan hal yang tadi ditanyakan, saat ini kami masih meminta masukan-masukan terkait dengan hal tersebut supaya lebih banyak masukan dari pihak-pihak tertentu,” kata Puan di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Selasa (10/3/2026).

Menurutnya, DPR membuka ruang partisipasi yang bermakna atau meaningful participation dalam proses penyusunan beleid tersebut. Sehingga tidak hanya berasal dari satu kelompok saja.

“Meaningful participation-nya bukan hanya dari satu pihak namun semua pihak terkait supaya lebih komprehensif,” ujarnya.

Ia juga menegaskan DPR berhati-hati dalam menyusun aturan agar tidak menimbulkan tumpang tindih dengan undang-undang lain yang sudah berlaku.

“Dan jangan sampai kemudian tumpang tindih dengan undang-undang yang lain,” kata dia.

Meski begitu, Puan belum membeberkan secara rinci kapan pembentukan Panja dan target penyelesaian pembahasan RUU PPRT tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti diketahui, RUU PPRT (Perlindungan Pekerja Rumah Tangga) telah mandek atau tertunda selama 22 tahun sejak diinisiasi pada tahun 2004, menjadikannya salah satu RUU dengan proses legislasi terlama di Indonesia.

Meski telah bertahun-tahun diperjuangkan, pengesahannya terus tertunda tanpa kejelasan. (rpi/iwh)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jelang Hadapi AC Milan, Kiper Italia Beri Pengakuan Jujur soal Performa Gacor Jay Idzes di Sassuolo

Jelang Hadapi AC Milan, Kiper Italia Beri Pengakuan Jujur soal Performa Gacor Jay Idzes di Sassuolo

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, kembali menunjukkan kelasnya di kompetisi Serie A. Jelang hadapi AC Milan, kiper Italia puji performa sang bek di Sassuolo.
Soal Usul Gerbong Khusus Perempuan Dipindah, Dirut KAI: Keselamatan Tidak Kita Bedakan Antar Gender

Soal Usul Gerbong Khusus Perempuan Dipindah, Dirut KAI: Keselamatan Tidak Kita Bedakan Antar Gender

Kemudian aspek yang kedua adalah memberikan kemudahan-kemudahan akses untuk para perempuan.
Dedi Mulyadi Ingatkan Pedagang Ciwiday Jangan Hanya Jual Kopi Saset, Ternyata Kopi Jawa Barat sudah Mendunia

Dedi Mulyadi Ingatkan Pedagang Ciwiday Jangan Hanya Jual Kopi Saset, Ternyata Kopi Jawa Barat sudah Mendunia

Baru-baru ini Gubernur Dedi Mulyadi beri peringatan ke penjual wisata Ciwiday
Prabowo Puji Hasil Revitalisasi SMAN 1 Cilacap, Siap Gelontorkan Investasi Besar demi Masa Depan Anak Bangsa

Prabowo Puji Hasil Revitalisasi SMAN 1 Cilacap, Siap Gelontorkan Investasi Besar demi Masa Depan Anak Bangsa

Revitalisasi SMAN 1 Cilacap sendiri mencakup 1.273 siswa dengan total anggaran mencapai Rp1,05 miliar dan telah rampung sejak 2025.
Petugas Cleaning Stasiun Bekasi Timur Gerak Cepat Lakukan Pembersihan

Petugas Cleaning Stasiun Bekasi Timur Gerak Cepat Lakukan Pembersihan

Tim petugas Cleaning KAI Services yang bertugas dalam senyap membersihkan debu dan sampah yang berada di lingkungan Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat.
Heboh Kabar Dapur MBG Bermasalah Tetap Dapat Insentif Rp 6 Juta per Hari, Ini Penjelasan Kepala BGN

Heboh Kabar Dapur MBG Bermasalah Tetap Dapat Insentif Rp 6 Juta per Hari, Ini Penjelasan Kepala BGN

Dalam hal ini, kesalahan dinilai bersifat operasional dan masih dapat diperbaiki tanpa indikasi pelanggaran sistemik.

Trending

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Masinis KA Argo Bromo Anggrek Nofiandri sempat buka suara sesaat setelah insiden kecelakaan maut yang melibatkan keretanya dengan KRL Commuter Line di Bekasi -
Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Menilik jadwal Megawati Hangestri setelah tampil di Proliga 2026. Atlet yang akrab disapa Megatron itu akan kembali turun gunung untuk membela Timnas Voli Putri Indonesia.
Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

PSSI bisa menambah amunisi baru lewat naturalisasi cepat eks Timnas Belanda untuk Piala AFF 2026 saat sejumlah pemain abroad Timnas Indonesia berpotensi absen.
Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026, di mana tim putra dan putri bulu tangkis Indonesia meraih hasil berbeda di ajang bergengsi ini.
Gara-gara NAC Breda Merajuk Karena Dean James, KNVB Sebut 133 Pertandingan Liga Belanda Terdampak Skandal Paspoortgate

Gara-gara NAC Breda Merajuk Karena Dean James, KNVB Sebut 133 Pertandingan Liga Belanda Terdampak Skandal Paspoortgate

NAC Breda mengajukan gugatan pada KNVB atas keinginan mereka untuk pertandingan ulang melawan Go Ahead Eagles karena memainkan Dean James tak dikabulkan. 
Penuhi Kepercayaan Gubernur KDM, Susi Pudjiastuti Langsung Beri Gebrakan usai Jadi Komut: Mau Bank BJB Sikat Pinjol

Penuhi Kepercayaan Gubernur KDM, Susi Pudjiastuti Langsung Beri Gebrakan usai Jadi Komut: Mau Bank BJB Sikat Pinjol

Mantan Menteri KKP menerima tawaran dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). Komisaris Utama Independen ini langsung mau Bank BJB berantas pinjol di Jabar.
Rekap Hasil Piala Thomas 2026: Kalah 1-4 dari Prancis, Indonesia untuk Pertama Kalinya Gugur di Fase Grup

Rekap Hasil Piala Thomas 2026: Kalah 1-4 dari Prancis, Indonesia untuk Pertama Kalinya Gugur di Fase Grup

Indonesia kalah 1-4 dari Prancis di laga terakhir Grup D Piala Thomas 2026.
Selengkapnya

Viral