GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dua Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 Kembali Ditemukan Tim SAR Gabungan

Tim SAR gabungan temukan dua jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 Indonesia Air Transport (IAT) yang terjatuh di pegunungan Bulusaraung, kondisinya..
Kamis, 22 Januari 2026 - 15:49 WIB
Kepala Basarnas RI Marsekal Madya TNI Mohamad Syafii (tengah) didampingi jajaran terkait saat konferensi pers perkembangan penanganan kecelakaan pesawat ATR 42-500 milik IAT
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Tim SAR gabungan menemukan dua jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) yang terjatuh di pegunungan Bulusaraung, Sulawesi Selatan (Sulsel). Namun, kondisi dua jenazah yang ditemukan itu dalam keadaan tidak utuh.

"Saya ingin sampaikan bahwa sampai hari ini telah ditemukan dua korban dalam bentuk jenazah dengan body part (potongan tubuh), total ada sembilan pak," ujar Kepala Basarnas RI Marsekal Madya TNI Mohamad Syafii, Kamis (22/1/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selanjutnya, tim SAR akan melalukan evakuasi terhadap sejumlah potongan tubuh tersebut.

Selain itu, petugas juga menemukan potongan pesawat yang sedang dalam proses evakuasi.

Potongan tubuh dan bagian pesawat akan dibawa ke Posko DVI Biddokes Polda Sulsel, Makassar.

"Ini sedang proses evakuasi, dan saya sampaikan bahwa kita telah temukan body part, baik itu pesawat maupun anggota tubuh," katanya menjelaskan.

Diketahui, pesawat yang kecelakaan tersebut mengangkut 10 orang, tujuh kru dan tiga penumpang.

Meski demikian, belum diketahui apakah bagian tubuh yang ditemukan adalah milik korban kecelakaan pesawat atau bukan.

"Soal jumlah body part itu nanti, apakah benar-benar sembilan korban atau bagaimana. Nanti dari DVI yang bisa jelaskan," ujarnya.

Sementara itu, menurut Posko SAR AJU Tompobulu, Pangkep, informasi yang diterima yakni temuan korban pesawat ATR sejumlah enam orang.

"Melaporkan, tadi tim elang satu sampai elang lima, melaporkan sampai pukul 10.46 WITA, ada enam jenazah yang lokasinya tersebar di radius 50 meter dari yang (korban) ditemukan pertama, dan posisi dari puncak kurang lebih 250 meter," ungkap Ops Kodam XVI/Hasanuddin Kolonel Dody Triyo Hadi.

Adapun evakuasi dilakukan menggunakan teknik jetring rescuer atau diangkat dari jurang ke puncak Gunung Bulusaraung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dirinya menjelaskan, delapan korban ditemukan dan satu potongan tulang lengan. 

"Dilaporkan kondisinya membesar (membengkak), sehingga tim di depan sulit untuk mengenali. Tapi, terlihat bagiannya (tubuh) besar. Kita menggunakan tim rescuer vertikal rescue (di bawah), di atas teknik jetring. Dari Medan ini berhasil, karena ada enam korban yang harus kita angkat," ujarnya. (ant/iwh)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rumah Debt Collector di Probolinggo Dilempar Bom Ikan, Teras dan Mobil Rusak

Rumah Debt Collector di Probolinggo Dilempar Bom Ikan, Teras dan Mobil Rusak

Rumah seorang debt collector di Desa Alasumur Kulon, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, dilempar bondet oleh orang tak dikenal pada Senin dini hari.
Ipswich Town Kasih Kabar Buruk Buat Elkan Baggott Usai Promosi ke Premier League, Masa Depan Bek Timnas Indonesia Kian Abu-Abu

Ipswich Town Kasih Kabar Buruk Buat Elkan Baggott Usai Promosi ke Premier League, Masa Depan Bek Timnas Indonesia Kian Abu-Abu

Kebahagiaan Ipswich Town promosi ke Premier League bawa kabar kurang menyenangkan bagi Elkan Baggott. Bek Timnas Indonesia itu berada dalam situasi yang sulit.
Mahasiswa ITB yang Hilang Saat Mendaki Gunung Puntang Ditemukan Selamat, Sempat Keluar Jalur hingga 8 Kilometer

Mahasiswa ITB yang Hilang Saat Mendaki Gunung Puntang Ditemukan Selamat, Sempat Keluar Jalur hingga 8 Kilometer

Mahasiswa ITB yang hilang saat mendaki Gunung Puntang, Bandung, berhasil ditemukan selamat oleh tim SAR setelah sempat keluar jalur hingga 8 kilometer.
Pantas Saja Santriwati Ponpes Ndolo Kusumo Pati Tidak Berani Lawan Kiai Ashari, Doktrin yang Diajarkannya Tak Main-Main

Pantas Saja Santriwati Ponpes Ndolo Kusumo Pati Tidak Berani Lawan Kiai Ashari, Doktrin yang Diajarkannya Tak Main-Main

Pantas saja santriwati Ponpes Ndolo Kusumo Pati tidak berani melawan Kiai Ashari (51). Ternyata doktrin yang diajarkan pria itu tak main-main. 
5 Kebiasaan Kecil yang Bedakan Orang Kaya vs Miskin, dari Cara Mengelola Keuangan

5 Kebiasaan Kecil yang Bedakan Orang Kaya vs Miskin, dari Cara Mengelola Keuangan

Mengelola keuangan pribadi bukanlah perkara mudah, apalagi bagi mereka yang tidak dibekali literasi finansial sejak dini. Banyak orang terjebak dalam siklus ...
Bojan Hodak Batal Tinggalkan Persib? Jurnalis Italia Ungkap Update Terbaru Perpanjangan Kontrak Pelatih Persib

Bojan Hodak Batal Tinggalkan Persib? Jurnalis Italia Ungkap Update Terbaru Perpanjangan Kontrak Pelatih Persib

Saat ini Persib Bandung hanya menyisakan dua pertandingan terakhir di musim ini dengan tetap berada di puncak klasemen Super League 2025-2026. 

Trending

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Selengkapnya

Viral