News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penjelasan Basarnas soal Smartwatch Kopilot Pesawat ATR 42-500 Farhan Gunawan yang "Bergerak" 13.000 Langkah

Di tengah duka mendalam pascakecelakaan pesawat ATR 42-500 rute Yogyakarta–Makassar, secercah harapan sempat menyelimuti keluarga kopilot Farhan Gunawan. Harapan
Kamis, 22 Januari 2026 - 20:15 WIB
Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Sulsel, Smartwatch Co-Pilot Terdeteksi Bergerak, Basarnas Beri Penjelasan
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com — Di tengah duka mendalam pascakecelakaan pesawat ATR 42-500 rute Yogyakarta–Makassar, secercah harapan sempat menyelimuti keluarga kopilot Farhan Gunawan. Harapan itu muncul dari data tak terduga yang terekam pada smartwatch milik Farhan.

Keluarga dan rekan-rekannya sempat dibuat terkejut setelah perangkat tersebut mencatat aktivitas hingga 13.000 langkah, seolah menunjukkan adanya pergerakan pascakecelakaan yang terjadi di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Data tersebut pun memicu doa dan harapan besar agar Farhan masih dapat ditemukan dalam kondisi selamat.

Profil Farhan Gunawan, Co-Pilot Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh di Sulsel, Jejak Smartwatch Picu Harapan Keluarga
Profil Farhan Gunawan, Co-Pilot Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh di Sulsel, Jejak Smartwatch Picu Harapan Keluarga
Sumber :
  • Istimewa

Kisah itu diungkap oleh seorang perempuan yang merupakan saudara dari kekasih Farhan. Ia menyebut smartwatch milik Farhan masih aktif dan merekam pergerakan langkah kaki meski pesawat telah dinyatakan jatuh.

Ia menjelaskan bahwa ponsel Farhan ditemukan oleh Tim SAR di kawasan hutan dan kemudian diserahkan kepada Dian. Ponsel tersebut diketahui masih terhubung dengan smartwatch yang dikenakan Farhan.

“Nah, hapenya itu terhubung ke smartwatch-nya. Ternyata ada pergerakan langkah kaki Farhan,” ujarnya dalam sebuah video, dikutip Kamis (22/1/2026).

Menurutnya, aktivitas langkah kaki mulai terekam sejak Minggu pagi sekitar pukul 06.00 WITA. Jumlah langkah tersebut terus bertambah hingga malam hari.

Temuan itu membuat keluarga kembali menggantungkan harapan. Data menunjukkan langkah kaki bertambah dari pagi hingga malam.

“Dari pagi jam 6 ada beberapa langkah, terus ditambah lagi jam 10 sampai malam juga ada.

Saya mohon sekali Pak Presiden Prabowo Subianto, selamatkan Farhan, Pak,” ucapnya sambil menangis.

Black Box Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan, Ada Bagian Ekor Pesawat
Black Box Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan, Ada Bagian Ekor Pesawat
Sumber :
  • Tangkapan layar

Permohonan tersebut menjadi gambaran keputusasaan sekaligus harapan terakhir keluarga di tengah ketidakpastian nasib Farhan.

Staf SAR Mission Coordinator (SMC) Basarnas Makassar Arman Amiruddin membenarkan bahwa ponsel Farhan telah ditemukan oleh tim di lapangan.

Ponsel tersebut ditemukan dalam kondisi terkunci dan kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dibawa ke Tim Siber Polda Sulawesi Selatan.

Arman menyebut data pada perangkat tersebut memang menunjukkan adanya aktivitas pergerakan.

“Kami meminta supaya bisa dilacak koordinat terakhir. Karena dari laporan yang dia kirim itu, per jam 06.53 Wita hari Minggu, ada terbaca 1.000 langkah.

Terus sampai ke jam 05.33 Wita, ada 13.000 langkah,” ujar Arman di Posko AJU SAR Desa Tompobulu, Senin (19/1/2026).

Meski demikian, Arman menegaskan data tersebut belum dapat dijadikan kepastian bahwa Farhan masih hidup.

Selama tiga hari proses pencarian, tim SAR tidak menemukan tanda-tanda suara maupun permintaan pertolongan di lokasi kejadian.

“Untuk memastikan yang beredar, kami belum bisa memastikan bahwa ini hidup atau gimana.

Intinya, ponsel kami serahkan kemarin untuk bisa dibuka kuncinya (oleh Cyber Crime) agar kami bisa menuju ke titik koordinat terakhir yang aktif,” jelasnya.

Misteri tersebut akhirnya terjawab. Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI M Syafi’i mengungkap hasil investigasi lanjutan terhadap data smartwatch milik Farhan Gunawan.

Ilustrasi suasana kondisi cuaca yang diselimuti awan tebal di lokasi pesawat ATR 42-500 jatuh di kawasan Pegunungan Bulusaraung, Kabupaten Maros dan Pangkep, Sulsel, Senin (19/1).
Ilustrasi suasana kondisi cuaca yang diselimuti awan tebal di lokasi pesawat ATR 42-500 jatuh di kawasan Pegunungan Bulusaraung, Kabupaten Maros dan Pangkep, Sulsel, Senin (19/1).
Sumber :
  • Antara

Syafi’i menyampaikan bahwa setelah dilakukan pemeriksaan mendalam bersama Polda Sulawesi Selatan, diketahui data langkah kaki tersebut bukan terjadi setelah kecelakaan.

“Terkait dengan pergerakan yang dari smartphone, kita sudah dibantu oleh Polda Sulawesi Selatan.

Dan yang bersangkutan sudah dimintai keterangan,” ujar Syafi’i di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (20/1/2026).

Ia menegaskan rekaman tersebut merupakan aktivitas lama.

“Setelah dibuka, bahwa ternyata rekaman itu di beberapa bulan yang lalu waktu korban masih di Jogja. Dan itu sudah di-clear-kan tadi pagi,” tambahnya.

Syafi’i menyebut keluarga Farhan telah menerima penjelasan tersebut dan memahami kondisi yang sebenarnya.

Namun ia menegaskan, pihaknya memahami sepenuhnya perasaan keluarga yang sempat berharap Farhan masih hidup.

“Dari pihak keluarga juga sudah memahami, dan kita juga memahami perasaan keluarga, makanya itu di-broadcast,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Syafi’i memastikan operasi SAR tetap dilanjutkan dengan mengerahkan berbagai sumber daya.

“Mohon doanya saja, kita sudah mengerahkan banyak pesawat, mulai dari pesawat Boeing, ada tiga pesawat helikopter sekarang kita modifikasi cuaca mudah-mudahan cuaca membaik,” pungkasnya.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gagal Satu Tim dengan Mees Hilgers, Go Ahead Eagles Pastikan Dean James Masih Bersama Klub

Gagal Satu Tim dengan Mees Hilgers, Go Ahead Eagles Pastikan Dean James Masih Bersama Klub

Dean James masuk dalam bursa transfer Liga Belanda setelah FC Twente secara terbuka membutuhkan pemain belakang sebagai tandem Mees Hilgers. 
Bukan Cuma YTR, Wanita ini dan Mantan Istri Diduga Pernah Jadi Korban Taufik Hidayat Pelaku Kasus Penyekapan di Bandung

Bukan Cuma YTR, Wanita ini dan Mantan Istri Diduga Pernah Jadi Korban Taufik Hidayat Pelaku Kasus Penyekapan di Bandung

Seorang wanita dalam kolom komentar Instagram dan mantan istri Taufik Hidayat, pelaku kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan di Bandung diduga menjadi korban.
Tampang Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Keji saat Ditangkap Polisi di Bandung

Tampang Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Keji saat Ditangkap Polisi di Bandung

Polda Jabar menangkap Taufik Hidayat, pelaku dugaan penyekapan dan penganiayaan keji terhadap wanita berinisial YTR (29).
3 Zodiak Paling Happy 24 Juni 2026: Hari Penuh Kabar Baik dan Energi Positif

3 Zodiak Paling Happy 24 Juni 2026: Hari Penuh Kabar Baik dan Energi Positif

Berikut 3 zodiak yang diprediksi paling happy pada 24 Juni 2026, hari penuh kabar dan energi positif.
Tak Jera Meski Sudah Dua Kali Dipenjara, Residivis di Sleman Ditangkap Lagi karena Pemerasan Bersenjata Pisau

Tak Jera Meski Sudah Dua Kali Dipenjara, Residivis di Sleman Ditangkap Lagi karena Pemerasan Bersenjata Pisau

Seorang residivis yang telah dua kali keluar masuk penjara kembali harus berurusan dengan aparat kepolisian setelah diduga melakukan pemerasan disertai ancaman menggunakan senjata tajam di Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta.
Komplotan Karyawan Nakal, 7 Pegawai Toko di Sleman Ditangkap Usai Gondol Besi Baja Senilai Rp45 Juta

Komplotan Karyawan Nakal, 7 Pegawai Toko di Sleman Ditangkap Usai Gondol Besi Baja Senilai Rp45 Juta

Aksi komplotan karyawan yang nekat mencuri barang dagangan di tempat mereka bekerja berhasil diungkap oleh jajaran Polsek Gamping. 

Trending

KPK Diminta Turun Tangan Usut Dugaan Korupsi Beasiswa di Aceh

KPK Diminta Turun Tangan Usut Dugaan Korupsi Beasiswa di Aceh

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta turun tangan mengusut dugaan korupsi dana beasiswa di Aceh.
Breaking News: Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat, DPO Pelaku Penganiayaan dan Penyekapan di Bandung

Breaking News: Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat, DPO Pelaku Penganiayaan dan Penyekapan di Bandung

Polda Jawa Barat bergerak cepat menangkap Taufik Hidayat, yang sebelumnya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) terkait kasus penganiayaan dan penyekapan wanita asal Rancaekek YTR (29) yang terjadi di Bandung.
Kenang saat Ditangkap, Apakah Bisa Terdakwa Penyelundup Sabu Dapat Perlindungan LPSK?

Kenang saat Ditangkap, Apakah Bisa Terdakwa Penyelundup Sabu Dapat Perlindungan LPSK?

Mangatur Nainggolan, kuasa hukum nahkoda kapal Sea Dragon, Hasiholan Samosir membuat pengaduan kepada LPSK buntut kasus penyelundupan narkoba jenis sabu 2 ton.
Viral Sejumlah Mahasiswa Diduga Terima Uang Rp2,5 Juta Usai Bertemu Gibran, BEM UBK Buka Suara

Viral Sejumlah Mahasiswa Diduga Terima Uang Rp2,5 Juta Usai Bertemu Gibran, BEM UBK Buka Suara

BEM Universitas Bung Karno (UBK) buka suara soal sejumlah mahasiswa diduga terima yang Rp2,5 juta usai bertemu Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka.
Link Live Streaming Princess Cup 2026: Ada Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Vs Australia

Link Live Streaming Princess Cup 2026: Ada Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Vs Australia

Link live streaming Princess Cup 2026, di mana Timnas Voli Putri Indonesia U-18 akan memulai perjuangannya saat melawan Australia di hari pertama ajang yang berlangsung di Thailand tersebut.
Wacana Penataan Aset GBK, Lapangan Ini Diusulkan Jadi Ruang Terbuka Hijau

Wacana Penataan Aset GBK, Lapangan Ini Diusulkan Jadi Ruang Terbuka Hijau

Perlu diarahkan pada kepentingan yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Detik-detik Ibu Bonceng Anak Dilempar Bom Molotov di Jakut, Nasib Keduanya Bikin Merinding

Detik-detik Ibu Bonceng Anak Dilempar Bom Molotov di Jakut, Nasib Keduanya Bikin Merinding

Aksi pelemparan bom molotov terhadap seorang ibu yang tengah membonceng anaknya di kawasan Koja, Jakarta Utara, viral di media sosial (medsos) Instagram @jakut.info.
Selengkapnya

Viral